Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 19
Berita Pemerintahan

Mualem Bertemu Ketua MPR dan Menteri PUPR

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA–Hari ini,  Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melakukan pertemuan dengan dua pejabat negara di Jakarta. Kunjungan pertama dilakukan Mualem—sapaan akrabnya—kepada Ketua MPR RI, Ahmad Muzani.

Pertemuan Ketua Umum Partai Aceh itu bertujuan membahas sejumlah inisiatif pembangunan di Aceh, termasuk peluang investasi dan program pendidikan bagi anak-anak kurang mampu. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Aceh yang telah menjabat selama 51 hari (12 Februari–10 April 2025) memaparkan kesiapan beberapa kabupaten di Aceh dalam mendukung program pembangunan sekolah berbasis asrama (boarding school) yang digagas pemerintah pusat, Kamis (10/4/2025).

Program ini, sebagaimana disebutkan dalam rilis Biro Adpim Setda Aceh, akan menyediakan pendidikan dari tingkat SD hingga SMA secara gratis, lengkap dengan asrama dan makanan, serta dikelola oleh Kementerian Sosial.

Disebutkan pula bahwa pemerintah pusat meminta setiap kabupaten yang ingin berpartisipasi agar menyediakan lahan seluas enam hektare untuk pembangunan fasilitas tersebut. “Insyaallah, Aceh siap. Beberapa daerah seperti Aceh Utara, Aceh Barat, Aceh Besar, dan wilayah sekitarnya sudah kami siapkan,” ujar Mualem dalam pertemuan yang berlangsung di rumah dinas Ketua MPR, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis, 10 April 2025.

Ketua MPR RI menyambut positif kesiapan Aceh dan berkomitmen untuk menghubungkan langsung Gubernur dengan Menteri Sosial guna merealisasikan program tersebut sesegera mungkin. Selain isu pendidikan, Mualem juga membahas rencana kedatangan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia ke Aceh pada pertengahan Juli. Ia berharap tokoh penting dunia Islam itu dapat memberikan khutbah di Masjid Raya Baiturrahman dan melihat langsung potensi Aceh untuk kemudian dibawa ke forum-forum strategis internasional.

Tak hanya itu, Mualem juga mengungkapkan komunikasi aktifnya dengan pihak Uni Emirat Arab terkait potensi investasi besar di wilayah Andaman. Nilai investasi awal yang diajukan disebut mencapai Rp80 miliar sebagai langkah awal pengembangan kawasan ekonomi baru. Selanjutnya, Gubernur Aceh bertandang ke Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan disambut langsung oleh Menteri PUPR, Dody Hanggodo, bersama Sekjen Kementerian PUPR, Muhammad Zainal Fatah.

Pertemuan Muzakir Manaf di sana bertujuan menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 serta telewicara bersama Presiden Prabowo Subianto saat panen raya beberapa waktu lalu. Safari politik ke sejumlah kementerian ini dilakukan demi memastikan percepatan pembangunan di Aceh benar-benar terwujud.

“Ini adalah bentuk keseriusan dan gerak cepat Pak Gubernur untuk menjemput perhatian Presiden. Fokus beliau jelas: mendorong pembangunan infrastruktur dan memperkuat ketahanan pangan di Aceh,” ujar Pelaksana Tugas Sekda Aceh, M. Nasir, yang turut mendampingi.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Menteri Dody mengenang pengalamannya saat bertugas di Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD–Nias pascatsunami.

“Kami bangga bisa kembali terhubung dengan Aceh. Kehadiran Pak Mualem menjadi semangat baru. Seperti yang berkali-kali disampaikan Bapak Presiden, Aceh memang perlu mendapat perhatian lebih,” kata Menteri Dody.

Mualem sendiri menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi aktif dengan berbagai kementerian. “Momentum perhatian Bapak Presiden tidak boleh lewat begitu saja. Ini akan kami tindak lanjuti secara sungguh-sungguh demi kemajuan Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRA, Zulfadli—yang juga hadir dalam pertemuan tersebut—mengatakan bahwa dukungan pemerintah pusat harus direspons dengan kerja nyata dari seluruh elemen di Aceh.

“Ini momentum penting. Kami di DPRA siap menyambut dan memperkuat program-program strategis Mualem. Penerimaan hangat dari Menteri PUPR menandakan komitmen nyata pemerintah pusat,” ujarnya. Bahkan, Mualem mengundang Menteri PUPR untuk kembali berkunjung ke Aceh.

“Mari kita lihat kembali hasil-hasil rehab rekon masa lalu yang Bapak rintis. Kita lanjutkan jejak itu bersama,” katanya. Dalam audiensi tersebut, Mualem turut didampingi Staf Khusus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rian Syaf; Erwin Ferdinan dari Disnakertrans Mobilitas Penduduk Aceh; serta Ketua DPRA, Zulfadli. Semua pihak sepakat untuk memperkuat kolaborasi pusat dan daerah demi percepatan pembangunan Aceh yang berkelanjutan.(*)

 

 

Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko, Pimpin Sertijab Wakapolda yang Baru

0
Sertijab Wakapolda Aceh, Rabu, (9/4/2025).

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH-Kapolda Aceh, Irjen Dr. Achmad Kartiko, memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolda Aceh dari Brigjen Pol. Misbahul Munauwar kepada Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo. Sertijab berlangsung di Lobi Mapolda Aceh, Jalan T. Nyak Arief, Banda Aceh, pada Rabu, 9 April 2025.

Sebagai informasi, sebelum menjabat Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo bertugas sebagai Kabaganev Rojianstra SSDM Polri. Sementara itu, Brigjen Pol. Misbahul Munauwar kini ditugaskan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II di Sespim Lemdiklat Polri. Dalam amanatnya, Irjen Achmad Kartiko menyampaikan bahwa pergantian pejabat adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri, sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan dan meningkatkan kinerja institusi.

Ia juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Brigjen Pol. Misbahul Munauwar atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Wakapolda Aceh

“Serah terima jabatan merupakan momen penting dalam perjalanan karier personel Polri. Ini adalah saat di mana estafet kepemimpinan diserahkan, dengan harapan pejabat baru akan membawa semangat dan inovasi dalam melanjutkan tugas serta tanggung jawab yang diemban,” ujarnya.

Kapolda Aceh turut mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo sebagai Wakapolda Aceh yang baru. Ia meyakini bahwa dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki Brigjen Ari Wahyu, tugas dan tanggung jawab yang diemban akan dijalankan dengan baik dan penuh dedikasi.

“Semoga dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru serta melanjutkan program-program yang telah berjalan. Jabatan ini bukanlah tugas ringan, melainkan amanah yang menuntut komitmen tinggi, integritas, dan kepemimpinan yang kuat demi tercapainya tujuan organisasi,” pungkasnya.(*)

 

Presiden Prabowo: Sebuah Prestasi Arus Mudik Meningkat Namun Tetap Kondusif

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2025 sebagai sebuah prestasi besar. Sebab, mudik berjalan lancar, aman, dan nyaman.

Diakui Presiden Prabowo, arus kendaraan tahun ini dilaporkan lebih besar dari tahun lalu. Namun, hal itu bisa diatasi oleh Kementerian Perhubungan, Polri, TNI, dan stakeholder terkait lainnya.

“Merupakan suatu prestasi, yang dilaporkan kepada saya, arus mudik yang terbesar selama ini, lebih besar dari tahun lalu,tapi tanpa kemacetan yang berarti,” ujar Presiden, Selasa (8/4/25).

Menurut Presiden, angka kecelakaan selama periode arus mudik maupun balik Lebaran 2025 juga menurun drastis hingga 30 persen.

“Yang lebih memuaskan bagi kita adalah angka kecelakaan yang turun sangat drastis, 30 persen lebih rendah kecelakaan dibandingkan dengan tahun lalu,” jelas Presiden.

Lebih lanjut Presiden menyatakan bahwa apresiasi terhadap kinerja aparat kepolisian patut diberikan. Terlebih, anggota Polri rela berpanas-panasan menjaga keamanan lalu lintas.

“Ini adalah hasil kerja keras, dan ini kerja keras daripada Kementerian Perhubungan dan Kepolisian dan TNI. Polisi yang sering dicaci maki, disalah-salahkan, padahal mereka diterik siang matahari tanpa kita sadar mereka bekerja keras menjaga kita, mengatur lalu lintas,” ungkap Presiden Prabowo.(*)

“Via Online”, Gubernur Aceh dan Forkompimda ikut Kegiatan Presiden Panen Raya Padi Serentak dari Seulimum, Anggota DPRA Hasballah juga Hadir

0

MEDIANAD.COM: Presiden RI, Prabowo Subianto, Senin (07/04/2025) pagi melakukan panen raya padi bersama dengan 14 Provinsi lainnya via zoom (online) serta pusat kegiatan panen raya tersebut yang dihadiri Presiden secara langsung, dilaksanakan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Sedangkan di Provinsi Aceh, kegiatan panen padi serentak secara nasional berpusat di Gampong Lam Carak, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar (Abes) juga langsung dihadiri Gubernur H Muzakir Manaf bersama Forkompinda Aceh, Aceh Besar dan instansi terkait juga zoom yang sama diikuti para Bupati dan Walikota bersama instansi terkait se Aceh pada pagi dan jam yang sama secara serentak.

Sementara itu, anggota DPR Aceh dari Dapil 1 Hasballah, S.Ag yang menghadiri kegiatan panen raya di Seulimum kepada awak media menuturkan, “sebagai anggota DPR Aceh dari Dapil 1 menilai, kegiatan panen raya padi untuk Provinsi Aceh yang dipusatkan di Aceh Besar.

Tentu memberi tambahan motivasi bagi petani di Aceh Besar secara menyeluruh dalam rangka turun ke sawah pada musim tanam selanjutnya, “meskipun panen serentak semacam ini hanya terkesan kegiatan seremoni dan biasa saja”, akan tetapi azas manfaat usai kegiatan tersebut sangatlah besar bagi petani sawah di Abes”, diantaranya hasil positif yang dapat dipetik adalah, sedikit banyaknnya gairah para petani Aceh Besar untuk terus berusaha dan bekerja akan bertambah usai kegiatan semacam ini, pinta Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh (PA) Hasballah dalam nada optimis.

Sembari menambahkan, Penetapan kawasan sawah petani Seulimum, khususnya Gampong Lam Carak sebagai sentral utama kegiatan panen raya nasional di Aceh kali ini .

Hasballah menilai. Akan berdampak positif bagi petani disini dan secara umum petani Aceh Besar kedepan, serta para petani di Abes tentu dapat memanfaatkan momen tuan rumah panen raya padi tahun ini untuk meningkatkan etos kerja agar hasil panen lebih banyak lagi kedeoan, pinta ketua DPW PA Abes, Hasballah dikesempatan tersebut secara singkat.

Sedangkan kegiatan panen raya padi nasional secara zoom pagi Senin tersebut dengan Presiden RI di Seulimum.

Langsung dihadiri Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI Niko Fahrizal, M. Tr. (Han), Wakapolda Aceh, Brigjen. Pol. Misbahul Munawar, anggota DPR-RI T A. Khalid, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris bersama Wabup Syukri A. Jalil, unsur Forkompinda Aceh dan Aceh Besar, serta dinas instansi terkait baik Provinsi serta Abes. (zm/*)

Sabang siap sambut wisatawan libur panjang hari raya idul Fitri 1446 H

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Pemerintah Kota Sabang menyatakan Pulau Weh dengan beragam destinasi wisatanya siap menyambut wisatawan selama libur panjang hari raya idul Fitri 2025 M/1446 H.

“Kita selalu siap menyambut wisatawan yang berkunjung ke Kota Sabang. Kita terus memantau tingkat kunjungan dan mengecek akomodasi-akomodasi yang ada,” kata Pj Wali Kota Sabang Andri Nourman, di Pelabuhan Balohan Sabang, Jum’at (28/3).

Pj Wali Kota Sabang meyakini, meski terjadi lonjakan wisatawan, baik masyarakat dan pelaku wisata di Kota Sabang sudah berpengalaman dan telah melakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan.

“Terkait hal-hal yang lain, tentu di daerah-daerah wisata kita sudah siapkan, baik itu pemandu wisata, Pokdarwis juga ada di sana dan para pelaku wisata. Teman-teman semua cukup siap dengan kondisi menyambut libur panjang pada idul Fitri tahun 2025 ini,” jelasnya.

Menurutnya, semua stakeholder baik TNI/polri dan pelaku pariwisata serta masyarakat sudah terbiasa dan cukup berpengalaman serta terlatih menghadapi kondisi dengan lonjakan wisatawan di hari libur seperti ini.

“Tentu harapan besar dan doa kita semua, cuaca tetap bagus. Sehingga mulai dari pelayaran sampai nanti pada titik destinasi wisata, masyarakat dapat menikmatinya dengan baik, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal yang berlaku di Kota Sabang,” harap Andri Nourman.

Pj Wali Kota Sabang juga menghimbau seluruh elemen masyarakat, pelaku pariwisata dan khususnya jajaran Pemerintah Kota Sabang, untuk saling membantu kesiapan destinasi pariwisata, kesiapan-kesiapan jalur suplai bahan pokok, dan turut memastikan transportasi berjalan dengan lancar.

“Terutama sekali bagi para pelaku wisata, selalu berikan pelayanan prima dan sediakan safety, seperti life jacket serta pengamanan lainnya yang diperlukan. Ini sangat penting, sehingga siapa saja yang hadir di kota Sabang ini tetap merasa nyaman,” tambahnya.(man)

Pemkab Aceh Besar Santuni 1.762 Anak Yatim Piatu

0

MEDIANAD.COM, KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berbagi keberkahan Ramadhan dengan menyantuni dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 1.762 anak yatim dan yatim piatu dalam wilayah Aceh Besar kepada Pelaksana tugas (Plt) Dinas Sosial Aceh Besar.

“Alhamdulillah, ini momen yang sangat baik, hari ini kita bersilaturahmi dan sekaligus berbagi dengan anak-anak yatim,” hal itu disampaikan Bupati Aceh Besar Syech Muharram di sela-sela silaturrahmi dan buka puasa bersama antara Pemerintah dengan para ulama se Aceh Besar, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (26/3/2025) kemarin.

Syech Muharram menyampaikan, penyaluran Bantuan Sosial Tahap I berupa uang tunai kepada anak yatim dan yatim piatu dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar tahun anggaran 2025.

“Untuk jumlah anak yatim sebanyak 1.762 anak dengan total anggaran Rp. 881.000.000, nanti akan disalurkan langsung ke rekening masing-masing anak oleh dinas sosial Aceh Besar,” katanya.

Ia mengatakan, bulan suci Ramadan yang penuh dengan keberkahan membawa kepada satu titik keyakinan, bahwa berbagi itu indah.

“Mudah-mudahan santunan tersebut dapat membantu dan memberikan kebahagiaan bagi anak yatim untuk menyambut hari raya idul fitri 1446 Hijriah nanti,” katanya.

Muharram Idris menegaskan bulan Ramadhan selalu dinantikan oleh seluruh umat Islam untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan salah satunya adalah membahagiakan para anak yatim.

“Semoga di bulan Ramadhan ini, semua amal kebaikan baik kita mendapatkan ridha dari Allah SWT,” imbuhnya.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri, Danlanud SIM, Forkopimda Aceh Besar, Plt Sekdakab Bahrul Jamil SSos MSi, para Rektor, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekdakab, Kepala OPD, para camat, pengurus ICMI, dan tokoh-tokoh masyarakat.(**)

Kemenag Aceh Memprediksi Idul Fitri Serentak Jatuh Pada 31 Maret 2025

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh memperkirakan Idulfitri 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Hal itu karena diperkirakan hilal tidak akan terlihat pada 29 Ramadhan 1446 H mendatang.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. Azhari, MSi menyampaikan bahwa rukyatul hilal penentuan awal bulan hijriah dilakukan pada setiap tanggal 29 bulan hijriah berjalan.

“Untuk penetapan awal Syawal akan dilakukan pada hari Sabtu, 29 Ramadan 1446 Hijriah bertepatan dengan 29 Maret 2025 Masehi pada saat waktu magrib,” kata Azhari, Rabu (26/3/2025).

Namun, Azhari menyebutkan bahwa karena posisi hilal masih minus (di bawah horizon) pada hari tersebut maka Kanwil kemenag Aceh akan melaksanakan kegiatan hanya dalam bentuk edukasi pemaparan keadaan hilal dan rilis pers yang dipusatkan di Gedung Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhoknga Aceh Besar.

“Kemenag kabupaten kota tidak melaksanakan rukyatul hilal kecuali edukasi keadaan hilal di setiap lokasi rukyat,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra mengatakan, dilihat dari berbagai metode dan konsep, hilal dipastikan tidak terlihat di Aceh pada 29 Ramadan 1446 H, sehingga ibadah puasa Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari.

Ia menjelaskan, baik menggunakan konsep rukyatul hilal, imkanurrukyat (kemungkinan melihat hilal) dan konsep hisab dapat dipastikan bahwa hilal masih berada di bawah ufuk pada 29 Ramadan petang.

“Dengan keadaan hilal masih minus di bawah ufuk pada hari ijtimak (29 Ramadan 1446 H) maka hilal dipastikan tidak akan terlihat dan bilangan Bulan Ramadan disempurnakan 30 hari,” ucap Alfirdaus.

Firdaus menambahkan, ijtima (posisi bulan dan matahari pada satu garis lurus) terjadi pada Sabtu 29 Maret 2026 bertepatan dengan 29 Ramadan 1446 H jam 17:57.38 WIB.

Posisi hilal pada saat magrib di hari ijtima adalah (-) 1,07 derajat di bawah ufuk dengan elongasi geosentris 1,2 derajat dan elongasi toposentris 1,5 derajat.

Berdasarkan keadaaan hilal tersebut, hilal dipastikan tidak akan terlihat dan bulan Ramadan akan disempurnakan 30 hari sehingga 1 Syawal jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.(*)

Ketua KONI Aceh, Abu Razak Tutup Usia di Mekkah, “Pemerintah Aceh ikut Berduka’

0
Gubernur Aceh Muzakir Manaf

MEDIANAD.COM: BANDA ACEH – INNALILLAHI WAINNA ILAIHI RAJIUN “Saya Muzakir Manaf, atas nama Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya saudara kita yang juga ketua umum KONI Aceh, Sekjen DPP Partai Aceh, Almarhum Kamarudin Abubakar alias Abu Razak”.
Beliau meninggal saat sedang melaksanakan Ibadah Umrah di Tanah Haram dan di Bulan Suci Ramadhan, “Insya Allah Almarhum Husnul Khatimah, serta Asoe Syurga”, amin.

Serta Wagub Dek Fadh juga menyampaikan turut berdsukacita yang mendalam atas berpulangnnya Alnarhum Abu Razak untuk selamanya.“Innalillahi Wa Innailaihi Raji’un, duka mendalam dari saya dan keluarga serta tim Safari Ramadhan Pemerintah Aceh atas berpulangnya Abu Razak, Insya Allah Husnul Khatimah,” ujar Wagub.

Seperti telah diketahui beberapa saat yang lalu, Almarhum Abu Rajak, yang juga Sekjen Partai Aceh sekaligus ketua umum KONI Aceh, tutup usia, Rabu 19 Maret 2025 pukul 06.00 waktu Arab saudi.

Beliau meninggal di Mekah, Rabu pukul 6.00 waktu Arab Saudi, saat sedang menjalankan Ibadah Umrah dan akan dikebumikan di Mekah. Abu Razak sudah berada di Arab Saudi sejak 3 Maret dan direncanakan kembali ke Aceh pada 3 April mendatang.

Sementara Plt Sekda Aceh, Muhammad Nasir Syamaun juga mengaku terkejut dengan kabar duka berpulangnya Abu Razak. Saat mengetahui kabar tersebut M Nasir baru saja selesai menggelar rapat di ruang kerjanya.

“Saya Plt Sekda Aceh Muhammad Nasir Syamaun, atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Aceh, menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Abu Razak menghadap sang khalid, Amin”.

Mengingat sebagai Ketua KONI Aceh, beliau turut berperan dalam menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.

Serta peningkatan prestasi atlet Aceh yang luar biasa, dimana berada pada 6 besar klasmen perolehan medali dan untuk pertama kali dalam sejarah bagi atlet Aceh selama ambil bagian dari PON ke PON.

Terang Plt Sekda M Nasir yang juga lama bersama almarhum sebagai Sekretaris KONI Aceh dan Abu Razak ketua umum. (zm/*)

 

 

Terima SK Sebagai Plt Sekda Aceh dari Gubernur Muzakir Manaf, M Nasir Siap Jalankan Visi Misi Gub dan Wagub

0
Foto istimewa

MEDIANAD.COM: Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Senin (17/03) 2025 tunjuk Kadispora Aceh, M Nasir Syamaun sebagai Plt (Pelaksana Tugas) Sekretaris Derah (Sekda) Aceh serta sosok pejabat yang jenius dan masih sangat muda tersebut tentu didapuk sebagai Plt Sekda agar dapat membantu tugas-tugas Gubernur Mualem dan Wagub Dek Fadh.

Semua itu siap dijalankan oleh M Nasir yang juga mantan Sekum KONI Aceh tersebut, dimana sesaat usai menerima Surat Keputusan (SK) penunjukan sebagai Plt Sekda oleh Gub Mualem, M Nasir kepada awak media mengatakan.

Siap menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dalam mendukung kepemimpinann Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dalam menjalankan visi misi pemerintahan.

Ini adalah amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya, sekuat jiwa raga saya sebagai Plt Sekda. Insya Allah kita akan melakukan pembenahan administrasi, serta kegiatan lain untuk mendukung gerak dan kerja Pak Muzakir Manaf dan Pak Fadhlullah selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, katanya.

Ada beberapa persoalan yang perlu dilakukan percepatan. Sudah bagus, namun perlu ada dorongan untuk percepatan. Sebagaimana kita ketahui, beberapa waktu lalu ada surat edaran terkait penundaan pelaksanaan 2025 karena perlu disesuaikan kembali dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih,” ujar M Nasir.

“Saat ini semua itu sudah dilakukan sudah sesuaikan dengan visi misi tersebut. Untuk itu maka harus kita dorong, harus kita percepat karena ada batasan waktu yang harus dikejar, ada triwulan pertama, triwulan kedua. Semua ini harus pas waktunya. Untuk itu maka realisasi APBA harus kita percepat”; pintanya singkat.

Pesan Gub Mualem

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, menunjuk Muhammad Nasir, selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh.

Dimana prosesi penunjukan M Nasir berlangsung di restauran Meuligoe Gubernur Aceh dan dihadiri oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh, Senin (17/3/2025).

Usai prosesi penyerahan SK, Gubernur berpesan kepada Plt Sekda dan seluruh kepala SKPA untuk bekerja dengan baik sesuai harapan masyarakat Aceh.

“Ingat, kinerja kita adalah demi masyarakat, ini menjadi tanggungjawab kita bersama. Saya ingatkan semua untuk bekerja dengan baik, mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat,” harapnya.

Serta dalam arahan lainnya Gubernur yang akrap disapa Mualem ini juga mengingatkan, seluruh kepala SKPA agar selalu mendukung upaya dirinya untuk mengundang investastor sebanyak-banyaknya di Bumi Serambi Mekah.

“Alhamdulillah, saat ini sudah ada sejumlah pihak yang berkomitmen untuk berinvestasi di Aceh. Saya selalu memberi 3 jaminan kepada para calon investor, yaitu Keamanan, kenyamanan dan administrasi. Jika 3 hal ini mampu kita jamin, maka akan banyak investor yang akan berinvestasi di Aceh,” ucap Gubernur.

“Selamat bertugas Pak Nasir, jaga amanah ini selalu berikan yang terbaik, lakukan yang terbaik demi Aceh yang lebih baik di masa mendatang,” pesannya. (**)

Gubernur Muzakir Manaf Tunjuk Fadhil Ilyas Sebagai Plt Dirut Bank Aceh

0

MEDIANAD.COM: Gubernur Aceh Muzakir Manaf, kembali menunjuk Fadhil Ilyas sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Senin (17/3/2025).

Penunjukan Fadhil Ilyas berlangsung di restauran Meuligoe Gubernur Aceh, sesaat setelah Gubernur Muzakir Manaf memberi pengarahan kepada para Kepala SKPA serta menyerahkan SK Plt Sekda Aceh kepada M Nasir Syamaun yang juga saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh.

“Kajeut kerja aju (Sudah bisa langsung kerja-red)” ujar Gubernur Muzakir Manaf kepada Fadhil Ilyas,  usai menandatangani SK penunjukan Plt Dirut Bank Aceh Syariah.

“Siap Pak Gubernur, kami akan langsung bekerja,” kata Fadhil Ilyas.

Sebagaimana diketahui, saat ini Fadhil Ilyas sedang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper tes Otoritas Jasa Keuangan sebagai Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah.

Fadhil mengikuti fit and proper tes bersama dua kandidat lainnya, yaitu Muhammad Syah dan Syahrul.

Saat menyerahkan SK, Gubernur turut didampingi oleh Plt Sekda Aceh M Nasir serta disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Zulfadli. (*)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Gampong Koramil 02/Sukakarya Pantau Ketahanan Pangan Warga Binaan di Jurong...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serma Syafrial melaksanakan kegiatan pemantauan ketahanan pangan milik warga binaan yang berlokasi...