Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 16
Berita Pemerintahan

Tiba di Banda Aceh, Mualem Langsung Bekerja Hingga Larut Malam

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH  – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, tiba kembali di Banda Aceh usai menjalani medical check up dari luar negeri, pada Kamis (15/5/2025).

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, mengatakan,  Gubernur Muzakir Manaf berada dalam kondisi sehat dan bugar.

“Alhamdulillah Pak Gubernur kondisinya sehat dan langsung bekerja hingga larut malam pada hari pertama kembali ke Banda Aceh,” kata Akkar.

Akkar mengatakan, berbagai dokumen penting yang sudah disiapkan langsung diselesaikan Gubernur dengan cepat dan tepat.

Proses disposisi dan penandatanganan dokumen itu berlangsung di ruang kerjanya di Pendopo Gubernur Aceh. Ia didampingi oleh Plt Sekda Aceh M Nasir.

Sebelumnya diberitakan, pada Rabu (14/5/2025) seluruh tahapan medical check up Gubernur Muzakir Manaf dinyatakan dokter telah selesai dan kembali pulang melalui Bandara Kualanamu Sumatera Utara. Dan melanjutkan perjalanan ke Aceh lewat jalur darat.(*)

Wakil gubernur Fadhlullah Buka Musrenbang RKPA Tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik RPJMA 2025-2029

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, membuka musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik RPJMA 2025- 2029, di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis, (15/5/2025).

Acara tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri dari unsur kementerian/lembaga pusat, Anggota DPR/DPD RI, Anggota Forkopimda Aceh, Ketua Komisi DPRA, Kepala SKPA, Bupati/Wali Kota se-Aceh, Kepala Bappeda se-Aceh, akademisi, perbankan, dunia usaha, LSM, dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wagub memaparkan rencananya membentuk 6 gugus tugas atau task force berdaya gerak tinggi agar eksekusi program kerja tidak terjebak pada pola “business as usual” atau biasa biasa saja.

Keenam gugus tugas itu meliputi Task Force Pengetasan Kemiskinan dan Stunting yang mengintegrasikan program sosial, voucher pangan bergizi di ribuan gampong, dan pemanfaatan BLU rumah sakit daerah.

Kedua, Task Force Penguatan Birokrasi dan Good Governance yang menerapkan Aceh Digital Single Window sehingga perizinan usaha dan investasi selesai dalam waktu yang singkat.

“Selanjutnya yang ketiga adalah Task Force Percepatan Investasi dan Industri yang memprioritaskan realisasi FTZ Sabang, KEK Arun, dan layanan after-care bagi investor,” kata Fadhlullah.

Keempat adalah Task Force kemandirian pangan dan pengurangan defisit antar daerah yang menyiapkan sentra beras premium, bawang, dan hasil bumi lainnya yang bisa menjadikan Aceh sebagai Brebes-nya Sumatra, serta cold-chain hasil laut.

Kemudian, Task Force Pengembangan Pariwisata Halal untuk mensertifikasi seluruh destinasi, membuka charter flight, dan menggelar Aceh International Halal Festival. Dan terakhir Task Force Kemandirian Fiskal Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi yang mengoptimalkan PAD digital, dan skema asset recycling.

“Keberhasilan keenam desk ini mensyaratkan kolaborasi menyeluruh, oleh sebab itu kami memohon dukungan regulasi serta asistensi Kementerian Dalam Negeri guna mempermudah KPBU lintas kabupaten, memperkuat BUMD, dan mengharmonisasi perda investasi,” kata Fadhlullah.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub juga menyampaikan harapannya agar pada momentum RKP Nasional nanti Pemerintah Pusat dapat menambah sejumlah Proyek Strategis Nasional atau PSN di Aceh.

“Kami berharap anggota DPR dan DPD RI yang mewakili Aceh agar ikut memperjuangkan hak Aceh di tingkat nasional,” kata Fadhlullah.

Wagub mengaku jika anggaran fisikal di Aceh masih didominasi dari dana yang ditransfer pusat. Sehingga pertumbuhan ekonomi Aceh pun sangat tergantung pada anggaran pemerintah daerah.

Oleh sebab itu, Wagub Aceh kembali mengharapkan dukungan semua pihak agar draft revisi UUPA tentang perpanjangan dana Otsus Aceh dapat disetujui dan disahkan oleh DPR RI dan Pemerintah Pusat.

Sementara itu, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, yang hadir secara virtual menyampaikan bahwa perencanaan kerja pemerintah daerah harus sesuai dengan rencana kerja pemerintah pusat. Hal tersebut penting agar pemerintah pusat dan daerah bisa saling mendukung dalam melaksanakan program kerja.

“Sinkronisasi perencanaan ini penting untuk mengefektifkan program kerja, keberhasilan bukan di satu, tapi menyeluruh,” kata Safrizal. (*)

Tiba di Aceh, Mualem Nikmati Sop Daging Panas di Langsa

0

MEDIANAD.COM, LANGSA – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, terlihat menikmati sop daging di warung Tamora Langsa, di depan Masjid Paya Bujok, Langsa. Mualem–sapaan Muzakir Manaf–dalam perjalanan dari Medan ke Banda Aceh. Mualem hanya ditemani istri dan tiga orang dekat. Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky, menemani setelah membuka acara pos pelayanan terpadu.

Iskandar menyusul 30 menit setelah Mualem tiba di Langsa. Seperti dilansir AJNN, Mualem dalam keadaan sehat dan melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh pada pukul 12.30 WIB. Dalam kesempatan itu, Bupati Iskandar melaporkan kondisi pemerintahan Kabupaten Aceh Timur yang terus merealisasi program visi dan misi di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Mualem baru saja menjalani perawatan di Singapura. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Aceh, Akkar Arafat, beberapa waktu lalu, mengatakan Mualem fokus belum kembali ke Aceh karena menjalani tahapan akhir medical check up.

Dokter yang menangani Mualem mewajibkan pasiennya untuk menjalani proses itu secara menyeluruh. “(Dokter menyatakan) Tidak boleh setengah-setengah,” kata Akkar, Jumat pekan lalu.

Akkar mengatakan Mualem segera kembali ke Aceh setelah menjalani seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut. Dalam waktu dekat, kata Akkar, Mualem beraktivitas kembali seperti biasa untuk memimpin Pemerintah Aceh.(*)

 

Bupati H Muharram: Bersama Dandim Baru Bersinergi Bangun Aceh Besar dan Banda Aceh, “Apresiasi Pengabdian Kolonel Czi Widya Wijanarko”

0

MEDIANAD.COM: Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris yang akrab disapa _Syech Muharram_ menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Kodim 0101/Kota Banda Aceh (KBA) dari Kolonel Czi Widya Wijanarko SSos MTr (Han) kepada Letkol Inf Faurizal Noerdin SSos MSc, di Landmark BSI Banda Aceh, Selasa (13/5/2025) malam.

Pada kesempatan itu, Bupati Syech Muharram, selain mengapresiasi atas pengabdian Kolonel Czi Widya Wijanarko selama menjabat sebagai Dandim 0101/KBA, dan berharap hubungan silaturrahmi tetap terjalin, meski Kolonel Widya kini bertugas di wilayah lain.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi Kolonel Widya selama ini. Kami doakan sukses di tempat tugas yang baru dan semoga kita bisa berjumpa kembali di masa mendatang,” ujar Syech Muharram.

Serta mengajak Dandim Baru Bersinergi Bangun Aceh Besar dan mota Banda Aceh.

Kepada Dandim 0101/KBA yang baru, Letkol Inf Faurizal Noerdin SSos MSc, Syech Muharram mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Banda Aceh dan Aceh Besar. Ia menyatakan kebanggaannya karena Letkol Faurizal merupakan putra daerah asal Sibreh, Aceh Besar.

“Saya bangga, hari ini Aceh Besar memiliki putra daerah yang dipercaya menjabat sebagai Dandim 0101/KBA. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama dan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Syech Muharram mengajak Letkol Faurizal untuk bekerja sama membangun Aceh Besar dan Banda Aceh, terutama dalam upaya peningkatan perekonomian dan kesejahteraan rakyat.

“Saya memilih menjadi Bupati Aceh Besar karena ingin menghadapi tantangan besar, yakni bagaimana menjadikan Aceh Besar menonjol seperti Banda Aceh, bahkan jika memungkinkan bisa lebih unggul. Untuk itu, kami butuh kerja sama lintas sektor, termasuk dengan TNI,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi Aceh yang meski telah damai selama 20 tahun, masih menyimpan trauma mendalam dan berada dalam kategori daerah miskin. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memperjuangkan hak-hak dan peluang bagi generasi muda Aceh.

“Kami memohon agar pemerintah pusat memberi kuota khusus bagi putra-putri Aceh untuk menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan. Kami ingin anak-anak kami memiliki kesempatan yang adil untuk berkarya dan menjadi perwira TNI maupun Polri,” tegasnya.
Menurut Syech Muharram, penting bagi militer dan kepolisian memberi ruang lebih bagi putra-putra Aceh yang memahami kultur dan budaya lokal dalam struktur kepemimpinan.

“Kami perlu perhatian, kami perlu pertolongan, kami perlu bimbingan dan sokongan dari semua pihak demi mewujudkan Aceh Besar yang bermarwah dan bermartabat,” pungkasnya.

Senada itu, Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal turut hadir dan memberikan apresiasi atas pengabdian Kolonel Widya selama bertugas.

“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Bapak Kolonel Widya Wijanarko selama bertugas di Banda Aceh dan Aceh Besar. Kami berharap silaturahmi tetap terjalin meskipun sudah bertugas di tempat yang baru,” ungkapnya.

Ia juga memperkenalkan program unggulan Pemko Banda Aceh yakni Basajan yang mencakup wilayah Banda Aceh, Sabang dan Jantho serta berharap dukungan dari Dandim yang baru.

“Program Basajan adalah bentuk sinergi pembangunan lintas wilayah, dan kami harap Bapak Letkol Faurizal dapat mendukung dan membantu menyukseskannya,” tambah Illiza.

Sementara itu, Letkol Inf Faurizal Noerdin dalam sambutannya menyatakan kesiapannya melanjutkan program-program baik yang telah dijalankan Kolonel Widya. Ia juga berharap dukungan penuh dari seluruh unsur, baik Pemerintah Kota Banda Aceh, Pemkab Aceh Besar, maupun elemen masyarakat.

“Saya mohon doa dan dukungan semua pihak agar bisa menjalankan amanah ini dengan baik. Saya siap bersinergi dengan seluruh komponen demi kemajuan wilayah ini,” ucap Faurizal.

Selain itu, Kolonel Czi Widya Wijanarko dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak selama dirinya bertugas. Ia berharap hubungan yang telah terjalin baik selama ini tetap berlanjut.

“Saya bersyukur bisa bertugas di sini dan bertemu dengan banyak orang hebat. Saya mohon maaf bila selama menjabat ada tingkah laku atau kata-kata yang kurang berkenan,” imbuhnya.

Sertijab Dandim 0101/KBA tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil, Ketua TP PKK Aceh Besar Hj Rita Mayasari, Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar Hj Nurul Fazli SAg, Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti Amd, Danlanud SIM, Danlanal Sabang, unsur Forkopimda Aceh Besar dan Banda Aceh, sejumlah kepada OPD dan tokoh masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar serta rekanan Kodim 0101/KBA.(ml/**)

Wagub Fadhlullah Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE., memimpin rapat lintas Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk membahas percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Senin (13/5/2025).

Rapat yang digelar di Ruang Potensi Daerah Kantor Gubernur Aceh itu dimaksudkan untuk memastikan kesiapan Aceh dalam membentuk koperasi desa berbasis ekonomi kerakyatan yang terintegrasi secara nasional, sesuai arahan Presiden Prabowo dalam program ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Fadhlullah menekankan pentingnya percepatan dan koordinasi antarinstansi agar pembentukan koperasi berjalan sesuai target dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

“Pembentukan koperasi ini bukan sekadar membentuk lembaga ekonomi. Ini bagian dari strategi besar membangun kekuatan pangan nasional dari tingkat desa, dan Aceh harus menjadi bagian aktif dalam gerakan ini,” ujar Wagub.

Fadhlullah menyebutkan, koperasi akan menjadi pusat distribusi, produksi, hingga penyerapan komoditas lokal di tingkat desa. Seluruh koperasi desa di Aceh nantinya akan terkoneksi secara digital, sehingga informasi produksi dari satu desa bisa diketahui desa lainnya dan diintegrasikan hingga ke tingkat nasional.

“Setiap desa akan memiliki cold storage. Sistem akan terintegrasi. Jika terjadi banjir barang, Bulog bisa langsung menyerap. Ini sistem ketahanan pangan yang disiapkan dari bawah,” katanya.

Fadhlullah menargetkan koperasi ini akan terhubung dalam satu data, mempermudah pengambilan kebijakan dan komunikasi ke tingkat desa. Ia meminta seluruh kepala dinas terkait mensosialisasikan program ini, termasuk melalui Zoom meeting hingga ke tingkat kecamatan dan gampong-gampong.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Azhari, menyampaikan bahwa target pembentukan koperasi Merah Putih mencapai 6.500 unit yang tersebar di seluruh gampong di Aceh. Dengan dukungan Gubernur dan Wakil Gubernur, koperasi ini diharapkan menjadi lokomotif ekonomi masyarakat desa.

“Koperasi ini akan menjadi wadah bagi desa untuk mandiri secara ekonomi, mengurangi pengangguran, dan mewujudkan kemandirian pangan,” kata Azhari.

Ia menjelaskan skema pembentukan koperasi dilakukan melalui tiga pendekatan: membentuk koperasi baru, mengembangkan koperasi yang sudah ada, dan revitalisasi koperasi yang tidak aktif. Koperasi nantinya akan memiliki beberapa unit usaha seperti simpan pinjam, logistik, layanan kesehatan, hingga cold storage.

Azhari menyebut, batas akhir pembentukan koperasi adalah 30 Juni 2025 dan akan dilaunching secara resmi pada 12 Juli 2025. Targetnya, seluruh koperasi desa sudah operasional secara penuh pada Oktober 2025.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Iskandar, menyampaikan bahwa Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) menjadi langkah awal yang sangat penting dalam proses pembentukan koperasi.

“Musdesus harus dilaksanakan secepat mungkin. Batas waktunya hingga 31 Mei. Setelah itu, segera ditindaklanjuti ke notaris untuk proses legalitas,” ujar Iskandar.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh masyarakat, tuha peut, dan kehadiran warga dalam Musdesus, sebagai dasar sah berdirinya koperasi desa. Untuk mendukung pemantauan, pihaknya juga sedang menyusun format pantau yang akan dikirim ke seluruh DPMG kabupaten/kota.

“Koordinasi harus kuat, agar semua tahapan dari Musdesus hingga pencatatan notaris berjalan efektif dan serentak,” ujar Iskandar.(*)

Ketua DPRK Bireuen Sampaikan Sambutan dalam Rapat dengan KPK di Gedung Merah Putih Jakarta”

0

MEDIANAD.COM, BIREUEN: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Provinsi Aceh, Junaidi, SH bersama Wakil Ketua I Surya Dharma dan Wakil Ketua II Muslem Abdullah menghadiri acara Rapat Penguatan Sinergi Kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Daerah, dalam Rangka Pemberantasan Korupsi, yang dilaksanakandi Aula Bhineka Tunggal Ika, Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Rabu (7/05) 2025.

Ketua DPRK Bireuen Provinsi Aceh, Junaidi SH dalam sambutannya dikesempatan tersebut menyampaikan, merasa sangat senang dan terhormat menjadi bagian dari acara penting ini, yaitu penguatan sinergi kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam rangka pemberantasan korupsi di tanah air.

Mengingat pemberantasan korupsi adalah tugas bersama yang memerlukan kerja sama dan sinergi antara semua pihak. KPK sebagai lembaga independen yang memiliki mandat untuk memberantas korupsi, dan Pemda sebagai pelaksana pemerintahan di daerah, memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan transparan.

Melalui acara ini, kita dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara KPK dan Pemda dalam rangka meningkatkan efektivitas pemberantasan korupsi, jelasnya lagi.

Sembari menambahkan, “disini kita dapat berbagi pengalaman, pengetahuan, dan best practice dalam upaya pencegahan dan penindakan korupsi”, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa, korupsi merupakan penyakit sosial yang dapat merusak fondasi moral dan etika bangsa Indonesia serta dapat menghambat pembangunan yang berkelanjutan.

Korupsi ini dalam berbagai bentuknya akan merugikan
semua pihak serta akan menghilangkan kepercayaan
masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga-lembaga publik lainya, ujar ketua Junaidi.

Serta menjelaskan, pentingnya menghindari korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata melainkan juga menjadi tanggung jawab individu dan warga Negara Indonesia yang sadar atas nilai-nilai etika dan moral.

Oleh karena demikian saya berharap acara ini dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran dan komitmen kita semua untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Mari kita bekerja sama untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik dan bebas dari korupsi, tutupnya.

Dalam rapat penting, yang juga dihadiri perwakilan pejabat eksekutif, legislatif, lembaga dan instansi terkait se tanah air. (*/zm)

Apel Pembentukan Tim Anti Premanisme di Wilayah Hukum Polres Sabang

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Tingkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Sabang menggelar Apel Pembentukan Tim Anti Premanisme yang dilaksanakan di Area Sabang Fair, Jl. Malahayati Gp.Kuta Barat Kec.Sukakarya Kota Sabang, Kamis (08/05/2025).

Apel ini dipimpin oleh Kabagops Polres Sabang, AKP Bukhari, SH, MH. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menegaskan komitmen Polres Sabang dalam memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat di wilayah Kota Sabang.

Hadir dalam kegiatan ini Kasat Samapta Polres Sabang AKP Sabrani, SE, Kasihumas Polres Sabang IPDA Saiful Anwar, KBO Sat Samapta, para Kanit Sat Samapta Polres Sabang, serta 15 personel Sat Samapta dan 5 personel Sat Lantas Polres Sabang.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, melalui Kabagops AKP Bukhari, menekankan pentingnya respons cepat dan penanganan yang tegas terhadap segala bentuk premanisme, serta pentingnya menjalin kerja sama yang solid antarunit dan dengan masyarakat. “Pembentukan tim ini merupakan langkah konkret Polres Sabang dalam menjaga rasa aman masyarakat dan menciptakan lingkungan yang kondusif,” ujarnya.

Setelah pelaksanaan apel, personel yang tergabung dalam tim anti premanisme akan langsung melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Sabang.

Polres Sabang berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman kepada masyarakat dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban lingkungan.(man)

“Abuya Syekh H Amran Waly Alkhalidy Ulama Sufi Dunia asal Aceh, Anak Abuya Syekh H Muhammad Muda Waly Alkhalidy Terima Penganugrahan di istana pagaruyung padang Sumbar”

0

MEDIANAD.COM, SUMATERA BARAT – Abuya Syekh H Amran Waly Alkhalidy Ulama Sufi Yang Sudah Mengadakan Program Zikir Di Asia Tenggara Hari Ini di anugrahkan Penghargaan Maulana Dato’ Permata Intan Di Tanah Datar Sumatra barat padang, Kamis (8/5/2025).

Abuya Syekh H Amran Waly Alkhalidy Sudah Lebih 25 Tahun berjuang mengangkat Ajaran Tasawuf Kesufian Di Nusantara ini hingga ke manca Negara.

Abuya mengangkat Ajaran Tasawuf Kesufian bertujuan Untuk Semua Kalangan Baik Ulama,Umara dan seluruh Masyarakat untuk Kembali kepada Hakikatnya Yaitu ALLAH SWT sebagaimana Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, Agar keberkahan dan persatuan ALLAH berikan kepada Seluruh Bangsa Ini,

Bupati Tanah Datar Bapak Eka Putra SE MM, mengucapkan Ribuan Terima Kasih kepada Abuya Syekh H Amran Waly Alkhalidy dan seluruh Jamaah , beliau Juga Sangat Terharu Terhadap Perjuangan Abuya dan Ajaran Tauhid Tasawuf, Tentang semangat, keberanian, kecintaan Abuya Syekh H Amran Waly kepada Negara Republik Indonesia ini, Diusia Yang sudah Tidak Muda Lagi Masih Memikir kan kemaslahatan Ummat dan Terus bergerak, demikan penyampaian Bupati Kab Tanah datar

Dalam Acara zikir di Sumatra barat tepatnya di Istana Pagarayung , dihadir oleh Tamu Forkopimda Prov Sumatra barat, Forkopimkab Tanah Datar , Ulama Setempat Dan Pemangku Adat, Acara Berjalan Lancar dan Khidmat.(*)

Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji Aceh, Hasballah, S.Ag Minta Pihak Bandara SIM Beri Pelayanan Terbaik

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh (PA), Hasballah, S.Ag mengharapkan PT Angkasa Pura II beri pelayanan terbaik bagi calon jamaah haji Aceh yang akan terbang ke tanah suci, mulai tanggal 18 Mei 2025.

Serta anggota Parlemen Aceh dari Daerah Pemilihan (DP-I) Aceh Besar, Banda Aceh dan Sabang Hasballah juga pihak Bandara SIM perlu lakukan pembenahan kecil terhadap fasilitas di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang yang belum memenuhi standar dan kenyamanan bagi penumpang, apalagi menjelang keberangkatan jamaah haji dari Aceh dan setahun sekali, membutuhkan pelayanan terbaik

Juga fasilitas Bandara seperti “GARBARATA” dan kenderaan bus pengantar penumpang yang lebih baik perlu penambahan, pinta Alumni UIN Ar Raniry Banda Aceh dimaksud.
Mengingat 14 hari lagi para tamu Allah dari Aceh yang mendapat giliran menunaikan ibadah haji tahun ini masih seoerti biasa terbang ke Jeddah melalui Bandara SIM. ujar Hasballah kepada online ini, Senin (05/05) sore. (zm)

Ismail, S.E Wabup Aceh Tamiang Hadiri Wisuda Tahfidz Qur’an SMP Muhammadiyah Kualasimpan

0

ACEH TAMIANG, MEDIANAD.COM – Dalam acara Prosesi wisuda Tahfidz Qur’an Angkatan ke 5 SMP Muhammadiyah Kota Kualasimpang, Ismail, S.E Wabup Aceh Tamiang mengatakan sangat mendukung program Tahfidz Qur’an di SMP Muhammadiyah yang berlangsung di GOR Tamiang Sport Center Karang Baru, Sabtu (3/5/2025).

“Semoga semakin banyak Generasi Muda Pencinta Al-Qur’an di Bumi Muda Sedia Tercinta” ujar Wabup dalam sambutanya pada tahfidz qur’an yang diikuti sebanyak 130 Siswa/i Kelas IX.

Juanda, S.IP Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Tamiang mengharapkan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam dunia pendidikan membuat program kekhususan dalam bidang pendidikan agama. “Kita berharap dari dunia pendidikan Muhammadiyah dapat mencetak anak yang pintar ilmu dunia, akhirat dan berakhlak islami” ujarnya.

Menurut Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Kota Kualasimpang, Kiki Winanda, S.Pd.I, M.Pd, Gr., siswa/i kelas IX yang diwisuda angkatan ke 5 dinyatakan telah lulus menghafal Alqur’an ini dengan hafalan terbaik sebanyak 8 juz.

Pada acara prosesi wisuda Tahfidz Qur’an turut dihadiri Ust.Fajar, S.Ag Kepala Sekretariat Syariat Islam, Unsur PD Muhammadiyah, PD ‘Aisyiyah, PD Nasyiyatul ‘Aisyiyah Aceh Tamiang serta para orang tua wali siswa/i. (AY)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Gampong Batee Shoek Laksanakan Komsos Bersama Warga Binaan

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka mempererat hubungan dengan warga binaannya, Babinsa Gampong Batee Shoek, Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Budi Syahputra, melaksanakan komunikasi sosial...