Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 7
Berita Olahraga

Kejurnas Angkat Besi, Lifter Aceh Borong 4 Emas,1 Perak dan 3 Medali Perunggu

0

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH- Atlet putra dan putri Angkat Besi Aceh yang turun dalam sejumlah nomor pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PT-Pupuk Iskandar Indonesia (PT-PII) yang berakhir pada hari Minggu, 19 April 2026 di Jakarta meraih prestasi membanggakan.

Dimana, “para pejuang dipanggung olahraga yang juga dibawah Pengprov Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Aceh berhasil mendulang 4 medali emas 1 perak dan medali 3 perunggu.

Sekaligus prestasi tinggi yang diraih Zul Ilmi dan kawan-kawan diajang tersebut menjadi kran positif dalam menghadapi event-event penting lainnya, seperti Pra PON tahun depan dan puncak event penting, yakni PON NTT-NTB tahun 2028.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PABSI Aceh, Drs HT Rayuan Sukma lewat rilis pengprov Cabor dimaksud menuturkan. “Torehan prestasi atlet PABSI Aceh pada Kejurnas tahun 2026 berkat kerja keras dan konstisten berlatih selama ini, meskipun regulasi kelas pada Kejurnas kali ini berbeda, sehingga kompetisi makin ketat dan berat”.

Namun para lifter telah tampil sangat maksimal dan membuktikan komitment mereka untuk tetap memberikan yang terbaik bagi Aceh,” imbuhnya.
Sembari menambahkan, Secara lokal kita akan saling unjuk kemampuan untuk masuk line up Aceh menuju Pra PON dan PON, melalui ajang PORA tahun 2027 tukas pengurus harian KONI Aceh yang akrap disapa Pak Rayuan dimaksud.

Sementara itu, Pelatih Kepala PABSI Aceh, Efendi Eria dikesempatan terpisah membocorkan, dengan pola baru dalam pembagian kelas yang mengacu dengan regulasi internasional dan baru diterapkan pada Kejurnas 2026, tentu. “Seluruh Lifter/ tim butuh penyesuaian tambahan baik program latihan dan regulasi, mengingat persaingan semakin ketat”.

Seperti pada nomor kelas atas yang disatukan, sehingga terjadi persaingan yang sangat alot di antara para atlet.
Hal itu terbukti pada hari terakhir, ketika Aceh menurunkan dua atlet kawakan mereka, Nurul Akmal atau Amel mantan atlet Olimpiade di kelas 69+ serta mantan atlet SEA Games M Zul Ilmi di kelas 85+.

Di kelas gabungan dari beberapa kelas sebelumnya, Amel yang tampil di lot 75 hanya sukses meraih satu emas lewat angkatan snacth 98 kg. Medali perak diraih oleh Ambarwati (Kalsel) dan perunggu oleh Syafitri dari Jambi.
Amel gagal meraih medali di nomor clean and jerk setelah hanya tersangkut di peringkat 4. Namun meraih perunggu di angkatan total seberat 214.

Sementara emas dkjantongi Ambarwati (Kalsel) 223 Kg dan perak oleh Syafitri (Jambi) 222 kg. Perjuangan lebih berat dilakoni Zul Ilmi di kelas 85Kg+. Tampil dengan lot 71, Zul hanya meraih perunggu di nomor snatch dengan angkatan 142 kg, semengtara emas disabet Setia Dharma (NTB) 155 Kg dan medali perak oleh Aldi Sapuitra (Jateng) 143 Kg.

Zul masih tetap dengan medali perunggu di nomor clean and jerk dengan angkatan 183 kg, sedangkan emas oleh Ramadhan (Jambi) 187 Kg dan perak oleh Aldi Saputra (Jateng) 143.

Namun di angkatan total, akhirnya Zul Ilmi meraih perak dengan marka 325 Kg, sedangkan emas disabet oleh Aldi Saputra 328 (Jateng) dan medali perunggu Ramadhan (Jambi) 324 Kg.

Praktis di nomor puncak ini, terjadi persaingan ketat antara Zul Ilmi, Aldi Saputra dan Ramadhan, trio kompetitor kuat di kelas atas angkat besi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, tutupnya.(non/**)

Persiraja Optimis Menang atas Garudayaksa Minggu Malam, Dek Gam Minta Pemain Kompak

0

MEDIANAD.COM, ƁANDA ACEH: Pelatih Persiraja Banda Aceh, Jaya Hartono tidak memandang siapa lawan yang dihadapi dan posisi di klasmen, sekarang fokus berjuang disisa tiga laga Pengadaian Championship dan anak-anak harus tampil maksimal, guna mendulang angka mutlak tiap laga sisa.

Termasuk yang terdekat menjamu Runner up Grup I Garudayaksa FC pada pekan ke-25 Liga2 Pengadaian Championship 2025/26, Minggu (19/04) malam di Stadion H Dimurthala, Lampineung Banda Aceh.
Kita optimis menang dan mohon doa serta dukungan secara langsung dari fans agar dapat meraih angka maksimal, ujar Jaya Hartono dalam temu media, Sabtu sore.

‘Harapan Pres Dek Gam” dimana Persiraja Banda Aceh akan menghadapi Garudayaksa FC dalam laga lanjutan Championship 2025/26. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam (18/4) di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh.

Menghadapi Garudayaksa FC, Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam, menegaskan bahwa laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ia menyebut duel tersebut sebagai pertaruhan harga diri tim berjuluk Laskar Rencong.

“Ini bukan hanya soal tiga poin, tapi soal harga diri Persiraja. Saya minta seluruh pemain tampil habis-habisan dan menunjukkan semangat juang tinggi di depan masyarakat Aceh,” ujar Dek Gam.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan penuh dari para suporter yang diharapkan memadati Stadion H. Dimurthala. Menurutnya, atmosfer kandang harus menjadi kekuatan tambahan bagi tim untuk menekan lawan sejak menit awal.

“Bermain di kandang sendiri harus dimaksimalkan. Dukungan suporter akan menjadi energi besar bagi pemain. Kita ingin melihat Persiraja tampil agresif dan percaya diri,” tambahnya.

Secara persiapan, tim pelatih memastikan kondisi skuad dalam keadaan siap tempur. Evaluasi dari laga sebelumnya telah dilakukan, termasuk memperbaiki lini pertahanan dan meningkatkan efektivitas serangan.

Laga melawan Garudayaksa FC diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama mengincar poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen. Namun, Persiraja diyakini memiliki motivasi lebih besar untuk meraih kemenangan di hadapan publik sendiri.

Dengan tekad kuat dan dukungan penuh dari suporter, Persiraja diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut dan mengamankan tiga poin penting di kandang. (**)

Coach Eka Pantau Langsung Seleksi Pemain Timnas Futsal U-17 di Aceh Barat, ‘Ratusan Pemain Mendaftar’

0

Pelatih Timnas Futsal, Eka Sanjaya dipastikan memantau langsung proses seleksi pemain Timnas kelompok umur dibawah usia 17 tahun wilayah Aceh, yang dilaksanakan di Aceh Barat, Rabu (15/04) 2026. foto_ig (@eka_san- jaya18)

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Meski mengaku masih lelah usai mendampingi Head Coach, Hector Souto pada piala AFF Futsal 2026 di Thailand, Namun pelatih Tmnas Eka Sanjaya tetap bersemangat menjalankan tugasnya di Aceh untuk memantau langsung sekaligus menyeleksi pemain dalam Program Pencarian Bakat (Talent Detection) Timnas Futsal U-17.

“Kami berharap melalui program ini akan lahir pemain-pemain asal Aceh yang mampu lolos seleksi daerah dan bersaing di tingkat nasional,” tukasnya.

Serta staf kepelatihan Head Coach Souto dalam dua tahun belakangan ini Coach Eka juga mengatakan. “pentingnya peran Asosiasi Futsal di daerah dalam meningkatkan kualitas pemain, salah satunya dengan memperbanyak kompetisi antarkelompok umur. “Saya sudah berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia, dan ini merupakan kunjungan kedua saya ke Aceh,” ujar Coach Eka.

“Saya melihat setiap daerah memiliki pemain potensial, termasuk Aceh. Tinggal bagaimana mereka mendapatkan lebih banyak kesempatan tampil dalam kompetisi resmi,” ujar coach Eka Sanjaya, lewat siaran Pers AFA yang diterima online, Selasa malam.

Sementara itu, Sekretaris Umum AFA, Saifullah Waido menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Coach Eka Sanjaya yang telah bersedia hadir di Aceh. Ia menyebutkan, seleksi tersebut yang merupakan bagian dari persiapan Timnas Indonesia menghadapi Kejuaraan Futsal Internasional yang akan berlangsung di Spanyol pada Juni 2026 mendatang, bisa menjadi wadah bagi pemain Aceh menembus level nasional.

Adapun kegiatan seleksi dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/4/2026) pagi, di Gedung Olahraga Serbaguna (GOS) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

“Berdasarkan data yang masuk, ratusan pemain telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi ini,” terang Saiful Walido. “Kami berharap semakin banyak pemain asal Aceh yang lolos dalam Program Pencarian Bakat Timnas Futsal U-17,” tutupnya. (**)

PSSI Aceh Perjuangkan Juara Tiga bisa Lolos ke Putaran Nasional”, PSAP dan AlFARLAKY usung Target Promosi ke Liga3

0

Dari kiri ke kanan, Ketua umum PSSI Aceh, Nazir Adam, Sekum Nazaruddin, Ketum PSAP, M Yusri Syamaun “Amat Tong”, Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, Bupati Atim, Iskandar Usman Alfarlaky, Waketum PSSI Aceh/Anggota DPRA, Dek Pan Irfansyah dan Wabup Pidie, Alzaizi dalam penyerahan trofhi dan medali kepada para juara Liga4 zona Aceh 2025/26 di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Sabtu (11/04) malam.(foto/medianad.com-zulmahdi)

MEDIANAD.COM, SIGLI: Usai pertandingan final Liga4 2025/26 di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Sabtu (11/04) malam. Ketua umum PSSI Aceh, H Nazir Adam,SE,MM kepada awak media mengatakan, Juara dan Runner-up Liga4 regional Aceh 2025/26 PSAP bersama ALFARLAKY FC dipastikan lolos keputaran nasional, “namun yang masih tanda tanya? apakah juara tiga akan lolos seperti kuota Liga4 tahun 2024/25 kemarin.

Terus dinantikan PSSI Aceh dan perwakilan Klub PSGL Gayo Lues, ‘mudah-mudahhan, lewat ketekatan dan semangat berkompetisi/ambil bagian di lanjutan (babak 8 besar) Liga4 zona Aceh, meskipun baru saja daerahnya terjadi musibah banjir dahsyat juga tanah longsor yang menganga hingga meluluhlan- takkan 18 Kabupaten dan Kota di Aceh”.

Salah satunya yang terdampak wilayah _homebase_ PSGL yakni Kabupaten Gayo Lues, bahkan hampir saja menepi tampil pada fase 8 besar jika dilihat keadaan Gayo lues pasaca musibah, namun ketekatan manajemen tim, pengurus dan dukungan Pemerintah setempat, seperti Bupati juga DPRK. Lewat semangat tanding, PSGL ambil inisatif berangkat ke Sigli lewat jalan Darat dan terjal, melewati “lintasan Gayo Lues-Takengon Beuner Meriah dan Bireuen yang masih dipastikan sarana juga prasarana, seperti jembatan dan ruas jalan dilintasan tersebut masih banyak tantangan juga rintangan”.

Dimana harus menempuh jarak lewat waktu puluhan jam untuk sampai ke Sigli. Namun, ‘ketekatan dan perjuangan manajemen tim PSGL juga menggebu-gebu ingin membangkitkan kembali roh PSGL kekancah nasional tetap ikut kompetisi”.

Mudah-mudahhan PSSI Pusat dapat mempertimbangkan, PSGL mendapat tiket ke putaran nasional Liga4 2025/26, setelah keluar sebagai juara tiga, lewat kerja keras dan tampil kosntisten sepanjang kompetisi, tambah ketua PSSI Aceh Nazir Adam. “Yang juga dikesempatan tersebut, didampingi Sekum Nazaruddin, Waketum, Dek Pan Irfansyah dan dua Exco, Hasbi bersama Mustafa”.

Sementara dua tim amatir kekuatan Aceh 2025 /2026, yakni bonden legendaris PSAP Sigli serta debutan Liga4 /Runner up ALFARLAKY FC Aceh Timur, lewat kedua ‘Awner-nya’, M Yusri Syamaun alis Amat Tong ‘Geumpang’ (PSAP) dan Iskandar Usaman Alfarlaky (Alfarlaky Fc)
Keduanya disela-sela serimoni pembagian medali dan trofhi kepada para juara, Sabtu, tanggal 11 malam tersebut mengatakan. Kesempatan tidak akan datang dua kali, perjuangan selanjutnya meskipun lebih berat dibandingkan regional daerah, “pemain dan manajemen tim sudah mengusung tekat bulat tahun ini tim harus melangkah lebih jauh dan promosi ke Liga3′, ujar Amat Tong Geumpang dan Alfarlaky. (zulmahdi)

Tanggal 15 April di GOS Meulaboh, AFA Gelar Seleksi Pemain Timnas Kelompok Umur 17 Tahun dan Langsung Dipandu Pelatih Timnas

0

Plt Ketua Asosiasi Futsal Aceh (AFA), Irwandi, SP, MP

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Federasi Futsal Indonesia (FFI) kembali menunjuk Asosiasi Futsal Aceh (AFA) untuk program seleksi pemain Timnas level usia muda, dimana dalam program pencarian Bakat (Talent Detection) Tim Nasional (Timnas) Futsal U-17 yang juga bagian dari persiapan Timnas Indonesia menghadapi Kejuaraan Futsal Internasional di Spanyol pada Juni 2026 mendatang.

Dalam surat resmi bernomor 013/AFA-Aceh-IV-2026, Plt Ketua Umum AFA, Irwandi, SP, MP lewat siaran Pers AFA yang diterima awak media di Banda Aceh, Minggu tadi malam mengatakan. Seleksi akan berlangsung pada Rabu, 15 April 2026, di Gedung Olahraga Serbaguna (GOS) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. “Seleksi ini juga akan dipandu langsung oleh pelatih Timnas yang ditugaskan Federasi Futsal Indonesia (FFI),” pinta Irwandi.

Sembari menambahkan, adapun ketentuan seleksi meliputi: Peserta wajib merupakan pemain kelahiran tahun 2009 ke atas dengan bukti identitas resmi. Seleksi terbuka bagi pemain futsal maupun sepakbola dengan usia yang sama. Setiap Asosiasi Futsal Kabupaten/Kota (AFK) diminta merekomendasikan dan mengirimkan pemain terbaiknya.

Irwandi mengungkapkan, program ini diharapkan menjadi wadah bagi talenta muda Aceh untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus berkesempatan memperkuat Timnas U-17. AFA menekankan pentingnya dukungan penuh dari seluruh AFK kabupaten/kota agar seleksi berjalan lancar dan menghasilkan pemain berkualitas.

“Seleksi ini bukan hanya ajang mencari pemain terbaik, tetapi juga kesempatan bagi anak-anak Aceh untuk berkiprah di level internasional,” tuturnya. “Kami berharap setiap AFK dapat menindaklanjuti pemberitahuan ini dengan penuh tanggung jawab,” tukas Irwandi.

Dengan adanya program Talent Detection ini, AFA optimis Aceh mampu melahirkan generasi futsal yang berprestasi dan siap bersaing di panggung dunia. Seleksi di GOS Meulaboh akan menjadi momentum penting bagi para pemain muda untuk membuktikan diri dan mengharumkan nama daerah serta bangsa.(non/**)

Bentrok Minggu Petang di Banten, Persiraja akan Manfaatkan Kelemahan Lini Belakang Adhyaksa FC

0

MEDIANAD,COM: Persiraja Banda Aceh yang sedang bersiap menghadapi ‘runnerup grup barat’ Adhiyaksa FC Banten pada pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/26 di Banten International Stadium, Minggu (12/4/2026) pukul 15.30 WIB.

Optimis meraih hasil maksimal, tak pelak angka maksimal yang wajib diamankan pasukan “head coach” Jaya Hartono agar terus menempel dua timyaksa di papan atas klasmen Grup Barat.

Pelatih Jaya Hartono kemarin sore dari Banten mengatakan. “Meskipun telah berhasil menciptakan 54 gol hingga pekan ke-23, namun Miftahul Hamdi, M Fairusyi dkk memiliki catatan negatif disektor pertahanan, dimana telah kebobolan 27 gol” kelemahan tersebut akan kami manfaatkan dalam laga Minggu petang, ujar pelatih Persiraja Jaya Hartono bersama kapten tim Fitra Ridwan dalam Konferensi Pers kemarin.

Mengingat laga tersebut dan wajib dimenangkan oleh skuad tim yang berjulukan Laskar Rencong Persiraja, sehingga tetap menjaga asa bersaing di papan atas. (zm/**)

Final Liga4, PSAP versus ALFARLAKY FC, Laga Tim Legendaris dan Debutan, PSGL Segel Peringkat Tiga

0

MEDIANAD.COM, SIGLI:Tim “Legendaris” PSAP Sigli, Pidie dipastikan bersua bonden ‘debutan’ Liga4 zona Aceh tahun 2025/26 ALFARLAKY FootBall Club ( FC) Aceh Timur, pada partai puncak (final) Kompetisi/Liga4 PSSI Aceh, Sabtu (11/04) malam di Stadion Ex PON Aceh-Sumut 2024 Blang Paseh, Kota Sigli.

Sedangkan pertandingan perebutan juara tiga yang berlangsung, Jumat tadi malam (11/04) malam antara PSGL Gayo Lues dengan Kuala Nanggroe FC Banda Aceh, jadi milik PSGL setellah unggul telak 3-0.

Sementara laga puncak antara PSAP versus Alfarlaky FC dipastikan berlangsung menarik, setelah kedua tim memperlihatkan peforma terbaik sepanjang kompetisi.
Meskipun PSAP bertindak sebagai tuan rumah dan dukungan penuh dari publik Blang Paseh, namun kolektifitas permainan PSGL yang terus meningkat, dipastikan menyulitkan kubu tuan rumah. (non)

PSAP Sigli-ALFARLAKY FC Bersua di Final dan PSGL versus KNFC Incar Peringkat Tiga Liga4 PSSI Aceh

0

KETUA Umum PSAP Sigli, Muhammad Yusri Syamaun alias AMAT TONG dan ‘Presiden’ Club ALFARLAKY FC, Iskandar Usman Al-Farlaky. (foto/dokpribadi)

MEDIANAD.COM, SIGLI:Tim “Legendaris” PSAP Sigli, Pidie dipastikan bersua bonden ‘debutan’ Liga4 zona Aceh tahun 2025/26 ALFARLAKY FootBall Club ( FC) Aceh Timur, pada partai puncak (final) Kompetisi/Liga4 PSSI Aceh, Minggu (12/04) malam di Stadion Ex PON Aceh-Sumut 2024 Blang Paseh, Kota Sigli.

Sedangkan, Sabtu (11/04) malam juga di venue yang sama, tim yang kalah di fase Semifinal, PSGL Gayo Lues dan Kuala Nanggroe FC Banda Aceh juga kedua tim tersebut menjalani laga penting untuk meraih peringkat tiga.

“Sambil menunggu dan mensiasati zona Aceh bisa saja kebagian tiga jatah tim yang lolos ke putaran nasional, sembari berharap peringkat 4 juga melaju ke fase nasional diakhir regulasi dan keputusan PSSI Pusat nantinnya”.

Sementara laga semifinal kedua tadi malam, tuan rumah PSAP meluncur mulus ke partai puncak, Liga antar daerah yang ‘dinebeng’ perebutan Piala Gubernur tersebut, dimana Ridha Umami dan kolega tanpa ampun mencukur habis lawannya KNFC 5 gol tanpa balas.

Sedangkan Alfarlaky lebih dulu lolos ke final, usai menang 3-1 atas kekuatan PSGL Gayo Lues dalam laga Semifinal pertama, Selasa malam. (non)

Semifinal Kedua Liga4 PSSI Aceh, Rabu Malam PSAP dan KNFC saling Incar Tiket Final

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PSAP Sigli dan Kuala Nanggroe FC Banda Aceh sama-sama mengincar tiket final Liga4 PSSI Aceh 2025/26 yang akan berlangsung di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Rabu (08/04) malam.

Partai semifinal kedua antara kedua tim tersebut dipastikan berkangsung menarik dan ketat, guna mengincar satu tiket final sekaligus menyusul ALFARLAKY FC ke partai puncak, dimana anak asuhan Rizki Zulfitri berhasil mengalahkan PSGL Gayo Lues 3-1 pada semifinal pertama, Selasa tadi malam.Sedangkan pertandingan penentu antara PSAP versus KNFC nanti juga menjadi tontonan menarik, “setelah kedua kubu menambuh genderang perang siap bertarung maksimal dan keluar sebagai tim terbaik dalam laga penting tersebut. (non)

Empat Tim Liga4 Zona Aceh Buru Tiket Putaran Nasional, Juara Dipastikan Lolos

0

MEDIANAD.COM, SIGLI: Dari jumlah pertandingan yang telah dilalui sejak babak penyisihan, perempat final, semifinal dan final, satu slot (juara) zona Aceh nan- tinya dipastikan lolos ke fase putaran nasional Liga4 2025/26.

Sedangkan kuota tambahan, bagi runner up, peringkat tiga dan empat menunggu jumlah konstestan dan pertandingan zona lain yang ikut kompetisi tiap daerah, sekaligus kuota ditentukan oleh komite Liga amatir PSSI Pusat, “apakah zona Aceh berpeluang mengirimkan perwakilan ke putaran nasional melebihi satu, dua atau tiga tim”.

Sementara itu, laga-laga pemburuan tiket ke putaran nasional dipastikan berlangsung ketat dan menarik fase Liga4 zona Aceh, setelah dua tim legendaris percaturan sepak bola Aceh, yakni PSAP Sigli dan PSGL Gayo Lues yang sempat meredup tahun-tahun belakangan, pada kompetisi tahun 2025/26 mulai menunjukkan taring kembali dan bahkan manajemen mengusung target tinggi Promosi ke Liga3.

Sedangkan dua tim semifinal lain konstestan Liga4 zona Aceh Aceh kali ini, milik tim debupan ALFARLAKY FC Aceh Timur serta bonden kuda hitam asal Banda Aceh, Kuala Nanggoe FootBall Club (KNFC).

Babak 4 besar tersebut berlangsung di Stadion Ex PON Aceh-Sumut 2024, Blang Paseh Kota Sigli dan Semifinal pertama saling berhadapan juara Grup E babak 8 besar, ALFARLAKY FC versus Runner up Grup F, PSGL Selasa (07/04) pukul 20.30 WIB (kick off).

Sedangkan semifinal kedua, Rabu (08/04) jam yang sama. Juara Grup F, PSAP bersua KNFC. (non)

Popular Posts

My Favorites

Bantuan Korban Banjir: Wagub Aceh Terima Bantuan dari Gubernur Jambi

0
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH– Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menerima langsung bantuan kemanusiaan dari Gubernur Jambi, Al Haris, untuk korban banjir Aceh di Bandara Internasional Sultan...