Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 15
Berita Pemerintahan

Dinas Sosial Aceh Laksanakan Jumat Bersih Menuju Sehat

0

Foto bersama setelah melakukan Jumat bersih untuk menuju sehat

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH –  Semua kita ingin bersih dan sehat karena didalam kebersihan akan kita datang suana sehat serta nyaman didalam linkungan baik itu di tempat kerja perkantoran maupun di lingkungan rumah kita harus jauh dari hal hal kotar yang tak enak di pandang dan dirasakan, maka pihak dinas sosial Aceh kedepan dan mulai sekarang akan melakukan gotongroyong bersama untuk menjaga kebersihan untuk menuju sehat.

kalau lingkungan perkantoran dan kantor sudah bersih dan rapi maka disaat dilihat sudah enak dipandang dan timbul pikiran yang sehat nyaman disaat bekerja, apa yang dilakukan oleh Dinas Sosial Aceh terhadap gotong royong bersama atau Jumat bersih (10/10/2025 ) adalah untuk menjaga sehat bersama.

Karena seluruh penjabat dan staf semua mengikuti gotong royong tersebut itu menandakan bahwa mereka mulai menjalin kekompakan, hal ini menunjukan bahwa mereka satu komando,  dan ini langkah sehat yang sangat bagus. Apalagi kegiatan sehat ini melibatkan para remaja dari binaan dari rumah sejahtera jroeh na guna Banda Aceh.

Remaja ini adalah para peserta pelatihan barista angkatan 93 yang kini mendapatkan kesempatan mengikuti praktek ketrampilan tentang kopi saring mulai sejak pagi untuk peserta senam dan gotong royong.

Menurut sekretaris Dinas yang mewakili Plh Dinas sosial Aceh T.Chaidir menyebutkan, para remaja binaan yang ikut serta pada saat Jumat sehat, supaya mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam berinteraksi dengan masyarakat nantinya setelah selesai mengikuti berbagai pelatihan yang dibina oleh dinas sosial Aceh, dan ilmu yang mereka dapatkan selama ini bisa bermanfaat dan dapat dipergunakan menjadi sebagai modal awal dari pelatihan tersebut.

Sekretaris Dinas Sosial Aceh T.Chaidir mengatakan, kegiatan semacam ini sangat penting supaya para remaja binaan tidak canggung ketika kelak nanti terjun kelapangan kedunia kerja dan yang kami inginkan, sebut Chaidir.

“Mereka-mereka ini terbiasa dengan suasana kerja yang terbuka dan dinamis dan ini bagian dari pelatihan mental serta pembetukan sikap wirausaha nantinya kata Sekdis sosial Aceh, jadi kegiatan Jumat sehat rutin dilaksanakan mulai jam 7.30 WIB pagi diawali dengan senam jasmani bersama yang di pandu oleh instruktur setelah itu dilanjutkan dengan dapur umum dan membersihkan ruang kerja masing masing,untuk menuju Jumat sehat nyaman dalam beraktifitas.(ml)

Dinsos Aceh dan Sentral Darussa’adah Bahas Tentang Strategis Kesejahteraan serta Kunjungan ke Sekolah Rakyat

0

Plh Kadisos Aceh, Sekretaris serta kepala Darussa’adah Banda Aceh, Kamis (9/10/) 2025 tinjau Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di lingkungan sentra Darussa’adah setempat. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Aceh, Zulkarnain bersama Sekretaris Dinas dimaksud, T Chaidir melakukan pertemuan dengan kepala sentral Darussa’adah Banda Aceh, Susi Mulyati dan anggota.

“Dimana pertemuan tersebut dalam rangka membahas berbagai program yang menyangkut isu strategis tentang kesejahteraan dan kehidupan sosial, juga berbagai permasalahan tentang pelayanan kesejahteraan di Aceh, termasuk di Darussa’adah perlu penguatan dan kolaborasi denngan Dinsos Aceh dalam memberikan layanan sosial dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Dalam pertemuan itu juga bertempat di Gedung Darussa’adah tersebut, Kamis (09/10/2025). Plh Kadinsos Aceh, Zulkarnain mengatakan bahwa, pentingnya sinergi antar lintas lembaga dalam rangka untuk memastikan program sosial berjalan dengan efektif tepat sasaran, jadi kata Zulkarnain pelayanan sosial harus dikerjakan dengan semangat kolaboratif dan berorientasi pada kemanusiaan.

Maka kesenerguan antara Dinsos Aceh dengan sentra Darus’dah juga menjadi kunci dalam memperkuat perlindungan sosial di daerah.

Dalam pertemuan tersebut Plh Kadinsos dan Sekretaris bersama kepala Darussa’adah juga melakukan peninjauan ke Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di lingkungan sentra Darussa’adah setempat.

Dimana SR tersebut sekarang menjadi wadah pendidikan non formal bagi anak anak dari keluarga rentan sosial dan mereka tetap harus mendapat kesempatan belajar untuk berkembang.

Plh Kadis Zulkarnain juga dikesempatan tersebut langsung memotivasi serta menyemangati para siswa peserta didik, sembari berpesan agar tekun belajar juga harus percaya diri dalam menggapai cita-cita demi masa depan para siswa.

Kami mohon anak-anak kami tercinta teruslah belajar, kalian adalah para generasi harapan bangsa dan masa depan Aceh kedepan juga kami terus melakukan hal yang terbaik untuk lembaga sentra Darussa’adah.

“Apalagi ada harapan sangat besar dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf untuk memajukan pendidikan di Aceh secara cepat”, tutupnya. (rel/lem)

Tim Komisi Informasi Aceh Lakukan Visitasi Monev Keterbukaan Informasi Publik ke Sekretariat DPRA

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dari Komisi Informasi Aceh (KIA). Kunjungan Tim Monev KIA, Selasa (9/10) ini merupakan bagian dari tahapan visitasi dan presentasi terhadap badan publik yang berhasil lolos seleksi awal penilaian keterbukaan informasi.

Tim yang dipimpin langsung oleh Ketua KIA, Junaidi, bersama Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik M. Nasir, serta sejumlah tenaga ahli dan staf, disambut oleh jajaran Sekretariat DPRA yang dipimpin oleh Sekretaris DPRA, Khudri, S.Ag., M.A. di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRA.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretariat DPRA melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana, memaparkan berbagai inovasi dan strategi layanan informasi publik, baik dalam bentuk digital maupun non-digital, sebagai bagian dari komitmen mendukung transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Sekretaris DPRA, Khudri, S.Ag., M.A. menyampaikan bahwa Sekretariat DPRA terus memperkuat tata kelola informasi publik dengan mengedepankan prinsip transparansi, aksesibilitas, dan akuntabilitas. “Kami berupaya menghadirkan layanan informasi yang inklusif, cepat, dan mudah dijangkau, termasuk bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Beberapa inovasi yang menjadi sorotan antara lain:

  • Website resmi DPRA sebagai pusat informasi utama kegiatan legislatif dan produk hukum.
  • Aplikasi SIPeMAS untuk menampung aspirasi masyarakat secara daring.
  • Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) DPRA yang menyediakan akses publik terhadap produk hukum daerah.
  • Layanan non-digital seperti ruang informasi publik di lobi Sekretariat, fasilitas akses bagi penyandang disabilitas, hingga publikasi melalui media cetak dan kegiatan sosialisasi tatap muka.

Selain itu, Sekretariat DPRA juga tengah merancang strategi pengembangan tahun 2026 yang berfokus pada digitalisasi dokumen risalah paripurna, peningkatan penggunaan media audio visual untuk akses informasi yang lebih inklusif, serta penguatan infrastruktur teknologi informasi pendukung PPID.

Ketua KIA, Junaidi, dalam sambutannya mengapresiasi upaya Sekretariat DPRA yang terus berinovasi dan berkomitmen terhadap keterbukaan informasi publik. “Monev bukan sekadar penilaian, tetapi upaya bersama untuk memastikan badan publik benar-benar memberikan pelayanan informasi yang transparan, tepat waktu, dan akurat,” ujarnya.

Tahapan visitasi ini merupakan bagian dari proses penilaian Monev KIA Tahun 2025 terhadap 184 badan publik di Aceh, yang mencakup SKPA, pemerintah kabupaten/kota, BUMN/BUMD, lembaga nonstruktural, instansi vertikal, partai politik, dan perguruan tinggi negeri. Hasil akhir penilaian akan diumumkan pada Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Aceh pada November 2025 mendatang.(*)

Dinsos Aceh Gerak Cepat Membantu Nenek Nuzaimah Korban Kebakaran

0

MEDIANAD. COM, BANDA ACEH – Dinas sosial Aceh gerak cepat dalam rangka masa panik membantu korban musibah kebakaran yang di alami oleh nenek Nuzaimah di gampong lam jamee dayah kecamatan simpang tiga Aceh besar.

Bantuan masa panik dari pemerintah Aceh tersebut yang diserahkan oleh Sekdis Dinas Sosial Aceh T. Chaidir mewakili Kadis Sosial Aceh Senin 6/10/2025.

T. Chaidir saat menyerahkan bantuan masa panik tersebut kepada nenek Nuzaimah (80) menyebutkan, bantuan yang diberikan oleh pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial yaitu pakaian dewasa pakaian untuk anak-anak, selimut, serta makanan siap saji dan kebutuhan lainnya yang mendesak.

Ini merupakan kepedulian Pemerintah Aceh terhadap warga yang terkena musibah baik itu musibah kebakaran atau musibah lainnya dan ini gerakan cepat yang dilakukan oleh Dinas Sosial Aceh untuk membatu warga yang mengalami bencana musibah kebakaran.

Gerakan cepat ini adalah arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh agar pemerintah senantiasa mengutamakan kepedulian kepentingan masyarakat yang mengalami tertimpa musibah bencana,dalam situasi darurat seperti terjadinya musibah kebakaran.

Saat menyerahkan bantuan masa panik juga turut dihadiri anggota DPRA dari fraksi Golkar ( komisi tujuh ) DPR Aceh serta tim Perlindungan Sosial Bencana Alam ( PSKBA), Sekdis sosial Aceh Chaidir mengajak mitra kerjanya Dinas Sosial Kabupaten/ Kota untuk sama sama bergerak cepat memberikan dukungan moral dan material bagi warga korban musibah bencana kebakaran dan bencana alam lainnya agar mereka yang mengalami musibah cepat pulih dari trauma pasca bencana, seperti bencana kebakaran yang terjadi pada Minggu (5/10/2025).

Kebakaran menghanguskan rumah semi permanen milik nenek Nuzaimah di desa Lam Jamee Dayah dan dengan musibah tersebut tiga kepala keluarga serta tujuh anggota keluarga kehilangan tempat tinggal dan material lainnya.(ml)

Bank Aceh dan BSI Harus jadi Pondasi dan Pilar Ekonomi Aceh

0

Gubernur Aceh dan Tgk Agus Abuya Amran 

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Ekonomi masyarakat di Aceh hari ini masih sangat bergantung pada APBA Aceh, sementara PAD dan penyerapan anggaran belum stabil.

Namun sebenarnya di Aceh sumber pendapatannya sangat banyak, namun tidak berkembang dan stabil, banyak pengusaha mengeluh dan bahkan menjerit, karrna daya saing dan beberapa sektor tidak memiliki pembeli yang pasti.

Di Aceh mempunyai beberapa sektor ekonomi, pertanian, perikanan, pertambangan rakyat dan lain-lain, bahkan UMKM yang sedang berkembang sangat banyak,
Namun yang menjadi kendala adalah kita mempunyai Bank aceh yang setiap tahun di suntik anggaran yang besar, namun kurang mampu menterjemahkan kebutuhan masyarakat dalam menumbuhkan sektor ekonomi, kurangnya kepercayaan dan sosialisasi dari lembaga keuangan dan perbankan serta pemerintah menjadi satu alasan dan minimnya sinergi dalam berkolabarasi.

Seharusnya Bank Aceh dan Bank Syariah  Islam (BSI) harus bersinergi dengan Visi misi gubernur sekarang,  “meningkatkan perekonomian Aceh dengan menjadikan Bank Aceh dan BSI sebagai Bank Devisa” yang mampu menterjemahkan kebutuhan Pemerintah Aceh dalam menggait investor dari luar, serta mampu menterjemahkan kebutuhan masyarakat dalam meningkat produksi di sektor ekonomi mereka mulai dari pengusaha besar sampai ke umkm kecil harus dibantu” Tgk Agus Abuya Amran menyatakan saat dalam diskusi di ‘ekonomi pres Unsyiah’.(tim)

Dayah MUQ Pagar Air Aceh Gelar MUQAS, “Berlangsung Selama 4 Hari”

0

Foto bersama usai SERIMONI pembukaan kegiatan MUQAS IX tahun 2025  Sabtu (04/10) di halaman utama komplek lembaga pendidikan dimaksud. (foto/istimewa)

DAYAH MUQ Pagar Air Aceh, Gelar Musabaqah Akhir Sanah (MUQAS) IX tahun 2025 dan berlangsung di Halaman Utama Komplek lembaga pendidikan setempat, 4-8 Oktober 2025

Kegiatan MUQAS dimaksud, “ajang perlombaan tahunan terbesar yang diselenggarakan oleh Dayah MUQ Pagar Air da pelaksanaan tahun ini, MUQAS IX kembali menghadirkan kompetisi yang terbagi dalam dua tingkat, yakni tingkat internal dan eksternal”.

Masing-masing peserta tingkat internal terdiri dari seluruh santriwan dan santriwati Dayah MUQ Pagar Air.
Sedangjan tingkat eksternal diikuti oleh sejumlah pesantren dan sekolah dari wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, hingga daerah-daerah lain di Provinsi Aceh, ujar Wakil Kepala Bidang Humas MAS tersebut, Khawaled, S.Pdi, lewat siaran Pers yang diterima awak Media, Sabtu malam.

Sementara itu, Ketua Panitia MUQAS IX Fadhul Bashair menyampaikan, rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh panitia atas kerja keras yang telah dilakukan demi menpayukseskan kegiatan ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para donatur yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil, sehingga MUQAS tahun ini dapat kembali terlaksana.

Rais ‘Am Dayah MUQ Pagar Air, melalui Wakil Rais ‘AmBidang Akademik, Ust. Zainuddin Arif, S.Pd, juga turut menyampaikan apresiasi kepada panitia. Ia berharap kegiatan seperti MUQAS dapat menjadi wadah untuk melatih keberanian dan kemampuan santri dalam berbagai bidang keilmuan dan seni.“

Mudah-mudahan anak-anak kita melalui event seperti ini dapat memiliki wawasan yang luas serta mental yang kuat, sehingga terbiasa untuk tampil di berbagai ajang ke depannya,” ujarnya.

MUQAS IX Tahun 2025 yang diselenggarakan pada 4–8 Oktober ini mengusung tema: “Dari Penaklukan Menuju Pencerahan: Anb bdg-Qur’an sebagai Cahaya Kehidupan.” Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, yang diwakili oleh Sufriyadi, ST selaku Kepala UPTD Dayah Perbatasan dan MUQ Pagar Air Aceh.

Dalam sambutannya, Sufriyadi menyampaikan apresiasi atas konsistensi Dayah MUQ Pagar Air dalam menyelenggarakan kegiatan positif seperti MUQAS.

“Kami sangat mengapresiasi peran Dayah dalam membina generasi muda. Semoga kegiatan ini mampu melahirkan generasi cemerlang yang berakhlak mulia. Kami juga berharap MUQAS IX tahun ini berjalan lancar dan sukses,” tuturnya.

Yang juga dalam serimoni pembukaan kegiatan tersebut, turut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Kapolsek, Danramil, dan Camat Kecamatan Ingin Jaya, Kepala Dinas Pendidikan, Kakan Kemenag Aceh Besar dan Banda Aceh, para keuchik di lingkungan Dayah MUQ, Dewan Pembina, Pengurus Dayah, kepala MA dan MTs MUQ serta para tamu undangan lainnya_(**)

Kebakaran di Gampong Pantee Rawa, Wabup Syukri A Jalil Serahkan Bantuan Masa Panik

0

Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri A Jalil, menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Gampong Pantee Rawa, Kecamatan Sukamakmur, Minggu (28/09/2025) sore. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR: Wakil Bupati (Wabup) Aceh Besar, Syukri A Jalil bersama Kalaksa BPBD Ridwan Jamil S.Sos MSi, Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Aulia Rahman, SSTP, MSi dan Camat Sukamakmur Azhari SH MSi, Senin (28/09) sore serahkan bantuan masa panik secara

langsung kepada keluarga korban kebakaran Gampong Pantee Rawa, Kecamatan Sukamakmur.
Yang juga dikesempatan tersebut, Wabup Drs Syukri A Jalil mengungkapkan, atas nama Pemerintah Aceh Besar menyampaikan duka yang mendalam, namun kita yang mengalami musibah, naas dan cobaan dari sang mahakuasa Allah SWT untuk selalu bersabar, sekaligus cobaan tersebut diharapkan dapat menjadi semakin mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. “Semua ini merupakan kehendak Allah Yang Maha Kuasa, ini adalah cobaan yang tidak akan diberikan kepada yang tidak mampu bersabar.

Wabup juga meminta agar bantuan masa panik yang diberikan agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk keperluan sehari-hari keluarga. “Ini ada bantuan sekedar yang pemerintah berikan pada masa panik, semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Wabup Syukri juga menyampaikan, agar masyarakat Aceh Besar tetap waspada terhadap ancaman bencana yang bisa datang kapan saja dan menimpa siapa saja. “Maka, dari itu, kami harap masyarakat tetap waspada terhadap ancaman bencana yang akan terjadi,” pintanya.

Kebakaran terjadi pada pukul 10.30 WIB jelang siang tadi. Sedikitnya lima rumah yang berkonstruksi semi permanen dan kayu di area padat penduduk, ludes dilalap api. Pada saat kejadian pemilik rumah sedang menjalankan aktivitas sehari hari baik ke sawah maupun ke kebun sehingga harta benda milik korban tak ada yang berhasil diselamatkan. Ini

Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil S.Sos MSi mengatakan Damkar BPBD Aceh Besar menerima informasi pada pukul 10.57 WIB, tujuh unit armada segera dikerahkan dalam upaya penanganan kebakaran tersebut yang didatangkan dari Pos Induk Sibreh. “Alhamdulillah berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa, dan tenda darurat juga telah didirikan untuk membantu para korban,” ujarnya.

Keuchik Pante Rawa Basrizar mengucapkan terima kasih atas gerak cepat tim Pemadam Kebakaran yang telah bekerja dengan baik, sehingga api cepat segera dipadamkan dan tidak berimbas ke rumah lainnya.

“Terima kasih juga kepada Pemerintah Aceh Besar yang telah menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Pante Rawa ini,” demikian Keuchik Basrizar.(**)

 

Cek Mada: Gapembi Aceh Dukung Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Makanan Olahan Pabrik

0

Ketua Gapembi Muhammad Mada

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gabungan Pengusaha Dapur Makan Bergizi (Gapembi) Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menekankan pelarangan penggunaan makanan ultra-processed food (UPF) atau makanan olahan pabrik.

Ketua Gapembi Aceh, Muhammad Mada atau yang akrab disapa Cek Mada, mengatakan kebijakan ini merupakan langkah positif, khususnya bagi pelaku usaha lokal di Aceh.

Pemerintah dalam hal ini mendorong keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pemasok utama bahan makanan bergizi untuk program tersebut.

“Program MBG yang dikucurkan pemerintah sangat baik dan memberikan banyak manfaat, khususnya bagi pengusaha lokal. Selain itu, perputaran ekonomi di pasar-pasar juga semakin hidup,” ujar Cek Mada kepada media, Minggu (29/9/2025).

Ia menambahkan, program ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja baru di sejumlah dapur yang telah disiapkan untuk mendukung program tersebut.

“Program ini berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi yang subur, serta menyerap tenaga kerja baru. Ini hal yang sangat positif,” katanya.

Cek Mada juga menegaskan bahwa penggunaan bahan makanan dari produk lokal UMKM akan semakin memperkuat posisi mereka di pasar.

“Tentu ini akan memberikan efek berganda. UMKM lokal akan lebih berkembang, dan produk makanan lokal bergizi akan lebih mendominasi pasar,” tambahnya.

Menurutnya, kehadiran MBG membuktikan bahwa produk pangan lokal mampu memenuhi standar gizi yang dibutuhkan masyarakat.

“Ini menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki kandungan nutrisi yang memadai dan layak untuk dikonsumsi dalam program nasional,” tutupnya.(*/ml)

Sekda Aceh M.Nasir Melakukan Pendatanganan Perjanjian Kerja Sama Layanan Ensesial Pengembangan Anak Usia Dini

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM – Pemerintah Aceh saat ini sedang melakukan strategi untuk pengembangan pendidikan mulai dari usia dini serta komitmen wajib belajar 13 tahun termasuk satu tahun pra sekolah dalam rangka tercapainya layanan PAUD yang bermutu untuk anak didik.

Hal ini dikatakan sekretaris daerah Aceh M. Nasir pada saat Penandatanganan perjanjian kerja sama layanan Ensesial untuk pengembangan anak usia dini habistik integratif serta komitmen wajib belajar 13 tahun di pendopo gubernur Aceh (26/9/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah Aceh dengan bunda PAUD aceh tentang implementasi program wajib belajar 13 tahun dalam rangka tercapainya layanan paud bermutu ini juga merupakan salah satu program strategis pemerintah Aceh Aceh untuk memperkuat sistem pendidikan mulai sejak usia dini hingga sampai jenjang menengah gubernur Aceh dalam sambutannya yang dibacakan oleh sekretaris daerah Aceh.

M.Nasir mengatakan bahwa wajib belajar 13 tahun itu bukanlah kegiatan serimonial melainkan bentuk tekat bersama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas karena pendidikan merupakan investasi yang sangat berharga yang mampu memutuskan rantai kemiskinan melalui pendidikan generasi Aceh bisa keluar dari lingkaran kemiskinan ini adalah salah satu program penting dalam melahirkan generasi emas di tahun 2045 nanti.

Maka dalam hal ini pemerintah Aceh mengajak pemerintah kabupaten kota se Aceh serta jajarannya dan pemangku kepentingan untuk menjadikan pendidikan anak usia dini hingga menengah sebagai prioritas utama. Acara penandatangan ini disaksikan langsung oleh bunda PAUD Aceh Marlina Muzakir Manaf juga disaksikan secara virtual oleh direktur PAUD kemendikdasmen RI juga disaksikan oleh seluruh bupati / wali kota se Aceh.(*/ml)

Dinas Kelautan dan perikanan Aceh menyerahkan bantuan ikan tuna dan udang sebanyak 1,5 ton untuk 800 penerima manfaat di Subulussalam

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Dinas Kelautan dan perikanan Aceh menyerahkan bantuan ikan tuna dan udang sebanyak 1,5 ton untuk 800 penerima manfaat di Subulussalam.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kabid budidaya tambak DKP Aceh Abdussyakur diterima langsung oleh sekretaris daerah kota Subulussalam Sairu,SAg, pada Selasa (23/9/2025).

Pemberian bantuan ini dalam rangka meningkatkan gizi bagi ibu hamil dan balita serta ibu menyusui, kata abdussyakur disela-sela penyerahan bantuan ikan tuna dan udang segar.

Bantuan ini dalam rangka untuk kampanye gerakan masyarakat gema makan ikan segar karena ikan segar mengandung sumber protein, dan sangat cocok untuk ibu hamil ibu menyusui serta untuk pertumbuhan balita dan ini untuk mencegah stunting di Aceh yang digagaskan oleh ketua forum peningkatan konsumsi ikan nasional (Forikan) Aceh Marlina Usman.

Abdussyakur menekankan bahwa pentingnya membiasakan membiasakan mengkonsumsi makan ikan mulai sejak dini dari mulai masa kehamilan agar nanti anak anak tumbuh sehat dan cerdas penyaluran ini tidak hanya untuk mencegah stuting, namun juga untuk membantu mengendalikan implansi pangan di kota Subulussalam bantuan ini tidak hanya meningkatkan konsumsi ikan segar dikalangan masyarakat tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang melalui makan ikan segar sebagai sumber protein utama untuk menciptakan generasi Aceh yang cerdas.(ml)

Popular Posts

My Favorites

Dugaan Mark Up Dana Desa Putri Betung, Dua LSM Desak APH...

0
MEDIANAD.COM, GAYO LUES – Dua LSM lokal, LSM LP-KPK yang diketuai Ahmad Yani dan LSM FMPK yang dipimpin Syafaruddin Telfie, mendesak Aparat Penegak Hukum...