Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 17
Berita Pemerintahan

Upacara Hardiknas 2025 di Sabang, Momentum Perkuat Komitmen Pendidikan Berkualitas

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Pemerintah Kota Sabang menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 dengan suasana yang khidmat dan sederhana pada hari Jumat, 2 Mei 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Wali Kota Sabang dan dihadiri oleh Forkopimda, perwakilan dari Dinas, para Guru, serta siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kota Sabang.

 

Penjabat (Pj) Wali Kota Sabang, Andri Norman, menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momen strategis untuk memperkuat semangat mencerdaskan kehidupan bangsa, seiring dengan upaya menyongsong generasi emas Indonesia 2045.

“Melalui peringatan ini, kita ingin mendorong seluruh elemen pendidikan agar mampu beradaptasi dengan dinamika zaman, termasuk mendukung program-program pendidikan yang telah dirancang oleh Presiden Prabowo,” ujar Andri Nourman.

Ia juga menyoroti peran vital para pendidik dalam proses pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, profesi guru bukan sekadar tugas formal, melainkan bentuk pengabdian yang memiliki nilai luhur demi kemajuan generasi muda.

“Kami sangat mengapresiasi para guru yang telah mendedikasikan diri dalam dunia pendidikan. Laksanakanlah tugas ini sebagai bentuk ibadah dan kontribusi nyata untuk masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pj Wali Kota menegaskan bahwa anak-anak yang saat ini menempuh pendidikan merupakan aset penting bangsa. Oleh karena itu, kolaborasi semua pihak dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan kompetitif sangat diperlukan demi mewujudkan cita-cita nasional.(man/*)

Sahuti Instruksi Gubernur, Kepala DPMPTSP Aceh Galang Bantuan Kemanusiaan Buat Palestina

0

BANDA ACEH—Menyahuti instruksi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Muhammad Iswanto, S.STP, MM menggalang dana bantuan kemanusian bagi warga Palestina, sejak Senin lalu.

Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga kontrak DPMPTSP Aceh tampak antusias memberi donasi untuk saudara-saudara muslim-nya yang menderita akibat serangan tentara Zionis Israel.

“Instruksi Pak Gubernur agar menggalang dana bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina bersifat kerelaan, keikhlasan ,dan tidak ada paksaan,” tegas Iswanto kepada awak media massa di Banda Aceh, Kamis (1/5).

Iswanto menjelaskan, pihaknya menghimbau setiap ASN (pegawai Negeri Sipil, Pegawai P3K) maupun tenaga kontrak di lingkungan DPMPTSP Aceh yang ia pimpin agar menyumbang semampunya dan seikhlasnya untuk meringankan beban penderitaan masyarakat Palestina yang dilanda perang berkepanjangan di jalur Ghaza.

“Nantinya semua sumbangan ASN DPMPTSP ini akan kita serahkan ke pimpinan melalui Sekda untuk disatukan dengan sumbangan dari SKPA lainnya,” kata Iswanto.

Menurut salah satu mantan Pj Bupati terbaik di Indonesia itu, pejabat struktural, pejabat fungsional segala strata, staf, dan bahkan tenaga kontrak yang dipimpinnya, merupakan orang-orang yang melek informasi. Mereka bergelut dengan isu-isu investasi, dan penanaman modal, dan terpapar dengan informasi global melalui pelbagai kanal media. Mereka meresakan denyut derita Saudara-saudaranya sesama muslim di Palestina, sambungnya.

Mereka paham, tambah Iswanto, di setiap medan pertempuran dimana pun dan kapan pun selalu berjatuhan korban rakyat jelata yang tidak tahu apa-apa mengapa peperangan itu harus terjadi. Korban pertama dan paling menyayat hati merupakan anak-anak dan kaum perempuan. Mereka kehilangan suami atau kehilangan ayah dan terputuslah satu-satunya tempat bergantung.

Masih kata Iswanto, nasip anak-anak dan kaum perempuan sungguh menggugah perasaaan. Mereka kehilangan tempat bertenuh, kekurangan makanan, kekurangan air minum, tanpa penerangan di malam hari, dan bahkan tak sedikit dari mereka dalam kondisi fisik terluka tanpa tahu dimana hendak mengambil obat dan pembalut lukanya, tutur Iswsnto penuh haru.

“Pejabat yang saat ini tim saya, staf saya, dan pegawai kontrak di kantor saya, dapat meresakan deyut penderitaan rakyat Palestina maka tak heran bila mereka sangat antusias menyisihkan sedikit penghasilannya untuk kita sumbang ke sana,” tambahnya.

Jumlah donasi

Ungkapan Iswanto bukan sekadar permainan kata-kata. Ia buktikan dengan angka-angka. Jumlah donasi individual yang sudah tercatat mencapai Rp 20 juta lebih. Padahal himbauan baru dilakukan Senin lalu, kata Iswanto. Bahkan ASN DPMPTSP yang bergabung dalam club-club hobbi juga menggalang donasi dari teman-temannya, seperti Exclusive Auto Club dan club lainnya yang enggan dipublikasikan di sini, jelas Iswanto lebih lanjut.

Iswanto menambahkan, jumlah donasi yang sudah terkumpulkan tersebut masih dalam bentuk komitmen dan ia optimis nilai komitmen akan direalisasikan seluruhnya. Bahkan jumlahnya akan bertambah lagi karena penggalangan donasi dari club-club hobbi eksternal juga masih dilakukan kawan-kawan yang bergabung di club-club hobbi tersebut

“Dana sumbangan kemanusian untuk Palestina diharapkan akan terus bertambah, dan pada saatnya kami akan melaporkan kepada Bapak Gubernur Aceh, untuk penyalurannya,” tutup Iswanto.[*]

Jalaluddin Ditunjuk sebagai Plt Sekda Banda Aceh

0
Jalaluddin (tengah) didampingi Bachtiar menerima surat perintah sebagai Plt Sekda dari Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal diserahkan Wakil Wali Kota, Afdhal Khalilullah, Rabu, 30 April 2025. (Foto Humas Pemko Banda Aceh)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal secara resmi menunjuk Jalaluddin, ST, MT sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kota Banda Aceh menggantinan Plt Sekda Bachtiar, S.Sos, Rabu, 30 April 2025.

Jalaluddin yang kini menjabat Plt Sekda juga Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan.

Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor 1122/800.1.13.3/2015 dari Wali Kota diserahkan oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah kepada yang bersangkutan di Balai Kota, Rabu siang.

Afdhal mengatakan kebijakan ini diambil pihaknya untuk mengisi kekosongan jabatan sekda.

“Jadi dipandang perlu menunjuk seorang pelaksana tugas sampai adanya penunjukan/pengangkatan sekda definitif,” ujar Afdhal.

Mulai hari ini, lanjut Afdhal, di samping jabatannya sebagai staf ahli, Jalaluddin juga akan melaksanakan tugas sebagai Plt Sekdako Banda Aceh.

Pada kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada Bachtiar yang disebutnya sebagai birokrat sejati.

“Sejak mengemban amanah sebagai Plt Sekdako pada Oktober tahun lalu, Pak Bachtiar mampu menjalankan transisi pemerintahan hingga pelantikan Illiza-Afdhal dengan mulus,” tandas Afdhal.

Selanjutnya, Bachtiar melanjutkan pengabdiannya selaku Asisten Pemerintahan Kesra dan Keistimewaan.

“Kami berharap segenap jajaran pemerintahan sebagaimana arahan Bu Wali tetap kompak dengan semangat kolaborasi yang telah ditunjukkan sejauh ini.”

Penyerahan surat perintah kepada Jalaluddin dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fadhil, Asisten Administrasi Umum Faisal, dan Kepala BKPSDM Banda Aceh Rizal Abdillah.[]

Dana Otsus dan DAK Aceh Belum Ditransfer dari Pusat

0
Kepala BPKA Reza Saputra

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH— Dana Otsus dan DAK Aceh tahun 2025 belum ditranfer oleh Pemerintah Pusat. Pemerintah Aceh sudah melengkapi semua dokumen laporan. Pihak Pusat menjanjikan bila dana otsus dan DAK ditransfer pada Akhir April tahun ini.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) Reza Sahputra,SSTP,M.Si, Selasa (29/4/2025) kepada Komparatif.ID mengatakan sampai saat ini Pusat belum mentransfer dana otonomi khusus dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025.

“Belum ditransfer, Bang,” katanya menjawab Komparatif.ID.

Reza menjelaskan, karena belum ditransfernya kedua dana tersebut, Pemerintah Aceh belum memiliki anggaran untuk dibelanjakan. Selama ini keuangan Aceh yang ditujukan ke publik bersumber dari dua anggaran tersebut.

“Selama in ikan itu sumber pendanaan kita [untuk publik],” sebut Reza.

Pemerintah Aceh, kata Reza, sudah memenuhi semua kewajiban sebagai syarat yang dibutuhkan untuk transfer dana otonomi khusus dan dana alokasi khusus.di tingkat nasional sedang berproses. Kementerian dan lembaga di Pusat sedang melakukan validasi.

Penundaan transfer bukan hanya untuk Aceh, katanya. Tapi juga kepada seluruh daerah di Indonesia.

Dia meluruskan juga informasi bahwa kas daerah sedang kosong. Informasi tersebut keliru, karena Dana Alokasi Umum (DAU) telah ditransfer oleh Pemerintah Pusat. belanja pegawai bersumber dari anggaran tersebut.

Sebelumnya beredar informasi bila kas daerah kosong. Banyak pembayaran yang belum dapat dilakukan karena tidak adanya uang. Salah satu faktornya karena belum dikirimnya laporan penggunaan dana otsus kuartal terakhir tahun lalu.

Dampak dari keterlambatan tersebut mulai terasa di tingkat akar rumput. Secara umum masyarakat mengeluh tidak lagi memiliki uang. Utang ke sana kemari juga tidak lagi membuahkan hasil. Karena semua orang mulai mengatakan tidak memiliki uang yang dapat diutangkan.

“Selama April lima orang teman yang saya hubungi untuk meminta bantuan Rp200 ribu, mengaku tidak punya uang. Mau lari ke pinjol, saya tidak berani. Sudah tiga bulan saya tidak bekerja,” sebut Khaidir (50) sopir truk jungkit yang biasanya bekerja di proyek pembangunan infrastruktur.(*)

Kapolda Metro Gelar Rakor, Pastikan Peringatan Hari Buruh Berjalan Lancar dan Aman

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya menggelar rapat koordinasi dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Fiesta 2025. Rapat koordinasi ini dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.

Rapat koordinasi ini digelar di Aula Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2025). Rapat koordinasi ini turut dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri dan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Metro Jaya menyampaikan pentingnya kolaborasi seluruh stakeholder untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan selama pelaksanaan May Day Fiesta yang akan dipusatkan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Sebab, diperkirakan akan ada puluhan ribu buruh dari berbagai wilayah mengikuti kegiatan tersebut.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto pun direncanakan memberikan sambutan langsung kepada para pekerja.

“Kita harus menjaga momentum Mayday ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai terjadi gangguan keamanan yang bisa mencoreng citra perayaan ini,” tegas Kapolda, Selasa (29/4/2025).

Ia mengimbau seluruh peserta aksi bisa tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan hukum, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kapolda juga meminta masyarakat yang beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat, dapat mengantisipasi kemungkinan rekayasa lalu lintas dan mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.

“Kami minta kepada para buruh agar menyampaikan aspirasi dengan damai dan tertib. Jangan mudah terprovokasi oleh oknum yang ingin membuat kericuhan. Mari kita jaga bersama suasana yang aman dan kondusif,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) dan simulasi pengamanan akan terus dilakukan dalam rangka mematangkan kesiapan seluruh personel. Polda Metro Jaya juga membuka posko pengaduan serta call center layanan cepat untuk melayani masyarakat selama pelaksanaan Mayday Fiesta 2025.

Ia menyakini dengan kerja sama semua pihak, diharapkan peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini dapat berlangsung sukses, aman, dan menjadi momen untuk memperkuat solidaritas tanpa menimbulkan gangguan ketertiban umum.

Astamaops Polri Irjen Akhmad Wiyagus turut menekankan bahwa pola pengamanan akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis sekaligus penempatan tim kesehatan (dokkes) harus di lokasi strategis untuk melayani peserta yang membutuhkan.

“Penggunaan gas air mata hanya akan menjadi opsi terakhir apabila situasi benar-benar mendesak,” ujar Astamaops.

Selanjutnya, Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono meminta seluruh jajaran untuk aktif melaksanakan deteksi dini terhadap kemungkinan penyusupan provokator yang berupaya mengganggu jalannya acara.

Sementara, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan demi mengantisipasi kemacetan lalu lintas dan menjaga ketertiban umum, akan dilakukan pengawalan dan pengaturan arus kendaraan massa buruh sejak titik keberangkatan hingga lokasi aksi. Selain itu, pengamanan tol dan jalan-jalan protokol di Jakarta akan diperketat.

Lebih lanjut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Sustyo Purnomo Condro menambahkan, sistem pengamanan akan dibagi ke dalam delapan sektor dengan total kekuatan lebih dari 13 ribu personel gabungan. Ia juga mengingatkan akan adanya potensi gangguan dari kelompok tertentu seperti anarko, sehingga langkah deteksi dini dan pengawasan ketat akan terus dilakukan.(*)

“Perkuat Ekonomi Gampong”, Aparatur Desa di Aceh Besar akan Terima Gaji Seperti ASN Tiap Bulan

0

MEDIANAD.COM, ACEH BESAR: Bupati Aceh Besar (Abes), H Muharram Idris menepati janji strategis dan sangat penting ketika di kampanyekan saat prosesi Pilkada 2024, dimana menjanjikan jika terpilih sebagai Bupati Abes salah satu program yang ditawarkan adalah, gaji Keuchik dan apatatur Desa (Gampong) lainya kebawah akan dibayar tiap bulan seperti PNS/ Aparatur Sipil Negara (ASN).

Janji tersebut mulai direalisasikan, bahkan. Senin (28/04) pagi Lauching penyerahan gaji tiap bulan kepada aparatur gampong di Abes dikemas dalam satu serimoni acara, sekaligus penyerahan gaji/honorarium secara simbolis bersama instansi terkait DPMG Abes.

Bupati Syech Muharram dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, pembayaran gaji aparatur gampong di setiap bulan, menggantikan sistem pembayaran per tiga bulan bahkan 6 bulan yang diterapkan di Pemkab Abes dan sejumlah kabupaten/kota sebelumnya di Aceh.

“Tentu instansi terkait, yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Besar yang bertanggung jawab menjalankan program dan proses pembayaran gaji aparatur Gampong di Abes tanpa celah atau tiap bulan harus pasti, tak ada alasan lagi dengan istilah raper”.

Yang juga tempat pembayaran gaji aparatur Gampong terletak dilokasi strategis, yakni di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya.

Serta dalam sambutannya, Bupati H Muharram Idris juga mengatakan, “pembayaran rutin setiap bulan ini bertujuan memperkuat ekonomi gampong dan meningkatkan pelayanan publik dan bagian dari janji kami saat kampanye untuk memperbaiki ekonomi Aceh Besar. Dulu gaji dibayar tiga bulan sekali, sekarang setiap bulan. Alhamdulillah, ini bukti amanah yang kami tunaikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program ini berlandaskan hukum yang jelas, yaitu Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Gampong dan Peraturan Bupati Aceh Besar Nomor 3 Tahun 2025 tentang Alokasi Dana Gampong (ADG).

“Namun, pencairan dana tetap bergantung pada kelengkapan administrasi dari masing-masing gampong,” tuturnya.

Bupati juga menginstruksikan para camat dan keuchiek untuk aktif mengawasi seluruh kegiatan pembangunan di wilayah masing-masing, termasuk pelayanan kesehatan dan pendidikan.

“Pelayanan masyarakat harus jadi prioritas. Semua camat dan geuchiek harus serius dalam mengawalnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPMG Carbaini SAg, menyampaikan, bahwa pada tahap pertama ini, 16 gampong telah menerima pembayaran penghasilan tetap dengan total dana yang ditransfer mencapai Rp2,89 miliar.
“Untuk bulan April 2025, nilai transfer mencapai lebih dari Rp277 juta,” ungkapnya.(*)

JELANG MAYDAY, KADISNAKERMOBDUK Aceh Terima Kunjungan Pimpinan ABA

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (KADISNAKERMOBDUK) Aceh, Akmil Husen, SE. M. Si, Jumat (25/4) 2025 di kantor instansi tersebut, menerima kunjungan Pimpinan Aliansi Buruh Aceh (ABA) beserta rombongan, serta ABA yang dipimpin langsung Drs. Tgk. Syaiful Mar, Habibi Inseun, SE dan beberapa tokoh buruh lainnya berbincang banyak hal dengan Kadis Akmil Husen, terutama dalam rangka audiensi persiapan menyambut Hari Buruh Se Dunia atau yang lebih dikenal dengan istilah Mayday yang setiap
tahun dirayakan pada tanggal 1 Mei.

Akmil Husen menyambut baik kunjungan para tokoh serikat buruh Aceh tersebut, karena serikat pekerja/serikat buruh merupakan mitra utama Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh.

Disamping itu, beberapa anggota aliansi buruh Aceh juga anggota Dewan Pengupahan Aceh dan Anggota LKS Tripartit Aceh yang merupakan Lembaga non Pemerintah dibawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh.

Sementara itu, Ketua ABA Drs.Tgk Syaiful Mar menyampaikan beberapa isu tentang ketenagakerjaan, baik isu dengan skala nasional, maupun isu-isu
ketenagakerjaan di daerah.

Isu-isu nasional tersebut antara lain adalah, berharap undang-undang ketenagakerjaan yang baru dapat melindungi pekerja/buruh dan pemerintah diharapkan agar dapat membentuk Satgas PHK untuk mencegah atau mengantisipasi terjadinya PHK secara massal serta menolak outsourcing dan hubungan kerja kemitraan serta mewujudkan upah yang layak bagi para pekerja, pintanya.

Sedangkan Isu lainnya adalah, agar pemerintah segera merancang Undang-Undang PRT serta pemberantasan korupsi.

Selanjutnya untuk isu-isu ketenagakerjaan dengan ruang lingkup daerah, antara lain adalah agar peleksanaan Qanun Aceh Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2014 dapat dilaksanakan secrara optimal.

Aliansi Buruh Aceh juga mendesak agar Pemerintah dapat menindak perusahaan-perusahaan di Aceh yang tidak taat aturan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Aceh sesuai dengan visi misi Gubernur Aceh.

Sementara Habibi Inseun, yang juga Sekretaris Aliansi Buruh Aceh meminta pemerintah dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk mengatasi persoalan pengangguran, kemiskinan dan memberikan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Aceh, termasuk pekerja informal, serta memberikan perlindungan bagi pekerja perempuan dan difabel.

Beberapa anggota Aliansi Buruh Aceh juga menyampaikan, keluh kesah mereka mengenai
persoalan hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di perusahaan.

Isu-isu ketenagakerjaan tersebut akan disampaikan melalui orasi para buruh pada saat peringatan Mayday tanggal 1 Mei 2025.

Serta menambahkan, peringatan mayday tahun ini akan dilaksanakan dengan damai, tertib dan tidak akan anarkis.
Akmil Husen sangan mengapresiasi isu-isu yang disampaikan tersebut, karena tujuan dari tuntutan buruh adalah untuk peningkatan kesejahteraan pekerja, namun perlu diingat bahwa kelangsungan perusahaan juga harus tetap dijaga, sehingga hubungan antara pekerja dan
pengusaha perlu diupayakan agar lebih harmonis dan dinamis.

Terhadap kasus-kasus Perselisihan Hubungan Industrial antara pekerja dan pengusaha, mediator pada Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh serta mediator pada dinas-dinas yang menangani ketenagakerjaan di Kabupaten/Kota akan selalu siap melakukan mediasi guna mencapai titik temu kedua belah pihak sehingga hak-hak para pekerja dapat terpenuhi.

Selain itu, Akmil juga menjelaskan bahwa, pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di perusahaan akan ditindak oleh pengawas ketenagakerjaan yang ada pada Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh.

oleh karena itu Akmil Husen mengharapkan kepada para pekerja agar melaporkan setiap pelanggaran yang terjadi di perusahaan kepada Dinas Tenaga Kerja setempat.

Selanjutnya, Akmil Husen menyampaikan bahwa terbitnya Qanun Aceh Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2014 tentang Ketenagakerjaan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Salah satu muatan yang ada didalam Qanun tersebut adalah, pemberian tunjangan uang meugang kepada para pekerja sebanyak tiga kali dalam satu tahun, yaitu uang meugang menjelang bulan puasa Ramadhan, uang meungang menjelang Hari Raya Idul Fitri serta uang meugang menjelang Hari Raya Idul Adha.

Aceh merupakan satu-satunya Provinsi di Indonesia yang menerapkan pemberian Tunjangan Meugang ini. Terhadap perusahaan-perusahaan cabang yang ada di Aceh, Akmil Husen mengharapkan agar segera membuat Peraturan Perusahan turunan maupun perjanjian Kerja besama turunan sebagaimana Amanah Qanun Ketenagakerjaan
Aceh, sehingga kearifan lokal dapat dirasakan oleh seluruh pekerja di Aceh.

Diakhir pertemuan Akmil Husen menyampaikan pesan agar Hari Buruh Internasional atau Mayday di Aceh pada tahun ini dilaksanakan dengan tertib, nyaman, penuh kedamaian serta menghindari hal-hal yang anarkis sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh Ketua
Aliansi Buruh Aceh. (*)

Plt Sekda Aceh Besar Lantik 6 Pejabat Fungsiona, “Pejabat harus Disiplin dan Amanah

0

MEDIANAD.COM: Plt Sekdakab Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi melantik enam orang pejabat Fungsional di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di ruang kerja Plt Sekdakab Aceh Besar, Selasa (22/4/);2025.

Hadir dalam kesempatan itu, Inspektur Aceh Besar Zia Ul Azmi SH, Kepala BKPSDM Aceh Besar Drs Asnawi MSi, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh Besar Agus Husni SP, dan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Aceh Besar Fakhrurrazi ST MT.

Adapun pejabat fungsional yang dilantik masing-masing Sukmaniar SSi MT sebagai Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Endra Gunawam SE Msi sebagai Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Liza Novianti ST sebagai Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda, M Althaf Mauliyul Islam Skom sebagai Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Pertama), Zulfikar ST MSi sebagai Pengawas Penyelenggaraan Urusan

Pemerintahan Daerah Ahli Pertama, dan Susi Fajriani SE sebagai Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah Ahli Pertama.

Dalam sambutannya, Plt Sekda Bahrul Jamil  mengharapkan pejabat fungsional disiplin, amanah, dapat bekerja secara baik dan selalu berkomitmen dalam menjalankan tugas.

Pemkab Abes mengharapkan, para pejabat fungsional yang baru dilantik amanah dan berdisiplin tinggi untuk kemajuan Kabupaten Aceh Besar, (Abes) pinta Plt Sekda Bahrul Jamil. (**)

Kepala DPMPTSP Aceh Pimpin Donor untuk Penuhi Kebutuhan Darah Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Muhammad Iswanto, memimpin aksi sosial donor darah seluruh ASN di instansi yang ia pimpin, pada Senin, (21/4/2025).

Kegiatan tersebut merupakan upaya ASN DPMPTSP membantu memenuhi kebutuhan darah di  Aceh bagi pasien yang membutuhkan.

Tampak seluruh ASN DPMPTSP Aceh antusias dan bersemangat melakukan donor darah secara tertib. Sebanyak 48 kantong darah terkumpul. Melampaui dari jumlah yang ditargetkan sebanyak 30 kantong darah.

Hal tersebut tidak lepas dari instruksi langsung Kepala DPMPTSP yang juga ikut serta berdonor darah bersama para jajarannya.

“Sejak hari Jumat pekan lalu di internal dinas telah kami ingatkan seluruh jajaran untuk mempersiapkan diri guna melakukan donor pada Senin pagi ini,” kata Iswanto.

Iswanto mengatakan, motto donor darah DPMPTSP kali ini yaitu “darah saja kita berikan, apalagi yang lain untuk bangsa dan daerah tercinta ini.”

Iswanto berharap, darah yang didonorkan ASN DPMPTSP Aceh berguna dan bisa membantu pasien di rumah sakit di Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Kepada mereka yang sedang sakit kita doakan segera diberikan kesehatan kembali seperti sedia kala setelah menerima transfusi darah ini, amin,” kata Iswanto.

Donor darah bukanlah hal yang asing bagi Iswanto. Seluruh ASN Pemkab Aceh Besar yang pernah ia pimpin saat menjadi Pj Bupati sampai saat ini juga terus melakukan donor darah rutin secara terjadwal di kantor Bupati setelah diinisiasi olehnya.

Bahkan hingga saat ini secara pribadi Iswanto juga tercatat di PMI Kota Banda Aceh telah mendonorkan darah sebanyak 25 wkali. (*)

Hadapi PORA 2026, Wabup H Syukri Minta Pengurus KONI Abes Siapkan Atlet Secara Maksimal

0

MEDIANAD.COM, ACEHBESAR: Wakil Bupati (Wabup) Aceh Besar (Abes) Drs H Syukri A. Jalil, selain mendukung penuh hasil, program dan rekomendasi yang ditetapkan dalam Rapat Kerja (Raker) oleh pengurus KONI Abes serta memancang target segera merebut kembali tahta juara umum PORA, setelah menyabet tahun 2018.

Tentu pancangan target sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) tahun 2026 di Aceh Jaya nanti, mulai sekarang. Pengurus KONI, ketua Pengcab Cabor dan para insan olahraga terkait di Abes segera tancap gas mulai sekarang, terutama menyiapkan atlet secara matang yang akan bertarung pada ajang olahraga 4 tahunan se Aceh tersebut.

Hal tersebut disampaikan Wabup H Syukri, saat menyampaikan petuahnya pada pembukaan Raker KONI Abes, Sabtu pagi.

Sembari menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mendukung program kerja yang telah dikemas oleh ketua dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Besar.

Diantaranya dan tertinggi begitu, upaya untuk merebut kembali gelar Juara Umum Pekan Olahraga Aceh (PORA) yang akan dilaksanakan tahun depan di, Calang Aceh Jaya.

Sebagaimana siaran Pers Humas Pemkab Abes, “yang diterima awak media liputan Abes beberapa saat yang lalu,” dukungan dimaksud disampaikan Wabup H Syukri A Jalil saat membuka Rapat Kerja KONI di Aula Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (19/04/2025) pagi.

Serta menambahkan, “Aceh Besar memang harus merebut kembali gelar juara umum yang pernah kita capai dan raih saat menjadi tuan rumah PORA pada tahun 2018 lalu yang dipusatkan di Jantho Sport City (JSC) Kota Jantho,” ujarnya.

Syukri juga mengatakan dukungan itu dibuktikan dengan kontribusi Pemerintah Aceh Besar dalam mendukung anggaran untuk pembinaan atlet PORA dan persiapan menuju event olah raga daerah bergengsi empat tahunan tersebut.

“Kita mendukung para patriot kita untuk terus berkontribusi membela dan membawa nama daerah di event provinsi maupun nasional, bahkan internasional, untuk itu Pemkab Aceh Besar telah memberikan kontribusinya melalui KONI Aceh Besar,” tutur Wakil Bupati Syukri.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh Besar Bakhtiar ST MSi mengatakan pihaknya kan terus berupaya bersama seluruh Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) yang bernaung dibawah KONI, untuk mempersiapkan atlet dalam rangka mengikuti Pra PORA yang akan diselenggarakan pada Agustus mendatang.

“Kita sedang mempersiapkan para atlit yang akan mengikuti Pra PORA. Sementara untuk PORA sendiri, Aceh Besar akan mengikuti 28 Cabor dari 29 Cabor yang dipertandingkan. Salah satu cabor Layang tidak diikuti karena belum terbentuknya Pengcab olahraga tersebut,” jelasnya.

Bakhtiar mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kontribusi Pemkab Aceh Besar dalam mendukung kemajuan olahraga. Unntuk itu, ia berharap para Pengcab dan pelatih serta Pra atlit agar tidak menyia-nyiakan dukungan dan kepercayaan pemerintah.

“Dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Aceh Besar ini tidak boleh kita sia-siakan, maju terus dengan terus berlatih untuk meraih juara umum kembali pada PORA XV di Aceh Jaya tahun depan,” ujarnya penuh semangat.

Sebelumnya, Wakil Ketua KONI Aceh M Saleh memberikan apresiasi dan dukungan atas penyelenggaraan Raker 2025 dalam upaya persiapan Pra PORA serta menuju PORA 2026. “Terima kasih untuk Aceh Besar yang selalu menjadi salah satu daerah penyumbang atlet terbanyak untuk kejuaraan dan PON yang diikuti Propinsi Aceh,” ungkapnya.

Ketua Panpel Raker KONI Aceh Besar, Syafrizal SPd MSi melaporkan bahwa raker yang berlangsung satu hari tersebut diikuti oleh peserta dari pengurus KONI dan seluruh perwakilan Pengurus Cabor yang bernaung atau menjadi anggota KONI Aceh Besar. “Alhamdulillah seluruh pengurus dan cabor mengikuti raker,” ujarnya.

Hadir pada pembukaan Raker KONI Aceh Besar Perwakilan KONI Aceh, Ketua DPRK Aceh Besar, Plt Sekda Aceh Besr, Danlanud SIM, Perwakilan Unsur Forkopimda, anggota DPRA dan DPRK Aceh Besar, Kepala OPD, serta para peserta Raker yang merupakan Pengurus Cabang Olahraga yang ada dibawah naungan KONI Aceh Besar.(zm/*)

Popular Posts

My Favorites

Prajurit Kodim 0112/Sabang Mantapkan Stabilitas Wilayah Lewat Patroli Rutin

0
MEDIANAD.COM, SABANG– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat, personel Kodim 0112/Sabang terus mengintensifkan kegiatan patroli rutin di sejumlah titik strategis dan objek...