Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 14
Berita Pemerintahan

Pj Gubernur Aceh Tegaskan Komitmen Penanganan Banjir Secara Komprehensif

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan program penanganan banjir di wilayah barat selatan dan dataran tinggi Aceh secara komprehensif dari hulu ke hilir kepada pemerintah pusat.

Komitmen itu disampaikan Pj Gubernur Safrizal menanggapi permintaan Anggota DPR Aceh Irpannusir terkait penanggulangan banjir dalam rapat paripurna DPRA tentang penetapan Anggota Badan Kehormatan, penetapan Pansus Tambang, dan penetapan usulan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih, di Gedung Utama DPRA, Senin, (13/1/2025).

“Penyebab banjir dan longsor ini karena wilayah pegunungan tidak memiliki daya tampung dan serap air yang memadai sehingga air menyapu wilayah yang lebih rendah tanpa aliran yang terkontruksi secara baik,” kata Safrizal.

Oleh sebab itu dirinya kata Safrizal,  sudah minta dinas terkait untuk menyiapkan kajian penanggulangan banjir di daerah tersebut.

Safrizal mengatakan, usulan program penanganan banjir secara komprehensif kepada pemerintah pusat harus disertai dengan kajian yang lengkap. Proses penyiapan kajian tersebut membutuhkan waktu dan anggaran yang besar.

“Meskipun begitu, kami siap menjalankan semua pendapat ini,” kata Safrizal.

Safrizal mengatakan, portofolionya jabatannya sebagai Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri yang salah satunya mengurusi soal kebencanaan akan sangat membantu perjuangan semua pihak di Aceh untuk menyelesaikan akar masalah banjir.

“Kami akan mengerahkan segenap kemapuan dan tenaga, ketika saya menjadi Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan saya serahkan semua tenaga dan pikiran yang saya punya, ketika saya jadi Penjabat Gubernur Bangka Belitung juga saya curahkan semua tenaga dan pikiran yang saya punya, ketika saya jadi Penjabat Gubernur Aceh saya serahkan semua tenaga, pikiran dan hati saya untuk membangun masyarakat Aceh,” kata Safrizal.

Safrizal mengatakan, meskipun nantinya jabatan sebagai Pj Gubernur Aceh yang diembannya berakhir, semangat membangun Aceh akan terus menyala dan tidak akan pernah padam.

“Saya siap menjalankan tugas yang diberikan pak Irpannusir, tapi harus bersama-sama dan saling mendukung, kalo kita berkolaboratif InsyaAllah tidak ada yang tidak mungkin,” pungkas Safrizal.

Rapat paripurna DPRA itu turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh, Plt Sekda Aceh Muhammad Diwarsyah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Gubernur dan para Kepala SKPA.(*)

 

Jembatan penghubung Kr. cot Kuala Balohan Yang Ambruk Akibat Tsunami Hingga Saat inj Belum Diperbaiki

0

MEDIANAD.COM, Sabang – Jembatan Penghubung Krueng Cot Kuala Balohan Kecamatan Sukajaya Sabang sebagai tambatan bot tempat pendaratan ikan Pasca tsunami Pada tahun 2004, sampai sekarang belum ada P perbaikan.

Sudah 20 tahun tsunami berlalu namun tidak ada kepedulian dari pihak pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur jembatan tersebut. Padahal fungsi Krueng cot Kuala tersebut sebagai pengendalian air sungai intermiten untuk pencegahan banjir pada posisi topografi yang rendah yang bermuara ke teluk Balohan, kontruksi jembatan tersebut sekarang sudah amblas dangkal yang disebabkan oleh menumpuknya sendimentasi dibagian hulu muara sungai perpaduan antara teluk Balohan yang merupakan aktivitas pelabuhan Balohan bisa terjadi pendangkalan.

Hal tersebut disampaikan pengamat lingkungan Amir pada media ini, Rabu ( 8/1/2025 ) di kawasan Balohan Sabang.

Menurut Amir masyarakat nelayan yang ber domisili di kawasan Gampong Balohan berharap kepada pemerintah kota Sabang agar Jembatan penghubung tersebut untuk mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

Kepala Dinas PU kota Sabang, Lukman kepada media ini juga sependapat untuk di bangun kembali jembatan yang patah tersebut, namun tergantung kepada anggaran yang tersedia, katanya.(man)

Pj Gubernur Aceh Azwardi AP Terima Penghargaan PPG-PAI dari Kemenag RI, Bukti Dedikasi Aceh Barat

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Penjabat Bupati Aceh Barat, Azwardi AP, M.Si., menerima penghargaan (Award) Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru-Pendidikan Agama Islam (PPG-PAI) dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pj. Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si., dalam malam apresiasi Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Kemenag di Anjong Monmata, Banda Aceh, Sabtu malam (04/01/2025).

Penghargaan ini menjadi bukti nyata dedikasi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di bawah kepemimpinan Azwardi dalam mendukung sektor pendidikan agama. Aceh Barat menjadi salah satu dari tujuh kabupaten/kota di Aceh yang berhasil menorehkan prestasi dalam pelaksanaan PPG-PAI, sebuah program yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam di daerah.

Selain Aceh Barat, penghargaan serupa juga diterima oleh Kabupaten Bireuen, Aceh Selatan, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Jaya, dan Kota Sabang. Malam apresiasi bertema “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas” ini menjadi momentum penting untuk memperlihatkan komitmen Kemenag dalam mendukung pendidikan keagamaan berkualitas di Aceh.

Ketua Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA), Heri Safrijal SP, MTP, memberikan apresiasi atas keberhasilan ini. Ia menyebutkan bahwa penghargaan tersebut adalah bukti nyata kepemimpinan Azwardi yang berdedikasi tinggi dalam memajukan pendidikan di Aceh Barat. “Kami yakin banyak terobosan keberhasilan yang telah dicapai di bawah kepemimpinan beliau,” ungkap Heri.

Menurut Heri, penghargaan ini tidak hanya menunjukkan komitmen pemerintah daerah tetapi juga kerja keras tim di bawah koordinasi Azwardi dalam memastikan implementasi PPG-PAI berjalan optimal. Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi pemerintah kabupaten lain untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agama.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Aceh, Dr. Safrizal ZA, memberikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan Kemenag dalam menciptakan generasi unggul yang memiliki pemahaman agama yang baik.

Pelaksanaan PPG-PAI di Aceh dianggap strategis untuk membangun sumber daya manusia yang berakhlak mulia, cerdas, dan kompeten dalam bidang pendidikan agama. Program ini juga sejalan dengan visi besar Kemenag untuk menciptakan umat rukun menuju Indonesia emas.

Penghargaan yang diterima oleh Azwardi dan enam kepala daerah lainnya menjadi simbol pengakuan atas upaya kolektif pemerintah daerah di Aceh dalam memprioritaskan pendidikan agama sebagai fondasi utama membangun karakter generasi penerus bangsa.(*)

Awal Tahun 2025, Silaturahmi Nasional & Tawojoh Akbar Ponpes Darul Ihsan Al Waliyah Labuhanhaji

0

MEDIANAD.COM, ACEH SELATAN – Pada Awal Tahun 2025  hari Sabtu Tgl 4 Januari 2025 Pusat Majlis Tauhid Tashawuf Indonesi Indonesia (MPTT-I) Desa Pawoh Kec. Labuhanhaji Kab. Aceh Selatan Provinsi Aceh.

Dihadiri Oleh Para keturunan Zuriat Raja Raja 9 Negri Kesultan Aceh Darussalam dan Ketua Umum Zuriat Radja Sultan Se Nusantara TG.Prof DR.(H.C) Fikri Julian Syah PH.D (Keturunan pengarang Kitab Sirus Salikin Abdul Shomad Al Palimbani) dan Panglima PA/KPA SeAceh Mulai Aceh Tamiang Sampai Aceh Singkil.

Di Awal Pembukaan Aceh Abi Ahmad Junaidi Sebagai Ketua Pelaksana Acara Silaturahmi Nasiosal & Tajawoh Akbar Bersama Abuya Syehk H.Amran Waly Al Khalidi (Wali Agama Aceh) H.Muzakir Manaf (Gubenur Terpilih) H.Fadlullah, SE (Wakil Gubenur Terpilih) H.Kamarudin Abu Bakar (Abu Razak) Ketua Tim Pemenangan Mualem Dekpad Serta Datok Haji Mohd.Nazri Bin Ismail D.P.S.M (Malaka) GCA (M)

Ia menyampaikan Ucapan Selamat Datang Kepada Seluruh Undangan yang telah hadir di Tempat yg Mulia dan Berkah ini Agar kita Semua Selalu dalam Rahmat lindungan dan Kasih Sayang Dari Allah SWT

Ketua Panitia Menyampaikan kata-kata penghormatan dan kemuliaan kepada Para Undangan yang Telah hadir Abuya Syehk H.Amran Waly Al Khalidy dan Keluarga Ketua umum Radja Sultan Se NusantaraK etua Zuriat raja Aceh.

Acara ini mendapatkan dukungan dari bapak Rifki Arsya Menteri Kreatif dan Pak Kaesang Pangarep ketum PSI, Panglima PA/KPA Seluruh Aceh Tokoh Pantai Barat Selatan Bang Wen Rimba, Bupati dan Walikota Terpilih Dari Kota madya Banda Aceh, Aceh Jaya,Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan, Sublussalam, Aceh Singkil, Benar meriah, Takengon.

Saat Raja Saifullah menyampaikan kata Kami Seluruh Raja 9  Negri Kesultanan Aceh Sepakat Mengukuhkan Abuya Syehk H.Amran Wali Alkhalidy Sebagai Khazi Mukfi malikul adil yang di bacakan langsung di depan Ribuan Masyarakat oleh Ketua Umum Zuriat Kesultanan Nusantara.

Abi Ahmad Junaidi Sekaligus Pimpinan yayasan Al Ihsan Tashawuf Pusat Mengharapkan Agar  Pemerintah Seluruh Aceh Kedepan Bisa bersatu di bawah Bimbingan Ulama Sufi Asean Abuya Syehk H.Amran Waly Al Khalidy Yg Telah di Kukuhkan Sebagai Khazi mufthi malikul adil.

Seperti kejayaan mufti aceh tempo dulu Syeh Abdurrauf dengan Sultan Iskandar Muda, Semoga bangsa Aceh dapat Sejahtera, Makmur dan Sentosa Bahagia Dunia dan Bahagia Akhirat. [JH]

Menyikapi Hukum di Indonesia, Prabowo Sebut Korupsi Ratusan Triliun Vonisnya Segitu, Maling Ayam Dihukum Berat

0
Presiden RI Prabowo Subianto

MEDIANAD.COM – Presiden Prabowo Subianto mengkritik vonis ringan yang dijatuhkan hakim di pengadilan dalam kasus korupsi yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.

Dalam pidatonya di Musrenbangnas RPJMN 2025-2029 di Bappenas, Jakarta, Senin (30/12/2024), Prabowo menyindir ketidakadilan dalam hukuman tersebut, dengan membandingkan dengan hukuman berat bagi pelaku pencurian ternak.

“Sudah jelas kerugian sekian ratus triliun vonisnya seperti itu, ini bisa menyakiti rasa keadilan. Ada yang curi ayam dihukum berat, dipukulin,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa rakyat Indonesia semakin cerdas dan tidak mudah dibohongi, apalagi dengan adanya teknologi gawai.

Baru-baru ini, hakim memvonis Harvey Moeis, terdakwa kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp 300 triliun, dengan hukuman hanya 6,5 tahun penjara.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo berkomitmen untuk menuntaskan masalah kebocoran anggaran dan menghentikan praktik mark up atau penggelembungan dana.

“Kita sekarang ingin melaksanakan pembangunan nasional dengan mengurangi segala bentuk kebocoran manipulasi mark up akal-akalan dan sebagainya, dan ini membutuhkan kerja sama seluruh pihak yudikatif-legislatif pemerintahan aparat, semua kita harus kerja sama,” lanjutnya.(*)

Popular Posts

My Favorites

Suasana Keakraban Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bersama Dengan Warga Binaan

0
MEDIANAD.COM, SABANG - Di tengah nuansa keharmonisan yang tercipta saat Babinsa 04 Gampong Krueng Raya Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra mengunjungi warga binaannya...