Pemerintah

Beranda Pemerintah Halaman 21
Berita Pemerintahan

Disambut Tradisi Pedang Pora, AKBP Dr. Ahzan Resmi Jabat Kapolres Lhokseumawe

0
AKBP Dr. Ahzan melangkah melewati barisan perwira pedang pora yang berdiri tegap, Sabtu (12/4/2025).foto: ist

MEDIANAD.COM, LHOKSEUMAWE – AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H resmi menjabat sebagai Kapolres Lhokseumawe menggantikan AKBP Henki Ismanto, S.I.K., dalam sebuah upacara penyambutan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di halaman Mapolres Lhokseumawe, Sabtu (12/4/2025) pagi.

Kedatangan AKBP Dr. Ahzan disambut dengan tradisi pedang pora, sebuah prosesi kehormatan yang menjadi simbol penerimaan resmi pemimpin baru di lingkungan Kepolisian. Dengan mengenakan seragam dinas, AKBP Dr. Ahzan melangkah melewati barisan perwira pedang pora yang berdiri tegap, menambah nuansa sakral dan penuh wibawa dalam momen tersebut.

Dalam sambutannya, AKBP Dr. Ahzan mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan dan berkomitmen untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pendahulunya. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan Forkopimda.

“Ini merupakan kehormatan besar bagi saya. Bersama jajaran Polres Lhokseumawe, kita akan terus bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Dr. Ahzan.

Sementara itu, AKBP Henki Ismanto yang kini mengemban amanah baru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polres Lhokseumawe serta masyarakat atas dukungan selama masa kepemimpinannya.

Upacara pedang pora ini turut dihadiri oleh para pejabat utama Polres Lhokseumawe, personil Brigadir dan pengurus Bhayangkari cabang Lhokseumawe.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa semangat baru dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik di wilayah Lhokseumawe.(rel)

Gubernur Aceh Muzakkir Manaf, Kepala Daerah Pertama di Terima AHY

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Sejak pelantikan Kepala Daerah februari lalu. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono baru menerima Mualem di kantor Kemenko Infrastruktur dan pengembangan wilayah Jalan MH Thamrin pada Jumat 11 April 2025. AHY di dampingi Menteri Transmigrasi Muh Iftitah Sulaiman Suryanegara.

“Kami memang punya perhatian khusus untuk Aceh sesuai hasta cita Presiden Prabowo, apalagi Aceh damai dimasa pemerintah orang tua kami Pak SBY. Kami ingin agar Aceh terus maju dan damai” ujar AHY dalam sambutannya.

Mualem dalam kesmepatan itu menjelaskan secara singkat. “kami butuh banyak biaya untuk infrastruktur jalan dan irigasi, untuk pengentasan kemiskinan, penguatan perdamaian , yang tentu saja butuh dukungan kuat pemerintah pusat” jelas Mualem

Mualem juga menyampaikan terimakasih atas perhatian khusus Pak Prabowo dalam berbagai kesempatan. Termasok penyelesaian lahan untuk kombatan, dan mendukung swasembada pangan melalui transmigrasi lokal.

Dalam kesempatan itu Plt Sekda Aceh M Nasir menjelaskan lebih detail. “jembatan komunikasi yang terbangun ini kami harapkan terus dapat kami lanjutan kepada program yang konkrit, dengan perhatian khusus para menteri yang telah di jumpai Pak Gubernur. Kami akan bersungguh sungguh terus bekerja dan mendapat arahan menteri terkait” jelas Nasir

Dari pemerintah Aceh hadir Ketua DPRA, Kadis Naker Mobduk, Kadis cipta Karya, Kadis PU dan Kepala BRA Jamalluddin, sedangkan Menko AHY juga didempangi Deputi dan Stafsus.(*)

Forum Komunikasi BUMN Gelar Halal Bihalal di Landmark BSI Regional, Plt Sekda Ajak Bangun Ekonomi Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Plt Sekda Aceh, Muhammad Nasir, meminta seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di Aceh untuk ikut membangun perekonomian Aceh. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memperluas usaha sehingga berdampak terhadap pengurangan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

“Kami harap, teman-teman BUMN bisa berpartisipasi meluaskan bisnis untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Aceh,” kata Nasir dalam acara Halal Bihalal Forum Komunikasi BUMN Aceh, di Kantor Landmark BSI regional Aceh, Kamis, (10/4/2025).

Nasir menyebutkan, Aceh memiliki potensi sumber daya yang luar biasa, seperti tambang emas, semen, hingga minyak dan gas bumi. Ia mengajak pelaku usaha, khususnya BUMN untuk memanfaatkan sumber daya tersebut demi kemaslahatan Aceh.

“Tolong bantu kami Pemerintah Aceh untuk mendorong Aceh lebih baik, agar pendapatan per kapita masyarakat Aceh per orang lebih baik,” kata Nasir.

Menurut Nasir, kegiatan pertemuan seluruh jajaran BUMN tersebut begitu penting. Disamping memperkuat silaturahmi, forum tersebut juga jadi wadah memperkuat kolaborasi dalam membangun perekonomian Aceh.

Acara halal bihalal itu turut dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah serta pimpinan BUMN yang ada di Aceh.(*)

Mualem Bertemu Ketua MPR dan Menteri PUPR

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA–Hari ini,  Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melakukan pertemuan dengan dua pejabat negara di Jakarta. Kunjungan pertama dilakukan Mualem—sapaan akrabnya—kepada Ketua MPR RI, Ahmad Muzani.

Pertemuan Ketua Umum Partai Aceh itu bertujuan membahas sejumlah inisiatif pembangunan di Aceh, termasuk peluang investasi dan program pendidikan bagi anak-anak kurang mampu. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Aceh yang telah menjabat selama 51 hari (12 Februari–10 April 2025) memaparkan kesiapan beberapa kabupaten di Aceh dalam mendukung program pembangunan sekolah berbasis asrama (boarding school) yang digagas pemerintah pusat, Kamis (10/4/2025).

Program ini, sebagaimana disebutkan dalam rilis Biro Adpim Setda Aceh, akan menyediakan pendidikan dari tingkat SD hingga SMA secara gratis, lengkap dengan asrama dan makanan, serta dikelola oleh Kementerian Sosial.

Disebutkan pula bahwa pemerintah pusat meminta setiap kabupaten yang ingin berpartisipasi agar menyediakan lahan seluas enam hektare untuk pembangunan fasilitas tersebut. “Insyaallah, Aceh siap. Beberapa daerah seperti Aceh Utara, Aceh Barat, Aceh Besar, dan wilayah sekitarnya sudah kami siapkan,” ujar Mualem dalam pertemuan yang berlangsung di rumah dinas Ketua MPR, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis, 10 April 2025.

Ketua MPR RI menyambut positif kesiapan Aceh dan berkomitmen untuk menghubungkan langsung Gubernur dengan Menteri Sosial guna merealisasikan program tersebut sesegera mungkin. Selain isu pendidikan, Mualem juga membahas rencana kedatangan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia ke Aceh pada pertengahan Juli. Ia berharap tokoh penting dunia Islam itu dapat memberikan khutbah di Masjid Raya Baiturrahman dan melihat langsung potensi Aceh untuk kemudian dibawa ke forum-forum strategis internasional.

Tak hanya itu, Mualem juga mengungkapkan komunikasi aktifnya dengan pihak Uni Emirat Arab terkait potensi investasi besar di wilayah Andaman. Nilai investasi awal yang diajukan disebut mencapai Rp80 miliar sebagai langkah awal pengembangan kawasan ekonomi baru. Selanjutnya, Gubernur Aceh bertandang ke Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan disambut langsung oleh Menteri PUPR, Dody Hanggodo, bersama Sekjen Kementerian PUPR, Muhammad Zainal Fatah.

Pertemuan Muzakir Manaf di sana bertujuan menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 serta telewicara bersama Presiden Prabowo Subianto saat panen raya beberapa waktu lalu. Safari politik ke sejumlah kementerian ini dilakukan demi memastikan percepatan pembangunan di Aceh benar-benar terwujud.

“Ini adalah bentuk keseriusan dan gerak cepat Pak Gubernur untuk menjemput perhatian Presiden. Fokus beliau jelas: mendorong pembangunan infrastruktur dan memperkuat ketahanan pangan di Aceh,” ujar Pelaksana Tugas Sekda Aceh, M. Nasir, yang turut mendampingi.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Menteri Dody mengenang pengalamannya saat bertugas di Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD–Nias pascatsunami.

“Kami bangga bisa kembali terhubung dengan Aceh. Kehadiran Pak Mualem menjadi semangat baru. Seperti yang berkali-kali disampaikan Bapak Presiden, Aceh memang perlu mendapat perhatian lebih,” kata Menteri Dody.

Mualem sendiri menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi aktif dengan berbagai kementerian. “Momentum perhatian Bapak Presiden tidak boleh lewat begitu saja. Ini akan kami tindak lanjuti secara sungguh-sungguh demi kemajuan Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRA, Zulfadli—yang juga hadir dalam pertemuan tersebut—mengatakan bahwa dukungan pemerintah pusat harus direspons dengan kerja nyata dari seluruh elemen di Aceh.

“Ini momentum penting. Kami di DPRA siap menyambut dan memperkuat program-program strategis Mualem. Penerimaan hangat dari Menteri PUPR menandakan komitmen nyata pemerintah pusat,” ujarnya. Bahkan, Mualem mengundang Menteri PUPR untuk kembali berkunjung ke Aceh.

“Mari kita lihat kembali hasil-hasil rehab rekon masa lalu yang Bapak rintis. Kita lanjutkan jejak itu bersama,” katanya. Dalam audiensi tersebut, Mualem turut didampingi Staf Khusus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rian Syaf; Erwin Ferdinan dari Disnakertrans Mobilitas Penduduk Aceh; serta Ketua DPRA, Zulfadli. Semua pihak sepakat untuk memperkuat kolaborasi pusat dan daerah demi percepatan pembangunan Aceh yang berkelanjutan.(*)

 

 

Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko, Pimpin Sertijab Wakapolda yang Baru

0
Sertijab Wakapolda Aceh, Rabu, (9/4/2025).

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH-Kapolda Aceh, Irjen Dr. Achmad Kartiko, memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolda Aceh dari Brigjen Pol. Misbahul Munauwar kepada Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo. Sertijab berlangsung di Lobi Mapolda Aceh, Jalan T. Nyak Arief, Banda Aceh, pada Rabu, 9 April 2025.

Sebagai informasi, sebelum menjabat Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo bertugas sebagai Kabaganev Rojianstra SSDM Polri. Sementara itu, Brigjen Pol. Misbahul Munauwar kini ditugaskan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II di Sespim Lemdiklat Polri. Dalam amanatnya, Irjen Achmad Kartiko menyampaikan bahwa pergantian pejabat adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri, sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan dan meningkatkan kinerja institusi.

Ia juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Brigjen Pol. Misbahul Munauwar atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Wakapolda Aceh

“Serah terima jabatan merupakan momen penting dalam perjalanan karier personel Polri. Ini adalah saat di mana estafet kepemimpinan diserahkan, dengan harapan pejabat baru akan membawa semangat dan inovasi dalam melanjutkan tugas serta tanggung jawab yang diemban,” ujarnya.

Kapolda Aceh turut mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo sebagai Wakapolda Aceh yang baru. Ia meyakini bahwa dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki Brigjen Ari Wahyu, tugas dan tanggung jawab yang diemban akan dijalankan dengan baik dan penuh dedikasi.

“Semoga dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru serta melanjutkan program-program yang telah berjalan. Jabatan ini bukanlah tugas ringan, melainkan amanah yang menuntut komitmen tinggi, integritas, dan kepemimpinan yang kuat demi tercapainya tujuan organisasi,” pungkasnya.(*)

 

Presiden Prabowo: Sebuah Prestasi Arus Mudik Meningkat Namun Tetap Kondusif

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2025 sebagai sebuah prestasi besar. Sebab, mudik berjalan lancar, aman, dan nyaman.

Diakui Presiden Prabowo, arus kendaraan tahun ini dilaporkan lebih besar dari tahun lalu. Namun, hal itu bisa diatasi oleh Kementerian Perhubungan, Polri, TNI, dan stakeholder terkait lainnya.

“Merupakan suatu prestasi, yang dilaporkan kepada saya, arus mudik yang terbesar selama ini, lebih besar dari tahun lalu,tapi tanpa kemacetan yang berarti,” ujar Presiden, Selasa (8/4/25).

Menurut Presiden, angka kecelakaan selama periode arus mudik maupun balik Lebaran 2025 juga menurun drastis hingga 30 persen.

“Yang lebih memuaskan bagi kita adalah angka kecelakaan yang turun sangat drastis, 30 persen lebih rendah kecelakaan dibandingkan dengan tahun lalu,” jelas Presiden.

Lebih lanjut Presiden menyatakan bahwa apresiasi terhadap kinerja aparat kepolisian patut diberikan. Terlebih, anggota Polri rela berpanas-panasan menjaga keamanan lalu lintas.

“Ini adalah hasil kerja keras, dan ini kerja keras daripada Kementerian Perhubungan dan Kepolisian dan TNI. Polisi yang sering dicaci maki, disalah-salahkan, padahal mereka diterik siang matahari tanpa kita sadar mereka bekerja keras menjaga kita, mengatur lalu lintas,” ungkap Presiden Prabowo.(*)

“Via Online”, Gubernur Aceh dan Forkompimda ikut Kegiatan Presiden Panen Raya Padi Serentak dari Seulimum, Anggota DPRA Hasballah juga Hadir

0

MEDIANAD.COM: Presiden RI, Prabowo Subianto, Senin (07/04/2025) pagi melakukan panen raya padi bersama dengan 14 Provinsi lainnya via zoom (online) serta pusat kegiatan panen raya tersebut yang dihadiri Presiden secara langsung, dilaksanakan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Sedangkan di Provinsi Aceh, kegiatan panen padi serentak secara nasional berpusat di Gampong Lam Carak, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar (Abes) juga langsung dihadiri Gubernur H Muzakir Manaf bersama Forkompinda Aceh, Aceh Besar dan instansi terkait juga zoom yang sama diikuti para Bupati dan Walikota bersama instansi terkait se Aceh pada pagi dan jam yang sama secara serentak.

Sementara itu, anggota DPR Aceh dari Dapil 1 Hasballah, S.Ag yang menghadiri kegiatan panen raya di Seulimum kepada awak media menuturkan, “sebagai anggota DPR Aceh dari Dapil 1 menilai, kegiatan panen raya padi untuk Provinsi Aceh yang dipusatkan di Aceh Besar.

Tentu memberi tambahan motivasi bagi petani di Aceh Besar secara menyeluruh dalam rangka turun ke sawah pada musim tanam selanjutnya, “meskipun panen serentak semacam ini hanya terkesan kegiatan seremoni dan biasa saja”, akan tetapi azas manfaat usai kegiatan tersebut sangatlah besar bagi petani sawah di Abes”, diantaranya hasil positif yang dapat dipetik adalah, sedikit banyaknnya gairah para petani Aceh Besar untuk terus berusaha dan bekerja akan bertambah usai kegiatan semacam ini, pinta Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh (PA) Hasballah dalam nada optimis.

Sembari menambahkan, Penetapan kawasan sawah petani Seulimum, khususnya Gampong Lam Carak sebagai sentral utama kegiatan panen raya nasional di Aceh kali ini .

Hasballah menilai. Akan berdampak positif bagi petani disini dan secara umum petani Aceh Besar kedepan, serta para petani di Abes tentu dapat memanfaatkan momen tuan rumah panen raya padi tahun ini untuk meningkatkan etos kerja agar hasil panen lebih banyak lagi kedeoan, pinta ketua DPW PA Abes, Hasballah dikesempatan tersebut secara singkat.

Sedangkan kegiatan panen raya padi nasional secara zoom pagi Senin tersebut dengan Presiden RI di Seulimum.

Langsung dihadiri Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI Niko Fahrizal, M. Tr. (Han), Wakapolda Aceh, Brigjen. Pol. Misbahul Munawar, anggota DPR-RI T A. Khalid, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris bersama Wabup Syukri A. Jalil, unsur Forkompinda Aceh dan Aceh Besar, serta dinas instansi terkait baik Provinsi serta Abes. (zm/*)

Sabang siap sambut wisatawan libur panjang hari raya idul Fitri 1446 H

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Pemerintah Kota Sabang menyatakan Pulau Weh dengan beragam destinasi wisatanya siap menyambut wisatawan selama libur panjang hari raya idul Fitri 2025 M/1446 H.

“Kita selalu siap menyambut wisatawan yang berkunjung ke Kota Sabang. Kita terus memantau tingkat kunjungan dan mengecek akomodasi-akomodasi yang ada,” kata Pj Wali Kota Sabang Andri Nourman, di Pelabuhan Balohan Sabang, Jum’at (28/3).

Pj Wali Kota Sabang meyakini, meski terjadi lonjakan wisatawan, baik masyarakat dan pelaku wisata di Kota Sabang sudah berpengalaman dan telah melakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan.

“Terkait hal-hal yang lain, tentu di daerah-daerah wisata kita sudah siapkan, baik itu pemandu wisata, Pokdarwis juga ada di sana dan para pelaku wisata. Teman-teman semua cukup siap dengan kondisi menyambut libur panjang pada idul Fitri tahun 2025 ini,” jelasnya.

Menurutnya, semua stakeholder baik TNI/polri dan pelaku pariwisata serta masyarakat sudah terbiasa dan cukup berpengalaman serta terlatih menghadapi kondisi dengan lonjakan wisatawan di hari libur seperti ini.

“Tentu harapan besar dan doa kita semua, cuaca tetap bagus. Sehingga mulai dari pelayaran sampai nanti pada titik destinasi wisata, masyarakat dapat menikmatinya dengan baik, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal yang berlaku di Kota Sabang,” harap Andri Nourman.

Pj Wali Kota Sabang juga menghimbau seluruh elemen masyarakat, pelaku pariwisata dan khususnya jajaran Pemerintah Kota Sabang, untuk saling membantu kesiapan destinasi pariwisata, kesiapan-kesiapan jalur suplai bahan pokok, dan turut memastikan transportasi berjalan dengan lancar.

“Terutama sekali bagi para pelaku wisata, selalu berikan pelayanan prima dan sediakan safety, seperti life jacket serta pengamanan lainnya yang diperlukan. Ini sangat penting, sehingga siapa saja yang hadir di kota Sabang ini tetap merasa nyaman,” tambahnya.(man)

Pemkab Aceh Besar Santuni 1.762 Anak Yatim Piatu

0

MEDIANAD.COM, KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berbagi keberkahan Ramadhan dengan menyantuni dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 1.762 anak yatim dan yatim piatu dalam wilayah Aceh Besar kepada Pelaksana tugas (Plt) Dinas Sosial Aceh Besar.

“Alhamdulillah, ini momen yang sangat baik, hari ini kita bersilaturahmi dan sekaligus berbagi dengan anak-anak yatim,” hal itu disampaikan Bupati Aceh Besar Syech Muharram di sela-sela silaturrahmi dan buka puasa bersama antara Pemerintah dengan para ulama se Aceh Besar, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (26/3/2025) kemarin.

Syech Muharram menyampaikan, penyaluran Bantuan Sosial Tahap I berupa uang tunai kepada anak yatim dan yatim piatu dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar tahun anggaran 2025.

“Untuk jumlah anak yatim sebanyak 1.762 anak dengan total anggaran Rp. 881.000.000, nanti akan disalurkan langsung ke rekening masing-masing anak oleh dinas sosial Aceh Besar,” katanya.

Ia mengatakan, bulan suci Ramadan yang penuh dengan keberkahan membawa kepada satu titik keyakinan, bahwa berbagi itu indah.

“Mudah-mudahan santunan tersebut dapat membantu dan memberikan kebahagiaan bagi anak yatim untuk menyambut hari raya idul fitri 1446 Hijriah nanti,” katanya.

Muharram Idris menegaskan bulan Ramadhan selalu dinantikan oleh seluruh umat Islam untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan salah satunya adalah membahagiakan para anak yatim.

“Semoga di bulan Ramadhan ini, semua amal kebaikan baik kita mendapatkan ridha dari Allah SWT,” imbuhnya.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri, Danlanud SIM, Forkopimda Aceh Besar, Plt Sekdakab Bahrul Jamil SSos MSi, para Rektor, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekdakab, Kepala OPD, para camat, pengurus ICMI, dan tokoh-tokoh masyarakat.(**)

Kemenag Aceh Memprediksi Idul Fitri Serentak Jatuh Pada 31 Maret 2025

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh memperkirakan Idulfitri 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Hal itu karena diperkirakan hilal tidak akan terlihat pada 29 Ramadhan 1446 H mendatang.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. Azhari, MSi menyampaikan bahwa rukyatul hilal penentuan awal bulan hijriah dilakukan pada setiap tanggal 29 bulan hijriah berjalan.

“Untuk penetapan awal Syawal akan dilakukan pada hari Sabtu, 29 Ramadan 1446 Hijriah bertepatan dengan 29 Maret 2025 Masehi pada saat waktu magrib,” kata Azhari, Rabu (26/3/2025).

Namun, Azhari menyebutkan bahwa karena posisi hilal masih minus (di bawah horizon) pada hari tersebut maka Kanwil kemenag Aceh akan melaksanakan kegiatan hanya dalam bentuk edukasi pemaparan keadaan hilal dan rilis pers yang dipusatkan di Gedung Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhoknga Aceh Besar.

“Kemenag kabupaten kota tidak melaksanakan rukyatul hilal kecuali edukasi keadaan hilal di setiap lokasi rukyat,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra mengatakan, dilihat dari berbagai metode dan konsep, hilal dipastikan tidak terlihat di Aceh pada 29 Ramadan 1446 H, sehingga ibadah puasa Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari.

Ia menjelaskan, baik menggunakan konsep rukyatul hilal, imkanurrukyat (kemungkinan melihat hilal) dan konsep hisab dapat dipastikan bahwa hilal masih berada di bawah ufuk pada 29 Ramadan petang.

“Dengan keadaan hilal masih minus di bawah ufuk pada hari ijtimak (29 Ramadan 1446 H) maka hilal dipastikan tidak akan terlihat dan bilangan Bulan Ramadan disempurnakan 30 hari,” ucap Alfirdaus.

Firdaus menambahkan, ijtima (posisi bulan dan matahari pada satu garis lurus) terjadi pada Sabtu 29 Maret 2026 bertepatan dengan 29 Ramadan 1446 H jam 17:57.38 WIB.

Posisi hilal pada saat magrib di hari ijtima adalah (-) 1,07 derajat di bawah ufuk dengan elongasi geosentris 1,2 derajat dan elongasi toposentris 1,5 derajat.

Berdasarkan keadaaan hilal tersebut, hilal dipastikan tidak akan terlihat dan bulan Ramadan akan disempurnakan 30 hari sehingga 1 Syawal jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.(*)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Bantu Warga Bersihkan Sampah di Jurong Pantai Jaya,...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, Babinsa Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, bersama warga binaan melaksanakan kegiatan karya bakti membersihkan sampah...