Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 16
Berita Pemerintahan

Kejari Sabang dan BPKS Bahas Program Kerja

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang menggelar pertemuan silaturahmi dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) di Kantor BPKS Sabang.

Pertemuan yang dilakukan pada hari Kamis 11 September 2025 berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antarlembaga sekaligus membahas rencana strategis bagi peningkatan pelayanan publik di bidang penegakan hukum di Kota Sabang.

Salah satu pokok pembahasan yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah pemaparan program kerja Kejari Sabang, termasuk rencana pembangunan gedung kantor baru Kejari Sabang.

Kepala Kejaksaan Negeri Sabang, Milono Raharjo, SH., MH., menyampaikan seiring meningkatnya tuntutan pelayanan hukum yang lebih cepat, transparan, dan profesional, keberadaan kantor yang representatif menjadi kebutuhan mendesak, sedangkan bangunan kantor yang ada saat ini sudah tidak lagi memadai untuk mendukung aktivitas dan kebutuhan pelayanan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan hukum yang optimal bagi masyarakat Sabang. Untuk itu, sarana dan prasarana yang memadai, termasuk bangunan kantor yang lebih luas dan layak, sangat dibutuhkan,” ujar Kajari Sabang, Milono Raharjo, SH., MH., Kamis 11 September 2025 di Ruang Rapat BPKS.

Menyambut pemaparan ini, Wakil Kepala BPKS Teuku Hendra Budiansyah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Kejari Sabang.

“BPKS siap memberikan dukungan, termasuk dalam hal penyediaan lahan bagi pembangunan kantor baru Kejaksaan Negeri Sabang. Kami memahami pentingnya peran kejaksaan dalam menjaga supremasi hukum di daerah ini, dan BPKS siap bersinergi untuk mendukung hal tersebut,” tegasnya.

Pertemuan ini diwarnai dengan diskusi hangat seputar potensi kolaborasi lain antara BPKS dan Kejari Sabang dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang yang menjadi prioritas strategis pemerintah.

Dukungan infrastruktur hukum yang kuat diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif, sejalan dengan misi BPKS dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain Wakil Kepala BPKS, hadir pula sejumlah pejabat BPKS lainnya, antara lain Deputi Pengawasan Ridha Amri, Inspektur BPKS Linda Bisyerka, Direktur Aset Audy Julindra, Kepala Biro Keuangan Bustami, serta Kabag Akuntansi Mustakir. Dari pihak Kejaksaan Negeri Sabang, turut hadir Kasubagbin Kejari Sabang Anwar, SH., serta Kasubsi Penindakan dan Operasi Kejari Sabang Fajar Qadri, SH.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi demi kemajuan Sabang, baik dari sisi pembangunan fisik maupun penegakan hukum. Dengan adanya dukungan BPKS, diharapkan rencana pembangunan kantor baru Kejari Sabang dapat segera terealisasi sehingga pelayanan hukum bagi masyarakat dapat ditingkatkan secara signifikan.(man)

BPKS dan ASDP Sepakat Kerja Sama di Pelabuhan Penyeberangan Balohan

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) bersama PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry resmi menyepakati kerja sama pemanfaatan layanan di Pelabuhan Penyeberangan BPKS Balohan, Sabang, Jumat, 29 Agustus 2025.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) tentang pemanfaatan produk serta jasa layanan penyeberangan dan pelabuhan. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnaen, dan Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo.

Ruang lingkup MoU meliputi pemanfaatan layanan penyeberangan dan pelabuhan, digitalisasi jasa penyeberangan, penguatan operasional dan pelayanan, hingga integrasi sistem pembayaran jasa penyeberangan.

Hadir dari pihak BPKS, Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen, Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi Mustikal Syahputra, Kepala Unit Manajemen Pelabuhan Zulkarnaini, serta Koordinator Pelabuhan Penyeberangan BPKS Balohan, Fauzi Daud.

Sementara ASDP diwakili oleh Hayyatul Mardiah dan Baginda Alfarishi dari Kantor Pusat ASDP, serta Juliansyah (Manager Usaha dan Teknik ASDP Banda Aceh) dan Angga Pratama (Staf ASDP Banda Aceh).

Dalam pertemuan itu, Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen menegaskan tanggung jawabnya sebagai pengguna Barang Milik Negara (BMN) dalam mengelola aset negara.

Menurutnya, BPKS selaku penyelenggara pelabuhan memiliki kewajiban untuk meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Salah satu potensi yang harus dioptimalkan adalah penerapan Pas Penumpang.

“Pas Penumpang diharapkan mampu membiayai kebutuhan penting, termasuk peningkatan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa,” ujar Iskandar Zulkarnaen.

Senada, Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi BPKS, Mustikal Syahputra, menegaskan perlunya pembahasan lebih lanjut mengenai penerapan Pas Penumpang terintegrasi dengan tiket kapal ASDP. Hal itu, kata dia, merupakan bagian dari tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait potensi kerugian negara.

“Pemberlakuan Pas Penumpang terintegrasi dengan tiket kapal mendesak untuk segera dilakukan,” tegas Mustikal.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Unit Manajemen Pelabuhan BPKS, Zulkarnaini, dan Koordinator Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Fauzi Daud, yang berharap implementasi MoU dapat segera menyelesaikan berbagai persoalan teknis di lapangan.

Manager Usaha dan Teknik ASDP Banda Aceh, Juliansyah, menilai kerja sama ini akan segera memberikan manfaat signifikan.

“Pas Penumpang akan segera diberlakukan secara sistem terintegrasi sehingga berkontribusi maksimal pada pendapatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, integrasi sistem akan memudahkan kedua belah pihak sekaligus memperkuat akuntabilitas penerimaan PNBP agar tidak lagi menjadi temuan di kemudian hari.

Hal serupa disampaikan Baginda Alfarishi dari ASDP Pusat. Ia menyebut bahwa sistem serupa telah lebih dulu diterapkan di Pelabuhan Tanjung Siapi-Api yang dikelola penuh oleh ASDP sesuai standar operasional perusahaan. “Integrasi Pas Penumpang ini bisa segera kita terapkan,” tegasnya.

Di penghujung pertemuan, kerja sama BPKS dan ASDP Indonesia Ferry resmi dinyatakan sah dengan penandatanganan MoU oleh kedua belah pihak dan pertukaran dokumen dari ASDP yang diwakili oleh Hayyatul Mardiah dan BPKS oleh Iskandar Zulkarnaen.(*/man)

Ketua Forikan Aceh Marlina Usman Menyerahkan Bantuan Ikan Segar Untuk Masyarakat Aceh Tenggara

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM – Marlina Usman yang didampingi kadis kelautan dan perikanan Aceh Aliman menyerahkan ikan segar kepada masyarakat Aceh tenggara seba yak 5 ton, (27/8/2025).

Penyerahan ini dalam rangka mendukung program gerakan masyarakat makan ikan, penyerahan diserahkan secara simbolis kepada ketua Forikan Aceh tenggara Hj.Nurjannah fahkry juga turut disaksikan oleh Bupati Aceh tenggara serta jajaran SKPD Aceh tenggara.

Bantuan ini untuk sekitar 800 penerima manfaat di Aceh tenggara, dalam kesempatan penyerahan bantuan ikan segar tersebut Marlina Usman ( Marlina Muzakir Manaf) mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat supaya gemar makan ikan sebagai salah satu sumber protein sumber utama ,dan juga untuk mencegah stunting sekaligus untuk menambah energi dan gizi keluarga.

Ikan adalah sumber protein yang sangat mudah didapat dan juga mudah diolah, “mari kita mengkonsumsi ikan didalam rumah tangga supaya anak anak kita cerdas dan sehat”.

Marlina berharap supaya kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan penting kandungan gizi pada ikan, istri Gubernur Aceh Marlina Usman juga meninjau dapur tempat olahan ikan di lakosi tempat acara penyerahan ikan.(ml)

Marlina Muzakir Manaf menyerahkan 8,1 ton ikan segar di Aceh Tengah dan Bener Meriah 

0

MEDIANAD.COM, ACEH TENGAH -Untuk mencegah stunting Ketua Forikanaceh Marlina Usman atau Marlina muzakir Manaf yang didampingi oleh kadis kelautan nldan perikanan Aceh Aceh haliman. Penyerahan ini dalam rangka dalam rangka mendukung program gerakan masyarakat makan ikan segar, penyerahan berlangsung didesa kenawat kecamatan laut tawar Aceh Tengah di saksikan langsung oleh Bupati Aceh Tengah (25/8/2025).

Dalam acara penyerahan ikan tersebut Marlina mengatakan bahwa pentingnya masyarakat membiasakan mengkonsumsi makan ikan semenjak usia dini lebih baik lagi, para ibu-ibu Itu menkomsumsi ikan segar semenjak mulai hamil supaya anak-anak nanti tumbuh segar dan sehat cerdas dalam rangka menyongsong menuju Indonesia emas.

Di tahun 2045 nanti marlina juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memberikan ikan segar pada anak-anaknya untuk tumbuh dan sehat juga cerdas .bila anak anak sudah berusia 4 tahun itu harus di antar langsung ke sekolah di PAUD jadi untuk Aceh Tengah dan bener meriah ini bantuan yang terbanyak tahun ini sampai 80,1 ton ikan segar dan bantuan ini tidak hanya di fokuskan pada program stunting saja.

Namun juga membantu mengendalikan inflasi program pangan di dua kabupaten tersebut yaitu bener meriah dan kabupaten Aceh Tengah bantuan ini melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh yang diserahkan kepada masyarakat di wilayah tengah dengan jumlah 1310 jiwa penerima manfaat.

Jadi bantuan ini juga tidak hanya mekonsumsi di masyarakat tetapi juga menumbuhkan kesadaran kesadaran bersama untuk penumbuhan gizi yang seimbang karena pada ikan banyak mengandung protein kata Marlina Usman.(ml)

Badan Kesbangpol Bireuen Gelar Sosialisasi Undang-Undang Orkesmas

0

MEDIANAD.COM, BIREUEN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bireuen, menggelar Sosialisasi tentang “Regulasi Undang-undang Orkemas” yang berlangsung di Wisma Bireuen Jaya, Selasa (26/8/2025).

Acara yang di ikuti sejumlah 70 orang pengurus organisasi masyarakat (Ormas) dan tamu undangan mengulas tentang regulasi Undang-undang Orkemas untuk membangun generasi yang berintegritas tersebut, menghadirkan narasumber, salah seorang dosen UNIKI Bireuen, Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M, CRP, CFRM.

Plt, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bireuen, Mulyadi, SH., M.M menyatakan dengan peran serta Ormas, kita bisa harapkan aspirasi masyarakat akar rumput dapat diwujudkan. Seperti LPM, kelompok tani, dan lain-lain. Peran tersebut, membantu dan memastikan kebutuhan masyarakat lokal menjadi pertimbangan utama dalam perencanaan pembangunan, sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif, partisipatif, dan akuntabel, serta mendukung pembangunan berbasis komunitas.

Dr. Kamaruddin yang mengangkat judul presentasinya “Kolaborasi Ormas dan Akademisi sebagai Energi Positif Pembangunan”, menyatakan bahwa pembangunan daerah dan nasional memerlukan sinergi multi pihak. Karena Ormas dan akademisi memiliki peran strategis dalam membentuk opini, solusi, dan tindakan sosial, sebut Wakil Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia ini.

Kita berharap baik Organisasi masyarakat dan para dosen dan sivitas akademika di kampus dapat berkolaborasi membangun daerah dan membantu pemerintah daerah. Dengan kontribusi gagasan yang berilyan dan terkini mempercepat proses kebijakan di daerah.

Namun, masih banyak tantangan dari kolaborasi ini. Seperti perbedaan internal dari budaya organisasi, minimnya komunikasi berkelanjutan, dan mungkin masih adanya ego sektoral atau birokratis, juga keterbatasan dana dan dukungan kebijakan, tutupnya.(Win)

Muzakir Manaf Menerima Penghargaan keberhasilan program perumahan dari Kementerian perumahan dan kawasan pemukiman

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf Menerima penghargaan atas keberhasilan program pembangunan rumah di provinsi Aceh dari kementerian perumahan dan kawasan pemukiman pada acara peringatan hari perumahan nasional tahun 2025.

Acara penyerahan penghargaan tersebut berlangsung diruang kementerian PKP, MH ,Tamrin Menteng Jakarta pusat pada Senin (25 /8/2025).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi komitmen dan keberhasilan pemerintah Aceh dalam program pembangunan perumahan yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat .kementerian perumahan dan kawasan pemukiman telah menilai langkah strategis yang dijalankan oleh gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam menata kawasan pemukiman serta menyediakan rumah layak huni yang telah memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Aceh.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf pada media menyampaikan, rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat dan kita berkomitmen untuk terus meningkatkan keberlanjutan pembangunan perumahan yang inklusif.

Penghargaan tersebut merupakan motivasi bagi kami untuk mempercepat pembangunan perumahan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar namun juga harus mendukung kebutuhan hidup masyarakat Aceh kata Muzakir Manaf yang didampingi oleh kadis PKP Aceh Dr.T Aznal Zahri.

Hari perumahan nasional yang dilaksakan setiap tahun merupakan momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama sama mengakselerasi penyediaan rumah yang layak huni dan terjangkau seluruh Indonesia dan ini menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memprogramkan serta mengembangkan inovasi kebijakan pembangunan perumahan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat .(ml)

M.Nasir Sekda Aceh Realisasi APBA Belum Suai Harapan Target

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH- Sekretariat Aceh M.Nasir meminta kepada seluruh perangkat kerja Aceh untuk mengejar realisasi penggunaan anggaran pembangunan Aceh semaksimal mungkin dan juga targetnya harus tercapai.

“Apalagi saat ini kita sedang memperjuangkan perpanjangan tambahan dana Otsus menjadi 2,5 persen”, kata M.Nasil pada apel pagi hari Senin 25 Agustus 2025 dihalaman sekretarian kantor gubernur Aceh.

KK

Pada saat apel, sekda mengingatkan pada aparatur sipil negara menyangkut tentang realisasi dana APBA tahun 2025, “sampai saat ini belum tercapai seperti harapan yang kita inginkan, maka harus ada upaya dan ini perlu upaya kerja keras kita bersama untuk mengejar caipan hasil yang maksimal maka kepada terutama SKPA untuk bekerja keras, sehingga target yang kita inginkan 97,6 persen tahun 2025 dapat tercapai”.

Secara khusus sekda Aceh meminta kepada kepala SKPA dan jajarannya dan badan pengelola keuangan Aceh untuk mengkoordinir para seluruh SKPA untuk mempercepat realisasi anggaran jadi kita harus mampu merealisasi anggaran semaksimal mungkin.

Karena kata Nasir, kinerja pemerintah Aceh dalam merealisasikan anggaran akan menjadi salah satu pertimbangan penting pemerintah pusat untuk mewujudkan perpanjangan juga untuk penambahan dana Otsus untuk Aceh.

“Kita harus bahu membahu untuk menyakinkan pemerintah pusat yaitu kita sanggup menjalankan amanah dan tugas ini”, kata M.Nasir.

Dan kita meminta pada seluruh ASN untuk terus meningkatkan kedisiplinan saat bekerja sebab disiplin adalah sangat menentukan hasil dari kita bekerja serta tugas yang telah diamanahkan juga yang telah diembankan pada kita .Tampa kedisiplinan takkanlah mungkin bisa berhasil(ml)

Hari ini, Brigjen Marzuki Ali Basyah Pimpin Apel Perdana, Fokus pada Kebersamaan dan Profesionalisme

0

Kapolda Aceh, Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah saat pimpin Apel Perdana di Lapangan Polda Aceh.

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH -Kapolda Aceh, Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah, memimpin apel perdana usai resmi menjabat di Lapangan Apel Polda Aceh, Senin, 25 Agustus 2025. Dia meminta personel tertawa dan berteriak sebagai peregangan untuk membakar semangat serta melepas beban sebelum bekerja melayani masyarakat.

“Alhamdulillah kita semua dapat melaksanakan apel pagi ini dalam keadaan sehat wal afiat. Tujuan dari teriak dan tertawa adalah agar terpacu semangat dan sebagai peregangan. Selain itu juga agar terlepas beban sebelum bekerja melayani masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 25 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu, Marzuki menjelaskan makna tertawa dan menangis. Dia menyebut doa orang sedih lebih mustajab sehingga dia mengingatkan anggotanya agar tidak menzalimi atau membuat masyarakat bersedih.

Apel ini juga menjadi ajang perkenalan dan penyampaian arahan kebijakan Kapolda kepada seluruh jajaran. Dalam arahannya, Abituren Akabri 1991 itu menegaskan pentingnya soliditas, dedikasi, dan semangat baru di Polda Aceh serta mengajak personel bekerja dengan hati, mengutamakan masyarakat, dan menjaga kehormatan Polri.

“Sebagai keluarga besar Polda Aceh, mari kita perkuat kebersamaan dan kekompakan. Saya berharap kita semua hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegas Brigjen Marzuki.

Marzuki mengajak personel Polda Aceh memperkuat kebersamaan dan kompak dalam menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kapolda mengingatkan tantangan kepolisian semakin kompleks, mulai dari ketahanan pangan, pemberantasan narkoba, keamanan investor, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Dia juga menekankan pentingnya sinergi Polri dengan pemerintah, tokoh agama, masyarakat, dan elemen bangsa untuk mencapai keberhasilan bersama.

Terakhir, Marzuki mengapresiasi personel dan panitia lepas sambut, berharap amal baik mendapat balasan Allah, serta menyatakan apel perdana sebagai awal kebersamaan menjaga keamanan Aceh.[]

Kapolda Aceh Yang Baru Brigjen Marzuki Ali Basyah Silaturrah Dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf

0


MEDIANAD.COM, BANDA ACEH  : Kapolda Aceh Brigjen Marzuki Ali Basyah melakukan silaturrahmi dengan gubernur Aceh Muzakir Manaf di pendopo gubernur, saat tiba di meulingoe Kapolda Aceh yang baru langsung diterima oleh Mualem (Muzakir Manaf).

Keduanya saling hormat saat bersalaman, dalam pertemuan silaturrahmi mualem yang didampingi istrinya Merlina Usman,juga Kapolda Aceh Marzuki didampingi istrinya Irawati Marzuki.

Acara silaturahmi tersebut berlangsung hangat dan ini sebagai kunjungan perdana Brigjen Marzuki setelah dilantik menjadi Kapolda Aceh. Dalam agenda silaturrahmi itu juga keduanya membahas tentang program program dan kerja sama.

Kapolda Aceh Brigjen Marzuki menyampaikan pada gubernur Aceh yaitu kami sebagai orang baru di Polda Aceh untuk datang bersilaturrahmi dengan pimpinan daerah sekaligus membicarakan tentang berbagai program pembangunan baik itu program pembangunan Polda Aceh maupun pembangunan kesejahteraan serta kemajuan provinsi Aceh kedepan juga menciptakan kedamaian dan keamanan Aceh.

Jadi keamanan adalah prioritas utama supaya ketahanan pangan dapat berjalan lancar dan kami mengharapkan pada bapak gubernur untuk dapat membatu kami berkolaborasi dalam menyukseskan program bapak presiden RI sehingga program ketahanan pangan dapat terwujud dan sukses.

Dan saat ini kata Marzuki, keamanan Aceh saat ini sangat konduksif sejumlah kegiatan besar dapat terlaksana tanpa hambatan juga dukungan masyarakat menjadi kunci sukses pengamanan diberbagai daerah di Aceh Tampa ada dukungan masyarakat kami juga tidak bisa bekerja maka dungan masyarakat.

Kapolda Aceh Brigjen Marzuki mengharapkan dukungan dan kerja sama untuk menuju Aceh sejahtera. Mari kita menggaai kesuksesan Aceh untuk lebih maju dan terkenal, kita juga bergerak dengan motto kami Polda neutuah menuju Aceh Meusyeuhu dan lebih maju kedepan.

Gubernur Aceh Mualem juga mengucapkan terima kasih atas kunjungannya, Mualem mengatakan kami pemerintah Aceh siap mendukung berbagai program Polda Aceh kedepan dalam upaya menciptakan keamanan dan memperkuat pembangunan daerah.

“kami juga berharap kata Mualem, dengan adanya sinergi yang baik antara pemerintah Aceh dan kepolisian, maka Aceh semakin konduksif maka rakyat Aceh bisa beraktifitas dengan aman dan nyaman kata Mualem.(ml)

Gedung Utama MTQ Provinsi Di Pijay Hampir Selesai, Sekda Aceh Sambut Baik Kinerja Pemerintah Pijay

0

MEDIANAD.COM, PIDIE JAYA. : Pembangunan gedung utama MTQ provinsi tahun2025 di kabupaten Pidie jaya hampir rampung sudah mencapai 90 persen lebih, dan ini adalah capai kinerja yang sangat bagus dan serius pemerintah Pidie jaya dalam melakukan kegiatan pembangunan gedung utama kegiatan MTQ tingkat provinsi.

Sekretaris Pemerintah Aceh M.Nadir belum lama ini melakukan peninjauan langsung kelokasi arena MTQ yang berlokasi di dekat perkantoran pemerintah Pijay.

Didalam kunjungan sekda Aceh yang juga didampingi langsung oleh Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi beserta perangkat SKPD lainnya pada jumat (22/8/2025). Sekda Aceh M. Nasir sangat gembira dan puas atas kinerja pemerintah Pijay atas kinerja yang cepat dan tepat waktu.

Sekda Aceh juga melakukan terhadap pembangunan pendukung lainnya rumah rumah tempat penginapan peserta kafilah termasuk hotel yang ada.

“Jadi kita menginginkan semua fasilitas pendukung selesai satu bulan sebelum acara pembukaan karena kalau kita lihat memang tidak ada keraguan lagi semua fasilitas hampir rampung ini adalah bukti nyata. Pemerintah Pijay sangat luar biasa dalam mengejar target tidak sia-sia juga tidak ada hambatan apapun malah hari ini pekerjaan pembangunan sudah mencapai 90 persen”, kata M.Nasir.

Bupati Pijay Sibral Malasyi disela-sela mendampingi sekda Aceh pada media menyebutkan bahwa semua persiapan untuk acara MTQ tingkat provinsi ke 35 tahun ini di Pidie jaya sudah hampir selesai dan akan tercapai sesuai dengan rencana juga tidak ada hambatan apapun kami sebagai tuan rumah sudah tentu akan bekerja semaksimal mungkin sampai hari pembukaan nanti.

“Dan ini juga berkat kekompakan semua para SKPD di kabupaten Pijay yang kerja kompak untuk mencapai target dan selalu kita melakukan pengawasan kontrol terhadap seluruh baik itu pembangunan gedung utama maupun fasilitas pendukung lainnya yang intinya adalah kita sudah sangat sangat siap, jadi untuk menyukseskan MTQ ke 35 tingkat provinsi ini”.

Maka kami juga meminta pada pemerintah provinsi untuk selalu melakukan peninjauan kelokasi persiapan arena MTQ siapa tahu ada kekurangan dan hambatan supaya penyelesaiannya tidak terhenti. Jadi kabupaten Pidie jaya sampai saat ini belum ada kekurangan malah kegiatan penyelesaian terus dikerjakan dengan sebaik mungkin malah hampir mencapai 100 persen”, tutup Bupati Pijay.(ml)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Monitor Kegiatan Posyandu Balita di Gampong Paya Seunara

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 03 Gampong Paya Seunara, Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Basuki, melaksanakan pemantauan kegiatan Posyandu Balita di Jurong Blanggarut, Gampong Paya...