Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 14
Berita Pemerintahan

Presiden RI Prabowo  Subianto: 4 Pulau Sah Milik Aceh

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Pemerintah sudah memutuskan sengketa 4 pulau yang diperebutkan Pemprov Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh. Presiden Prabowo Subianto memutuskan 4 pulau itu sah milik Pemprov Aceh.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers Mensesneg Prasetyo Hadi di kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/6/2025). Turut hadir Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Sumut Bobby Nasution, dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.

Prasetyo mengatakan pihaknya sudah menggelar rapat terbatas pada Selasa (17/6), membahas sengketa polemik 4 pulau, yakni Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek.

“Rapat terbatas dalam rangka mencari jalan keluar terhadap permasalahan dinamika 4 pulau di Sumut dan di Aceh,” kata Prasetyo.

Prasetyo mengatakan, berdasarkan dokumen dan data pendukung telah diambil keputusan. Pemerintah mengambil keputusan 4 pulau tersebut sah milik Pemprov Aceh.

“Berdasarkan laporan dari Kemendagri, berdasarkan dokumen data pendukung, kemudian tadi Bapak Presiden telah memutuskan bahwa pemerintah berlandaskan kepada dasar-dasar dokumen yang dimiliki pemerintah telah mengambil keputusan bahwa keempat pulau, yaitu Pulau Panjang, Pulau Lipan, kemudian Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek, secara administrasi berdasarkan dokumen yang dimiliki pemerintah adalah masuk wilayah administrasi Aceh,” ujarnya.

Empat pulau yang direbutkan itu menjadi polemik karena disebut berada di wilayah Sumut berdasarkan keputusan Kemendagri. Padahal keempat pulau tersebut awalnya merupakan bagian dari wilayah Aceh.

Empat pulau itu adalah Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek. Kemendagri ternyata mendukung klaim Gubernur Sumut Bobby Nasution lewat Keputusan Mendagri yang terbit pada 25 April 2025.

“Proses perubahan status keempat pulau tersebut telah berlangsung sebelum 2022, jauh sebelum Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah menjabat. Pada 2022, beberapa kali telah difasilitasi rapat koordinasi dan survei lapangan oleh Kementerian Dalam Negeri,” kata Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Aceh, Syakir, dalam keterangannya, Senin (26/5).

Pihak Pemprov Aceh pun tidak menerima keputusan tersebut. Peninjauan ulang keputusan tersebut diperjuangkan Pemprov Aceh. Kemendagri menjelaskan kisruh 4 pulau tersebut bermula dengan adanya perubahan nama pulau yang diajukan Pemprov Aceh pada 2009.

Dirjen Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal Zakaria Ali menyebutkan, pada saat itu, tim nasional pembakuan rupabumi Kemendagri mendapati ada 213 pulau di wilayah Sumut. Dia mengatakan, dari jumlah tersebut, termasuk Pulau Mangkir Gadang, Pulau Mangkir Ketek, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang.

“Hasil verifikasi tersebut, mendapat konfirmasi dari Gubernur Sumatera Utara, lewat surat nomor sekian, nomor 125, tahun 2009 yang menyatakan bahwa provinsi Sumatera terdiri di 213 pulau, termasuk empat pulau yang tadi, yang empat pulau itu,” jelas Safrizal saat jumpa pers di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (11/6).(*)

Malam Pisah Sambut Pengantar Tugas Walikota Sabang di Pendopo

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, hadiri acara malam pisah sambut dan pengantar tugas Pejabat Walikota Sabang, dari Andri Nourman, AP, M.Si selaku Penjabat Walikota periode 2024–2025 kepada Walikota terpilih, Zulkifli H. Adam dan Wakil Walikota Drs. H. Suradji Junus untuk masa jabatan 2025–2030, Selasa (17/06/2025).

Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan kehangatan di Pendopo Walikota Sabang, Jln.Diponegoro, Gp.Kuta Ateuh, Kec.Sukakarya, Kota Sabang, pada Senin malam.

Acara yang digelar Pemerintah Kota Sabang ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai elemen. Beberapa tamu yang hadir antara lain:

Komandan Lanal Sabang, Kolonel Laut (P) Gita Muharam, M.Sc beserta Ibu, Komandan Kodim 0112 Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P beserta Ibu, Kejari Sabang yang diwakili Kasi PAPBB Zulham Dams, SH, Komandan Lanud Maimun Saleh, Letkol PNB Alfian Rokhmat K., M.Han beserta Ibu, Komandan Lanudal Sabang, Letkol Laut (P) Ahmad Ervan G.CH., M.Tr.Sou, M.Han beserta Ibu, Komandan Satrad 233 Sabang, Letkol Lek Henry Sitorus beserta Ibu, Kafasharkan Sabang, Kolonel Laut (T) dr. Yohanes Enggar Riadi, S.T., M.T., CTMT beserta Ibu, Ketua Mahkamah Syariah Sabang, Yusnardi, SHI, MH beserta Ibu, Ketua Pengadilan Negeri Sabang, Maimunsyah, S.H, M.H beserta Ibu, Ketua Mpu Sabang, Tgk. Baharuddin, S.H beserta Ibu, Kepala BPKS Sabang, Junaidi Ali beserta Ibu, Kepala BNN Sabang, Dahlia Sungkar, SE, Serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan penampilan Tari Ranup Lampuan, dan disusul oleh Tari Tarek Pukat yang menambah semarak suasana. Setelah itu, dilakukan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa sebagai bentuk rasa syukur dan harapan atas keberlanjutan kepemimpinan di Kota Sabang.

Dalam sambutannya, Walikota Sabang Zulkifli H. Adam menyampaikan apresiasi kepada Pj. Walikota sebelumnya atas dedikasi selama menjabat dan mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi membangun Kota Sabang. Suasana haru tercipta saat diputarnya video kenangan masa kepemimpinan Andri Nourman, AP, M.Si selama menjabat sebagai Pj. Walikota Sabang.

Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, menyampaikan harapan agar sinergitas lintas instansi yang selama ini telah terjalin erat, terus dipertahankan demi menciptakan stabilitas keamanan dan kemajuan pembangunan di Kota Sabang.

Acara berlangsung sukses dan penuh keakraban sebagai bentuk penghormatan serta harapan baru untuk kepemimpinan Sabang di periode mendatang.(man)

Walkot dan Wawalkot tinjau pelayanan di RSUD Kota Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam bersama Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus melakukan peninjauan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sabang.

Pada kesempatan itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang didampingi Sekretaris Daerah Andri Nourman dan Direktur RSUD dr. Cut Meutia Aisywani, melakukan peninjauan ke bagian registrasi sekaligus mengunjungi beberapa ruang rawat inap di RSUD, Senin (16/6).

“Tadi kita menyaksikan sendiri bagaimana kondisi di lapangan, dan kami juga sempat berinteraksi dengan pasien yang sedang mengantre untuk melakukan registrasi. Beberapa masyarakat menyampaikan pelayanan RS cukup bagus, namun tetap ada beberapa kekurangan di sana sini yang harus kita benahi,” kata Wali Kota Sabang.

Usai melakukan peninjauan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang didampingi Sekretaris Daerah Kota Sabang, melakukan konferensi pers dengan rekan-rekan media yang turut menyampaikan keluhan masyarakat serta saran dan pendapat terkait kondisi RSUD Kota Sabang.

“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan PWI yang telah menyampaikan beberapa hal terkait dengan keluhan masyarakat selama ini. Sebagaimana informasi yang sudah disampaikan tersebut, mudah-mudahan bisa kita benahi segera,” tegasnya.

Berdasarkan informasi tersebut pula, Wali Kota Sabang mengakui banyak hal yang harus diprioritaskan dan menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Sabang terhadap kondisi RSUD.

“Sebelum dilantik, saya sempat mendengar adanya keluhan dari masyarakat, tentunya kita tidak menyalahkan siapa-siapa, ini berkaitan dengan anggaran. Namun, karena ini menyangkut orang sakit dan keperluan khalayak ramai, jadi harus menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Kota Sabang,” tambahnya.

Terakhir, Wali Kota Sabang menyatakan akan serius melakukan pembenahan, baik dari segi sistem registrasi, kelistrikan, ketersediaan alat, dan sumber daya manusia yang mumpuni, dalam hal ini tenaga medis dan non medis di RSUD Kota Sabang.(*/man)

Hari ini, Gubernur Aceh Lantik Wali Kota-Wakil Wali Kota Sabang Periode 2025-2030

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Gubernur Aceh Muzakir Manaf secara resmi melantik Zulkifli H. Adam dan Suradji Junus sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang Periode 2025-2030, dalam Rapat Sidang Paripurna Istimewa DPRK Sabang, pada Sabtu (14/6/2025).

Setelah pengambilan sumpah, pelantikan dan penandatanganan pakta integritas, Zulkifli H. Adam dan Suradji Junus, telah sah menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Aceh mengucapkan selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota Sabang yang baru dilantik untuk masa jabatan 2025-2030. Ia berharap amanah yang merupakan bentuk kepercayaan masyarakat ini dapat dijaga dengan baik.

Kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang, Gubernur Aceh berpesan agar dapat menjaga harmonisasi eksekutif dan legislatif, serta dapat merangkul dan menjadi penyejuk bagi semua pemangku kepentingan.

“Kami, selaku Gubernur Aceh, selalu mendukung pembangunan Sabang untuk kesejahteraan masyarakat Sabang. Maka, diharapkan Pemerintah Kota Sabang agar selalu berkomunikasi dengan Pemerintah Aceh,” kata Gubernur Aceh yang kerap di sapa Mualem itu.

Mualem meminta Wali Kota Sabang dan Wakil Wali Kota Sabang agar dapat terus mendorong penguatan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang, serta turut mendorong investasi, mendukung pelaku usaha, menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

“Sabang harus menjadi simpul logistik dan perdagangan strategis di barat Indonesia. Kembangkan pariwisata Sabang secara berkelanjutan dengan menjaga kelestarian alam dan budaya lokal,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Aceh juga berpesan untuk melibatkan pelaku UMKM dan masyarakat agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas, sambil memperkuat promosi digital dan kualitas layanan wisata, serta turut melibatkan akademisi dan riset dalam perumusan kebijakan yang berbasis data.

“Bangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, dan hadirkan kebijakan yang berpijak pada kebutuhan rakyat. Jangan lupakan peran ulama, mohonkan doa dan nasihat mereka dalam setiap langkah pembangunan,” tambahnya.

Sebelumnya, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih, kepada seluruh pihak atas dukungan yang telah diberikan. Ia juga menegaskan harapan, kolaborasi dan komitmennya untuk membangun Kota Sabang ke depan.

“Dengan kehadiran anggota Komisi IV DPR RI bapak T. A Khalid beserta bapak Gubernur Aceh, harapan kami mudah-mudahan Sabang ke depan menjadi daerah yang maju. Dimana keindahannya yang luar biasa dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Pemerintah Aceh,” kata Zulkifli.

Zulkifli juga menyampaikan gagasan dan peluang serta harapan besar, untuk mengelola Sabang yang lebih baik lagi ke depan. Ia menyebutkan, pada tahun 2015 telah ditemukan lokasi sumber minyak terbesar di dunia yang berada di perairan Sabang, tepatnya di lepas laut Andaman.

Dengan begitu, selaku masyarakat Sabang Ia berharap, dgnditemukannya sumber minyak bumi tersebut dapat membawa dampak positif dan manfaatnya juga bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Sabang.

“Kita ketahui bersama bahwa selain merupakan daerah tujuan wisata, Sabang juga berada di Selat Malaka. Jika kondisi ini dimanfaatkan dengan semaksimal , kami yakin sekali bahwa kapal yang selama ini berlalu lalang di Selat Malaka melewati Sabang, bisa menjadi peluang ekonomi baru di Sabang,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, jika kekayaan alam Pulau Weh dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, tidak menutup kemungkinan akan membuka peluang baru yang membuat Sabang ikut mengambil peran dalam perputaran ekonomi dunia.

“Ke depan juga akan ada banyak sekali investor, karena di Singapura sudah penuh kapal-kapal yang antri baik docking maupun pengisian bahan bakar dan air. Mudah-mudahan dengan kearifan bapak Gubernur Aceh kita bisa menjalin kerja sama dengan baik dengan Singapura, mudah-mudahan kapal-kapal yang penuh di Singapura bisa di alihkan ke Sabang, itu merupakan harapan kami masyarakat Sabang,” tutupnya.(*/man)

Dandim 0112/Sabang Hadiri Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang Terpilih, Berikan Ucapan Selamat dan Dukungan Penuh

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Komandan Kodim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXVII Dim 0112/Sabang, Ny. Anjar Edi Purwanto menghadiri acara pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang terpilih yang diselenggarakan secara resmi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang, yang berlokasi di Gampong Cot Ba’U, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Sabtu (14/06/2025).

Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sabang, berbagai pejabat daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta para tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dalam menyambut kepemimpinan baru Kota Sabang.

Dalam momen penting tersebut, Dandim 0112/Sabang menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah resmi dilantik. Ia juga mengungkapkan harapannya agar kepemimpinan baru ini dapat membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sabang.

“Kami mengucapkan selamat kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang yang telah dilantik. Semoga amanah yang diberikan oleh masyarakat dapat dijalankan dengan baik, penuh dedikasi, dan mampu membawa Sabang menjadi daerah yang semakin maju, aman, dan sejahtera,” ujar Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan komitmen TNI AD melalui Kodim 0112/Sabang untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, lembaga legislatif, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung seluruh program pembangunan yang akan dilaksanakan di masa mendatang.

“Kodim 0112/Sabang siap bersinergi dan mendukung program-program pembangunan Pemerintah Kota Sabang, baik dari aspek keamanan, ketahanan wilayah, maupun pemberdayaan masyarakat. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi dan komunikasi yang baik, kemajuan daerah ini dapat tercapai secara berkelanjutan,” tambahnya.

Pelantikan ini bukan hanya menjadi simbol dimulainya kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara unsur pemerintahan dan institusi pertahanan dalam mengawal pembangunan daerah yang inklusif, damai, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama, doa bersama untuk keberkahan kepemimpinan, serta ramah tamah antara seluruh tamu undangan yang hadir. Kehadiran unsur Forkopimda secara lengkap menjadi penegas soliditas dan sinergitas antar-instansi dalam mengawal masa depan Kota Sabang yang lebih cerah.(man)

Pemerintah Aceh dan Kemenko Kumham Imipas Gelar Pertemuan, Bahas Peresmian Memorial Living Park

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh menerima kunjungan Deputi Bidang Koordinasi Hak Asasi Manusia Kementerian Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas), Ibnu Chuldun, dalam rangka koordinasi terkait rencana peresmian Memorial Living Park Rumoh Geudong, yang dijadwalkan pada 24 Juni 2025.

Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh dan dipimpin langsung oleh Plt. Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun. Hadir dalam rombongan Kemenko Kumham Imipas antara lain Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh, Bukhari, staf ahli Menteri HAM, serta sejumlah pejabat dari instansi terkait lainnya.

“Selamat datang di Aceh. Semoga apa yang kita rencanakan bisa terlaksana dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” ujar M. Nasir.

Deputi Ibnu Chuldun menyampaikan bahwa pembangunan Memorial Living Park merupakan bagian dari program prioritas nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, serta penjabaran dari 10 hak dasar warga negara sebagaimana tertuang dalam UUD 1945. “Program ini juga menjadi salah satu wujud nyata implementasi P5 HAM (Penghormatan, Perlindungan, Pemajuan, Penegakan, dan Pemenuhan HAM) yang menjadi tugas utama kementerian,” ujar Ibnu Chaldun.

Selain itu, disebutkan jika program tersebut merupakan bagian dari pengawalan pelaksanaan RPJMN sebagai perwujudan Asta Cita, dan menjadi tonggak penting pembangunan situs sejarah nasional yang memberi penghormatan kepada para korban konflik.

Staf Khusus Menteri HAM, Idrus, mengatakan jika Memorial Living Park bukan sekadar monumen, tetapi simbol perdamaian dan rekonsiliasi. Ia menyampaikan bahwa pada 15 Juni 2025, situs tersebut akan diserahkan kepada Pemkab Pidie untuk pengelolaan dan pemeliharaan jangka panjang.

Plt. Sekda Aceh sendiri menyambut baik inisiatif pusat dan menyatakan bahwa Pemerintah Aceh siap memberikan dukungan terhadap peresmian dan pengelolaan Memorial Living Park. Ia menekankan pentingnya menjaga perdamaian pasca-konflik di Aceh yang telah terjalin sejak 15 Agustus 2005.

“Kita harus terus menjaga perdamaian. Banyak pelaku sejarah dan korban konflik yang masih hidup, sehingga upaya menjaga memori kolektif dan perdamaian harus terus dilakukan,” ujar Nasir.

M. Nasir menyebutkan jika peresmian Memorial Living Park tersebut menjadi open gate dan momentum penting untuk memperkuat komitmen negara dalam penyelesaian pelanggaran HAM berat di masa lalu. “Aceh bisa menjadi role model nasional dalam penanganan isu ini,” ujar M. Nasir.

Dalam pertemuan itu, juga dibahas upaya penguatan kapasitas HAM untuk seluruh ASN di Aceh yang berjumlah lebih dari 47.000 orang. Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh, Bukhari, menyampaikan bahwa Menteri HAM akan menyampaikan program khusus terkait hal ini dan telah direncanakan rapat lanjutan melalui konferensi daring dengan pihak Pemerintah Aceh.(*)

*”Pusat jangan Bikin Gaduh dan Melukai Hati Masyarakat Aceh”, Bukti ada Semua dan Positif 4 Pulau Dimaksud Masuk Wilayah Aceh

0

MEDIANAD.COM: Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) asal Aceh, H Nazaruddin Dek Gam, minta Mendagri dan pusat (Jakarta) jangan bikin gaduh dan melukai lagi hati masyarakat Aceh yang secara sertamerta mensahkan 4 Pulau penting di Aceh jadi milik Sumut.

Mengingat bukti-bukti dan dokumen lengkap ada semua, 4 pulau tersebut positif masuk wilayah Aceh, Dek Gam minta Menteri dalam Negeri, Tito Karnavian jangan bikin gaduh dan mendesak segera mengembalikan empat pulau yang dikatakan saat ini masuk dalam wilayah administrasi Sumatera Utara (Sumut), segera ke Provinsi Aceh.

Saya minta Mendagri segera mengembalikan pulau tersebut ke Provinsi Aceh Pinta ketua BKD DPR RI Dek Gam lewat rilisnya yang diterima awak media di Banda Aceh, Rabu malam.

Serta sangat menyayangkan keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menetapkan pulau Panjang, Lipan, Mangkir Gadang dan Mangkir Ketek sebagai bagian dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, sehingga menimbulkan kegaduhan.

Anggota DPR RI dari Dapip I asal Aceh dua periode Dek Gam juga menjelaskan, masyarakat di empat pulau itu sejak dulu telah mengantongi KTP Aceh, menurutnya, alasan itu telah menjadi dasar Pulau Panjang hingga Mangkir Ketek tak perlu diperdebat lagi, memang berada diwilayah Aceh.

Itu dari dulu masyarakat di sana sudah ber-KTP Aceh, jadi semuanya udah ada dasarnya Aceh. Enggak ada dasar Sumatera Utara di situ pinta Presiden tim Liga2 Persiraja diakhir perkataannya. (**)

“Pernyataan Nasir Jamil Tentang 4 Pulau Aceh Memang Jatuh ke Wilayah Sumut”, Begini Tanggapan Mantan Sekretaris DPW PKS Aceh H Saifunsyah

0

Foto/TANGKAPAN LAYAR

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pernyataan anggota DPR RI dari Fraksi PKS asal Dapil II Aceh, M Nasir Jamil yang menyebutkan bahwa, sejumlah pulau yang selama ini dikenal sebagai bagian dari wilayah Provinsi Aceh merupakan milik Sumatera Utara dan sedang ditanggapi pro dan kontra oleh khalayak luas.

Sekretaris DPW- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Aceh periode 2010–2015, H Saifunsyah, SE, M.Si, Ak menilai, pernyataan Nasir Jamil keliru bahkan menyesatkan.

Dimana, 4 pulau yang dimaksud, yakni Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan dan Panjang, secara sah, historis dan administratif merupakan bagian dari wilayah Provinsi Aceh serta secara sah, “ditegaskan dalam dokumen pemerintahan, peta resmi, serta catatan sejarah yang tidak bisa diabaikan begitu saja”.

Ujar Saifunsyah, lewat siaran PERS-nya yang diterima awak media di Banda Aceh, Selasa (10/06/2025) malam.

Sembari menegaskan, “pernyataan Nasir Djamil sudah membuat gaduh bahkan menguatkan provinsi tetangga (Sumut) untuk memiliki 4 pulau dimaksud”, tentu merugikan Aceh dan sangat disayangkan.

Padahal Nasir Jamil sebagai putra Aceh dan wakil rakyat dari Dapil Aceh, seharusnya ‘beliau’ menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah, martabat, dan integritas wilayah Aceh, bukan justru menyampaikan pernyataan yang mengaburkan batas wilayah dan menyulut keresahan publik, kesalnya.

Mengingat dalam konteks yang sensitif seperti isu batas wilayah, setiap pernyataan yang keluar dari mulut pejabat publik harus berdasarkan data yang benar, semangat keutuhan, serta kepedulian terhadap aspirasi masyarakat.

Jangan sampai pernyataan yang sembrono menjadi sumber perpecahan atau potensi konflik antar daerah, ujar politisi yang bergelar Sarjana Ekonomi (SE) dan dua gelar Magister (S2) M.Si, Ak dimaksud.

WAJIB menjaga warisan wilayah dengan fakta dan sikap tegas

Keutuhan Aceh bukan hanya soal administratif, tetapi menyangkut sejarah perjuangan dan identitas rakyat Aceh yang telah terjaga selama berabad-abad.

Klaim sepihak yang bertentangan dengan fakta harus ditolak dan diluruskan secara elegan namun tegas, pinta pendiri PKS Aceh H Saifunsyah diakhir siaran PERS-nya.

Sembari mengatakan, Tanggapan ini, “sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kecintaan terhadap Aceh, agar tidak ada lagi kekeliruan yang melemahkan posisi kita sebagai sebuah entitas berdaulat di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”. (**/zm)

Jadwal pelantikan Wali Kota-Wakil Wali Kota Sabang diundur.

0

MEDIANAD.COM, SABANG-Pengambilan sumpah dan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang yang semula akan dilaksanakan pada Kamis 12 Juni 2025, dijadwalkan ulang menjadi hari Sabtu 14 Juni 2025.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Sabang, Muhammad Raiyan, di Sabang, Rabu (11/6).

Ia menjelaskan perubahan jadwal tersebut merupakan arahan Pemerintah Aceh, sesuai dengan surat kawat perubahan yang telah ditandatangani Plt. Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir.

“Kita dapat informasi dari Setda Aceh, karena satu dan lain hal, maka jadwal pelantikan diundur,” kata Muhammad Raiyan.

Lebih lanjut dikatakan, pelantikan walikota dan Wakil Walikota Sabang direncanakan akan dilaksanakan pada hari Sabtu 14 Juni 2025 pada pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai, di gedung utama DPRK Sabang.

“Pada dasarnya kita tetap melaksanakan pelantikan sesuai arahan dari Setda Aceh menyesuaikan dengan agenda Bapak Gubernur Aceh. Yang pasti, kita terus melaksanakan persiapan dengan tetap berkoordinasi bersama Sekwan DPRK Sabang,” tambahnya.(man)

PJ Walikota Sabang Andri Nourman: “Hari lahir Pancasila jadi momen perkokoh ideologi bangsa.”

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Sabang berjalan khidmat. Momen ini diharapkan dapat memperkokoh ideologi Pancasila, khususnya bagi masyarakat Kota Sabang.

Mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dilaksanakan di Lapangan Playground Kota Sabang, dan dipimpin Pj Wali Kota Sabang Andri Nourman sebagai inspektur upacara, pada Senin (2/6).

“peringatan hari lahir Pancasila setiap tahun pada tanggal 1 Juni, diharapkan bisa semakin memperkokoh keutuhan bangsa. Bahwa ada nilai-nilai luhur bangsa dalam Pancasila yang harus kita amalkan bersama, sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” kata Andri Nourman.

Lebih lanjut dikatakan, memperkokoh ideologi pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Karena dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap pancasila juga semakin nyata.

“Berpedoman pada nilai-nilai luhur Pancasila sangat panting agar kebhinekaan yang ada di Sabang di tidak menjadikannya sebagai perpecahan, melainkan dapat dijadikan sebagai sebuah kekuatan dan keutuhan bangsa untuk mewujudkan generasi emas ke depan tahun 2045,” ujar Pj Wali Kota Sabang.

Menurutnya, Sabang merupakan kota kecil yang bisa dikatakan miniaturnya Indonesia, karena memiliki ragam suku, ras, agama dengan berbagai keunikan dan perbedaannya.

Untuk itu, melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Andri Nourman berharap agar seluruh masyarakat bersatu secara bersama-sama menjaga kedamaian yang ada di Kota Sabang.

“Jadikanlah perbedaan ini sebagai sebuah kekuatan bagi kita, untuk bersama-sama menjadikan Sabang lebih baik dan terus lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang. Kita ciptakan kedamaian di kota kecil ini. sehingga Kota Sabang ini menjadi milik kita bersama, yang damai untuk kita tempati dan kita bangun bersama menuju kesejahteraan masyarakat secara luas,” tambahnya.

Pelaksanaan upacara peringatan hari lahir Pancasila tersebut dihadiri seluruh Forkopimda, Kepala OPD, dan diikuti ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Sabang, TNI/Polri, instansi vertikal, serta organisasi masyarakat di kota Sabang.(man).

Popular Posts

My Favorites

Bentrok dengan Deltras Fc di Stadion Delta Minggu Petang, “Persiraja akan...

0
MEDIANAD.COM- Skuad Persiraja Banda Aceh optimistis dapat mengalahkan tuan Rumah Deltras FC Sidoarjo dalam pertandingan _matchday_ kedua babak 8 besar Liga2 2024/25 di Stadion...