Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 15
Berita Pemerintahan

Wali Kota dan Bunda PAUD Sabang tinjau hari pertama masuk sekolah

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Tahun ajaran baru 2024/2025 telah dimulai, para peserta didik baru sangat antusias masuk sekolah dan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Memastikan proses MPLS berjalan lancar, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam didampingi Bunda PAUD Kota Sabang Ny. Nuri Zulkifli H. Adam beserta jajaran, melakukan monitoring hari pertama masuk sekolah ke SD Negeri 3 Sabang, di Gampong Kuta Timu, Senin (14/7).

“Alhamdulillah pelaksanaan hari pertama masuk sekolah berjalan lancar, anak-anak juga sangat antusias dan bersemangat memulai ajaran baru, termasuk siswa kelas 1. Orang tua juga terlihat hadir, dengan banyaknya kegiatan mereka mengantar dan mendampingi anak-anaknya masuk sekolah, ini merupakan hal yang luar biasa,” kata Zulkifli H. Adam.

Dia menjelaskan, kegiatan monitoring ini merupakan tindaklanjut dari arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam Surat Edaran Nomor 10 Tahun 2025, tentang Pelaksanaan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan Ramah pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Ajaran 2025/2026.

“Pada MPLS ini, salah satu poin yang sangat ditekankan adalah orang tua mendampingi anaknya di hari pertama masuk sekolah. Peran orang tua sangat penting dan berpengaruh pada pertumbuhan anak, oleh karenanya dampingi anak, didiklah anak-anak dengan baik, penuh kelembutan dan kasih sayang,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, yang tidak kalah penting, orang tua dan guru juga harus membangun komunikasi yang baik, agar perkembangan anak dapat terus terpantau. Karena guru berperan sangat penting mengetahui perkembangan pendidikan anak selama di Sekolah.

Menurut Wali Kota Sabang, dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara guru dan orang tua, akan mampu meningkatkan kemampuan anak dalam membangun 6 fondasi dasar, dan kemampuan-kemampuan lainnya.

“Saya juga berharap dukungan para guru untuk mendidik anak-anak dengan baik selama di sekolah. Sehingga harapan kita bersama, dapat melahirkan anak-anak Sabang yang shaleh dan shaleha, sukses, berguna bagi nusa, bangsa, agama dan negara,” harapnya.

Zulkifli H. Adam juga berharap masa pengenalan lingkungan sekolah ini berjalan dengan baik di seluruh sekolah di Kota Sabang.(man/*)

Bupati Syech Muharram Minta Sekda BJ Awasi Kinerja ASN Aceh Besar, “Tak ada Lagi ASN ikut Bimtek Siluman”

0

Bupati Aceh Besar H Muharram Idris, melantik Bahrul Jamil SSos MSi sebagai Sekda definitif, di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (14/7/2025) pagi. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, JANTHO: Bupati Aceh Besar (Abes) H. Muharram Idris, Senin (14/07/2025) pagi di halaman kantor Bupati setempat, secara resmi melantik Bahrul Jamil, SSos, MSi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, yang juga sebelumnya ASN Abes penuh karya dan pekerja keras yang akrap disapa Bang BJ sudah keyang pengalaman mengabdi sebagai abdi negara di Abes bahkan puncak karir Bang BJ sebagai ASN beberapa bulan terakhir menjabat sebagai Pj Sekda, sebelum di defenitifkan pada, Senin (14/07) pagi dan langsung dilantik Bupati Abes yang akrab disapa “Syech Muharram’.

Perintah Bupati untuk Sekda BJ

Dalam sambutannya, Bupati Syech Muharram menyampaikan harapan agar Sekda yang baru dilantik dapat menjalankan tugas secara profesional, terutama dalam memastikan kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Saya berharap Sekda Bahrul Jamil dapat memastikan dan meningkatkan kedisiplinan para pegawai dan mari kita saling menjaga pekerjaan kita masing-masing dengan sungguh-sungguh,” pinta Bupati.

Sembari menekankan pentingnya pelaporan perjalanan dinas agar penggunaan anggaran negara lebih transparan dan tepat sasaran.

“Siapapun yang melakukan perjalanan dinas wajib membuat laporan terkait perjalanan dinas tersebut, serta yang mengikuti bimbingan teknis atau bimtek harus benar-benar terprogram dan bermakna untuk pembangunan serta ASN yang ditugaskan harus serius tiap mengikuti kegiatan, “bukan hanya sekadar hadir untuk memenuhi absensi bahkan Bupati Syeck Muharram “mengharamkan” ASN Aceh Besar mengikuti kegiatan yang tak jelas, alias seperti bimtek siluman atau pelatihan-pelatihan akal-akalan lainnya”.

Serta Bupati Syech Muharram juga meminta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun program kerja yang bermanfaat dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Harapan saya, para kepala OPD dapat melakukan perencanaan program yang berkesinambungan dan bermanfaat secara menyeluruh untuk masyarakat Aceh Besar,” tutupnya saat menyampaikan kata sambutan pada prosesi pengambil sumpah Sekda Defenitif dikesempatan tersebut, Senin pagi,

Selain itu, ia juga mengingatkan agar setiap fasilitas pemerintah yang membutuhkan rehabilitasi dapat segera diusulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sebelumnya, Sekda definitif Aceh Besar, Bahrul Jamil menyampaikan kesiapannya untuk mengemban amanah yang yang telah disampaikan Bupati Syech Muharram.
“InsyaAllah saya siap menjalankan tugas yang diamanahkan dengan sebaik-baiknya. Saya juga akan memastikan peningkatan disiplin para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar,” kata Bang BJ yang juga pernah beberapa periode dikepengurusan KONI Aceh.

Serakan SK Plt KADIS

Tidak hanya itu, Bupati Syech Muharram turut menyerahkan SK Plt Kadiskopukmdag Kabupaten Aceh Besar kepada Drs Sulaimi MSi, menggantikan Trizna Darma ST yang baru-baru ini mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Dan SK untuk Dr Agus Jumaidi MPd selaku Plt Kadisdikbud Aceh Besar.

Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh Besar, para Kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Bahrul Jamil.

Dengan pengangkatan tersebut, diharapkan roda pemerintahan Kabupaten Aceh Besar semakin optimal dalam melayani kepentingan masyarakat dan mendukung visi pembangunan daerah ke depan. (zm/**)

 

Pemerintah Aceh dan Kementerian HAM Teken Nota Kesepakatan Penguatan Reintegrasi dan HAM

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH— Pemerintah Aceh dan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia menandatangani Nota Kesepakatan kerja sama di bidang penguatan reintegrasi dan Hak Asasi Manusia. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf dan Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, di Restoran Pendopo Gubernur Aceh, Rabu (9/7/2025).

Nota Kesepakatan ini menjadi landasan awal sinergi kedua pihak dalam penguatan nilai-nilai HAM dan reintegrasi damai di Aceh. Objek kerja sama meliputi lima fokus utama: pendidikan damai dan HAM, pencegahan serta mitigasi konflik, peningkatan kapasitas aparatur di bidang HAM, penanganan dugaan pelanggaran HAM, serta penyusunan dan evaluasi kebijakan dan regulasi terkait HAM.

Kepala Biro Hukum Setda Aceh, Muhammad Junaidi, menjelaskan bahwa implementasi kerja sama ini akan melibatkan sejumlah pihak di tingkat daerah, seperti Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Badan Reintegrasi Aceh (BRA), dan Biro Hukum Setda Aceh.

“Penguatan ini menyasar berbagai lapisan, mulai dari aparatur pemerintah hingga kelompok mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) serta tahanan politik yang telah menerima amnesti. Kegiatan meliputi sosialisasi, pendidikan damai, hingga pelatihan penyusunan laporan dugaan pelanggaran HAM,” ujar Junaidi. Sementara untuk mitigasi konflik kata Junaidi, akan dilakukan oleh Badan Reintegrasi Aceh.

Sementara itu, Wakil Menteri HAM Mugiyanto menegaskan bahwa nota kesepakatan ini masih bersifat umum dan akan ditindaklanjuti dalam bentuk perjanjian kerja sama teknis yang lebih rinci. Ia juga menyinggung upaya penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu melalui mekanisme non-yudisial yang sedang berjalan di Aceh.

“Besok (Kamis, 10/7_red) kami akan meresmikan Memorial Living Park di Rumoh Geudong, Pidie, sebagai bagian dari proses pemulihan non-yudisial. Ini merupakan bentuk penghormatan terhadap korban serta bagian dari upaya memastikan kejadian serupa tak terulang kembali di masa depan,” kata Mugiyanto.

Ia juga menyampaikan apresiasi masyarakat korban, seperti dari komunitas Rumoh Geudong dan Simpang KKA, terhadap langkah konkret pemerintah dalam memulihkan martabat dan hak-hak mereka.

Penandatanganan kerja sama ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun Aceh yang damai, adil, dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan.

Hadir menyaksikan penandatanganan kerja sama itu Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, Ketua DPR Aceh (DPRA) Zulfadli, Plt Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, Ketua BRA Jamaludin dan sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) serta Kepala Biro di lingkungan Setda Aceh. (ml/*)

Waketum PB Lantik Pengurus Pengprov PERPANI Aceh, Rabu Pagi Pembukaan Pra PORA di Venue Panahan SHB

0

Pelantikan pengurus Perpani Aceh periode 2024-2028 yang berlangsung di Aula gedung Mawardi Nurdin, Balai Kota, Banda Aceh, Selasa (08/07/2025) pagi. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Wakil ketua Umum (Waketum) I Bidang Organisasi Pegurus Besar Perkumpulan Panahan Indonesia (PB-PERPANI) H Didi O Afandi secara resmi melantik pengurus Pengprov Perpani Aceh, Selasa (08/07/2025) pagi di Aula Gedung Mawardi Nurdin/balai Kota Banda Aceh.

Pengurus Pengprov Perpani Aceh masa bakti 2024-2028 yang baru saja dikukuhkan diketuai Prof Dr H Nyak Amir, M.Pd berharap terus melakukan pembinaan atlet dan mengembangkan Pencab-Pengcab Perpani seluruh Kabupaten dan kota di Aceh.

Sehingga dapat meningkatkan prestasi atlet kekancah nasional juga regional kedepan.

Harap Waketum PB Perpani, Didi Ofandi, yang mengakui juga selama ini pembinaan atlet panahan di Aceh sudah sangat membanggakan.

Sementara Ketua Pengprov Perpani Aceh, Prof Nyak Amir dikesempatan tersebut juga mengharapkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat.

Serta instansi pemerintah, Swasta, BUMD dan BUMN untuk menunjang bidang pembinaan atlet.

Apalagi, Rabu pagi Perpani Aceh menggelar Pra PORA sebagai prakualifikasi untuk penentuan atlet yang akan berlaga di PORA XV Aceh Jaya 2026, “tentu lewat ajang Pra PORA akan melahirkan atlet-atlet bertalenta sebagai atlet dan tulang punnggung Pengprov kedepan.

Dalam serimoni Pelantikan juga hadir dan memyampaikan kata sambutan, Walikota Banda Aceh, Kadispora Aceh, Plt Ketua KONI Aceh yang diwakili wakil ketua bidang organisasi Danlanut Sultan Iskandar Muda, sejumlah ketua Pengprov dan tamu undangan lainnya. (zm)

Plt Sekda Aceh Besar Minta ASN Disiplin, “Tiga Pejabat Fungsional Dilantik”

0

Plt Sekdakab Aceh Besar, Bahrul Jamil melantik tiga pejabat fungsional di jajaran Pemerintah Kabupaten dimaksud, Selasa (08/07) pagi di ruang kerja Plt Sekdakab, Kota Jantho. (foto/ist)

MEDIANAD.COM: Pelaksana Tugas (Plt) Sekdakab Aceh Besar (Abes) Bahrul Jamil SSos MSi melantik tiga pejabat Fungsional di jajaran Pemerintah Kabupaten tersebut, Selasa (08/07/2025) pagi di ruang kerja Plt Sekdakab Kota Jantho.

Plt Sekda yang akrab disapa ‘BJ’ dikesempatan tersebut mengharapkan, ‘pejabat fungsional yang dilantik dan ASN di Aceh Besar secara umum agar dapat bekerja secara baik’, berdisiplin dan selalu berkomitmen dalam menjalankan tugas.

Untuk itu, saya berharap, para pejabat fungsional yang baru dilantik dapat bekerja maksimal dan amanah, disiplin dan berdedikasi tinggi untuk kemajuan Kabupaten Aceh Besar.

Plt Bahrul Jamil juga meminta pejabat fungsional segera menyesuaikan kerja mereka dengan jabatan fungsional yang baru, sehingga dapat melaksanakan tupoksi dengan lancar dan sebaik mungkin untuk kemajuan OPD masing-
masing, pintanya singkat.

Hadir dalam kesempatan itu, Inspektur Aceh Besar Zia Ul Azmi SH MH, Kepala BKPSDM Aceh Besar Drs H Asnawi MSi, dan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh Besar Agus Husni SP.

SEDANGKAN pejabat fungsional yang dilantik, yakni Dharma Setiawan ST MT sebagai Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Tri Meiyeti SE sebagai Auditor Ahli Muda dan Sherly Violetta S.Tr.Keb sebagai Auditor Ahli Pertama. (ml/*)

Wakil Wali Kota Sabang serahkan SK CPNS Formasi tahun 2024

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK), kepada 44 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Sabang formasi tahun 2024.

Penyerahan SK yang dirangkaikan dengan apel pagi gabungan tersebut, berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Sabang, Senin (7/7).

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Sabang berpesan agar para CPNS dapat berkerja dengan baik dan bertanggung jawab pada instansi masing-masing.

“Kepada adik-adik CPNS, selamat bergabung dengan Pemerintah Kota Sabang, kami berharap para CPNS ini dapat bekerja dengan baik dan bisa menyesuaikan diri dengan ketentuan yang berlaku di unit kerjanya masing-masing,” kata Suradji Junus.

Wakil Wali Kota Sabang juga menegaskan pentingnya menjaga integritas sebagai abdi negara, serta menjunjung tinggi nama baik Pemerintah Kota Sabang.

“Adik-adik CPNS juga harus berpegang teguh pada regulasi dan ketentuan yang berlaku, loyal dan disiplin. Kami berharap, kalian dapat menghormati pimpinan dimanapun unit penempatan masing-masing dan bisa membangun kolaborasi yang baik di lingkungan kerja, serta bisa menjaga adab dan etika selaku pelayan publik sekaligus abdi negara yang baik,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Sabang turut meminta para PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Sabang, untuk bekerja sesuai dengan tanggung jawab masing-masing, meningkatkan dedikasi, berpegang teguh pada peraturan, dan dapat memberikan contoh yang baik kepada para CPNS.

“Meskipun telah disampaikan pada apel yang lalu bahwa boleh bekerja dimana saja, tapi tanggung jawab tetap melekat, laksanakan tugas dengan baik, sesuai tupoksi masing-masing. Jangan limpahkan tugas dan kewajiban kita kepada orang lain, baik kepada honorer maupun paruh waktu,” tegasnya.

Terakhir, Wakil Wali Kota Sabang meminta kepada para asisten dan kepala OPD, untuk melihat dan mengevaluasi kembali semua kegiatan, baik yang belum dikerjakan maupun yang rutin dilaksanakan.(man)

Disaksikan Menteri Ketenagakerjaan, M H I Aceh Teken Pakta Integritas Tentang Pencegahan Korupsi dan Transparansi

0

MEDIANAD.COM: Komitmen terhadap integritas dan profesionalisme kembali ditegaskan oleh jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh.

Salah satu Mediator Hubungan Industrial (MHI) di Provinsi Aceh yaitu, Samsul Bahri, S.Pi.,M.Si sebagai Sub Koordinator Mediator Hubungan Industrial secara resmi menandatangani Pakta Integritas  tahun 2025, sebagai bentuk komitmen dalam melaksanakan tugas sesuai prinsip anti korupsi, transparansi, dan akuntabilitas.

Samsul Bahri, S.Pi.,M.Si juga salah satu mediator yang sudah di lantik menjadi Jafung Ahli Muda dan masih tersisa sejumlah 5 orang mediator yang belum di lantik menjadi Jafung di Disnakermobduk Aceh akan tetapi ke lima mereka telah mengikuti diklat Mediator dan di SK kan Menteri Ketenagakerjaan.

Penandatanganan ini disaksikan langsung secara virtual oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (RI) Prof Yassierli ST MT PhD, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Immanuel Ebenezer, serta Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri.

Juga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Bapak Akmil Husen, SE.,M.Si, mendampingi dan menyaksikan secara langsung proses penandatanganan pakta integritas dari Mediator Hubungan Industrial di Kantor Disnakermobduk Aceh, Kamis (3/7/2025).

Dalam pakta integritas tersebut, menurut Samsul Bahri, S.Pi.,M.Si mewakili lima rekannya, mereka menyatakan kesediaannya untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, konsisten, dan taat pada peraturan perundang-undangan.

Mereka juga berkomitmen aktif dalam pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta menjauhi segala bentuk gratifikasi dan penyalahgunaan jabatan.

Ronaldo menjelaskan beberapa poin penting yang dituangkan dalam pakta tersebut antara lain adalah, menolak menerima hadiah atau bantuan dalam bentuk apa pun yang berhubungan dengan jabatan, pintanya.

Tidak terlibat dalam aktivitas yang bertentangan dengan norma agama, hukum, dan kesusilaan, termasuk perjudian dan penyalahgunaan narkoba.

Bersikap jujur, transparan, dan bertanggung jawab dalam setiap tugas yang diemban.

Menghindari conflict of interest serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan keuangan negara, meskipun atas perintah pihak tertentu.

“Apabila suatu saat ditemukan pelanggaran terhadap pakta ini, kami siap bertanggung jawab sepenuhnya, termasuk menerima sanksi hingga pembebasan dari jabatan fungsional,” ungkap salah satu peserta, Ampon Samsul bin T.Haji Syamaun kelahiran Desa Matang Anoe Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan.

“Kementerian Ketenagakerjaan berharap pakta ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi menjadi kompas moral bagi para mediator dalam menyelesaikan konflik hubungan industrial di daerah masing-masing,” tambahnya.

Pakta integritas juga diharapkan menjadi landasan etik dalam menegakkan profesionalitas aparatur sipil negara, khususnya dalam sektor yang rentan terhadap praktik transaksional seperti ketenagakerjaan dan penyelesaian perselisihan industrial.

Melalui momentum ini, di bawah kepemimpinan Akmil Husen, SE.,M.Si, melalui Disnakermobduk Aceh, menegaskan komitmen mereka untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam membangun pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, dan berorientasi pada pelayanan yang jujur dan berkeadilan. Sesuai visi misi Gubernur Aceh terpilih (Muzakir Manaf / Fadhlullah).

Selanjutnya Akmil Husen, SE.,M.Si menambahkan bahwa Disnakermobduk Aceh saat ini memiliki 6 orang mediator dari 11 orang yang ditetapkan oleh biro organ sesuai keputusan BAKN.

Dalam melaksanakan tugas mediator selain melakukan mediasi juga melaksanakan pendampingan dan pembinaan terhadap pekerja dan perusahaan di seluruh Aceh.

Sampai pertengahan tahun 2025 Mediator Hubungan Industrial Disnakermobduk Aceh sedang dan telah menangani kasus-kasus besar diantaranya PHK masal Perhotelan, PHK Rumah Sakit Swasta juga Perusahaan Jasa transportasi serta Perusahaan Distributor air minum, tukasnya (ril)

Muzakir Manaf Jadi Inspektur Upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Aceh

0

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Selasa (1/7).

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Selasa (1/7). Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para pejabat utama Polda Aceh, pejabat utama Kodam IM, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.

Dalam amanatnya, Muzakir Manaf menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, seraya mengapresiasi dedikasi Polri, khususnya jajaran Polda Aceh, dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan mengayomi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami mengucapkan Dirgahayu Polri ke-79. Semoga Polri terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan mengayomi masyarakat dengan kebijaksanaan dan kasih sayang,” ujar Gubernur.

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat,” peringatan tahun ini menekankan pentingnya Polri sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat rakyat. Muzakir Manaf juga mengingatkan bahwa di Aceh, yang memiliki kekayaan adat serta nilai-nilai keagamaan yang kuat, Polri dituntut untuk mampu memahami dan menghormati kearifan lokal dalam setiap tugasnya.

Lebih lanjut, Gubernur mengapresiasi berbagai capaian Polda Aceh, mulai dari penegakan hukum, pemberantasan narkoba, pengamanan agenda demokrasi, hingga keterlibatan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Dalam amanatnya, Muzakir Manaf juga menitipkan sejumlah harapan kepada Polri:

Memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas dan mendukung percepatan pembangunan.

Menjadi mitra masyarakat yang rendah hati dan selalu mau mendengar.

Menjaga integritas serta etika profesi demi memperkuat kepercayaan publik.

Memelihara kepedulian, terutama terhadap kelompok rentan dan generasi muda.

“Hari Bhayangkara adalah momentum refleksi sejauh mana Polri telah menjadi rahmat bagi rakyat. Mari kita doakan agar Polri selalu diberi kekuatan dan keteguhan dalam mengemban amanah negara,” pesan Gubernur di akhir amanat.

Upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-79 di Banda Aceh tahun ini berjalan lancar, penuh semangat kebersamaan, serta menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh.

HUT Sabang ke-60, Sekda: Mari Bersatu Majukan Sabang

0

MEDIANAD COM, SABANG – Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sabang ke-60, Sekretaris Daerah Kota Sabang Andri Nourman mengajak seluruh masyarakat Sabang untuk bersatu padu dalam membangun dan memajukan Pulau Weh.

“Sudah saatnya kita semua lebih meningkatkan akselerasi untuk memajukan Kota Sabang pasca pemilihan kepala daerah serentak. Dengan semangat gotong royong dan kerja sama solid seluruh elemen masyarakat Sabang, saya yakin kita tidak hanya bisa mengatasi tantangan ini, tetapi juga menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia,” kata Andri Nourman.

Hal itu disampaikan Sekda Kota Sabang ketika membacakan pidato Wali Kota Sabang pada sidang Paripurna Istimewa Peringatan HUT ke-60 Kota Sabang, yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK), di Ruang Rapat Gedung Utama DPRK Sabang, Selasa (24/6).

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Sabang juga menyampaikan permohonan maaf Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam dan Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus yang absen, dikarenakan sedang mengikuti orientasi kepemimpinan bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2025 gelombang II yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri dari tanggal 22 Juni sampai 26 Juni 2025.

Melalui Sekda Kota Sabang, Wali Kota Sabang mengajak seluruh masyarakat bekerja sama untuk membangun Sabang guna mencapai tujuan dan visinya melalui program-program nyata yang berpihak kepada rakyat dalam pembangunan berkelanjutan.

“Kita semua optimis bahwa Kota Sabang menjadi kota yang kondusif, nyaman, dan maju. Untuk itu, dalam kesempatan ini kami mengajak kita semua mengimplentasikan program pembangunan Kota Sabang yang telah kami tuangkan dalam visi Walikota-wakil Walikota Sabang masa bakti 2025-2030, yaitu mewujudkan Potensi Sabang Emas Dalam Bingkai Free Trade Zone,” terangnya.

Dengan tema HUT Kota Sabang, “Harmoni Dalam Keberagaman”, Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen dan memastikan bahwa Kota Sabang ke depannya tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi tetap mempertahankan nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan persatuan yang telah mengakar kuat dalam masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan, tema tersebut mengingatkan kembali bahwa Sabang adalah miniatur Indonesia yang sesungguhnya, dimana berbagai suku dan etnis hidup berdampingan dengan penuh kedamaian. Masyarakat Jawa, Batak, Minang, Aceh, Tionghoa, dan berbagai etnis lainnya telah menyatu menjadi satu keluarga besar Sabang. Keragaman agama yang ada juga tidak menjadi penghalang, melainkan justru memperkaya khazanah spiritual seluruh masyarakatnya.

“Mari kita jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun Sabang yang lebih baik, kita rawat terus harmoni dalam keberagaman yang telah menjadi identitas kita. Perbedaan suku, agama, dan budaya bukan untuk memecah belah, tetapi untuk saling melengkapi dan memperkaya,” tambahnya.(man)

Mualem Pimpin Rapim, Dorong Percepatan Realisasi APBA 2025

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf memimpin langsung Rapat Pimpinan (Rapim) Pemerintah Aceh, Senin, 23 Juni 2025, yang membahas upaya percepatan realisasi APBA 2025 dan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Rapat digelar di Gedung Serbaguna Setda Aceh dan dihadiri Wakil Gubernur Fadhlullah, Plt Sekda M. Nasir, para asisten, serta seluruh Kepala SKPA dan Kepala Biro di lingkungan Setda Aceh.

Dalam arahannya, Gubernur yang akrab disapa Mualem menekankan pentingnya langkah konkret pascarapim. Ia meminta semua pimpinan SKPA memastikan tindak lanjut yang terukur dan cepat atas agenda yang belum berjalan maksimal.

“Pastikan hasil rapim ini dijalankan. Kalau belum tuntas, saya ingin tahu langsung apa kendalanya. Segera komunikasikan dengan Pak Sekda supaya bisa kita ambil tindakan,” tegas Gubernur Mualem.

Target 35 Persen Harus Tercapai Akhir Juni

Sementara itu, Plt Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan bahwa target realisasi APBA 2025 harus mencapai 35 persen paling lambat 30 Juni 2025. Ia menekankan bahwa seluruh lelang harus sudah diselesaikan, dan sistem PSE telah diaktifkan penuh.

“Kita bersepakat 30 Juni semua lelang sudah selesai dilakukan. Semua yang terkait dengan PSE sudah diklik. Ini butuh komitmen kita semua,” ujarnya.

Sekda juga meminta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk mengoordinasikan percepatan proses tender lintas SKPA. Menurutnya, pengadaan barang dan jasa tidak mengalami kendala besar secara umum, namun masih terdapat hambatan teknis di lapangan yang perlu diselesaikan cepat.(*)

Popular Posts

My Favorites

Pertanian Sabang Dapat Perhatian Pusat, Seluruh Permintaan Dipenuhi Mentan Amran

0
MEDIANAD.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Sabang menerima dukungan besar dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang memastikan pemenuhan berbagai kebutuhan strategis sektor pertanian Sabang,...