Ekonomi

Beranda Ekonomi Halaman 3
Berita Ekonomi

Prof Mirza Tabrani Diharapkan Percepat USK Menjadi Kampus WCU

0

MEDIANAD COM, BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2021 Prof. Dr. Mirza Tabrani, SE, MBA, DBA diharapkan bisa membawa USK menjadi kampus mandiri berdaya saing global, sehingga upaya yang telah dilakukan selama untuk menjadikan USK sebagai World Class University (WCU) bisa segera terwujud.

Harapan itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala (PP IKA USK) Amal Hasan, SE, M.Si, Senin, 9 Maret 2026. Menurut Amal Hasan, visi yang dibawa oleh Prof. Mirza Tabrani yang mengusung konsep Smart Humanocracy Governance dan fokus pada transformasi pendidikan berkarakter serta berstandar global, sangat sejalan dengan upaya USK menjadi kampus WCU.

“Pertama-tama kami mengucapkan selamat atar pengukuhan Prof Mirza Tabrani sebagai Rektor USK periode 2026-2031. PP IKA USK sebagai induk organisasi alumni berharap agar dengan kepemimpinan Prof Mirza Tabrani bisa mempercepat terwujudnya USK menjadi kampus yang mandiri dan berdaya saing global,” kata Amal Hasan.

Amal Hasan menambahkan, upaya percepatan USK menjadi kampus WCU selama ini sudah on the track, tinggal sekarang bagaimana melanjutkan apa yang sudah diupayakan oleh Rektor sebelumnya Prof. Dr. Ir Marwan IPU.

“Kami melihat USK sudah berada di jalur menuju WCU, alumni dari berbagai lintas profesi di bawah wadah IKA USK siap berkolaborasi dan bersinergi dengan kampus untuk mewujudkan hal ini, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan almamater menuju kampus berkualitas global,” tegas Amal Hasan.

Selain itu kata Amal Hasan, selama ini USK sebagai Perguruan Tinggi Nasional Berbadan Hukum (PTNBH) telah menunjukkan berbagai catatan dan prestasi baik di level nasional maupun global, yang membuat peringkat kampus jantong hate rakyat Aceh tersebut terus membaik dan berkembang menjadi kampus yang inovatif, mandiri dan terkemuka serta mampu menjadi lokomotif dalam mencetak sumberdaya manusia dengan berbagai talenta untuk mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Selain itu kata Amal Hasan, sejak Oktober 2022 status USK telah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 38/2022. Pada pasal 75 ayat 1 hingga 4 menjadi acuan dan pedoman bersama dalam menjalin kemitraan antara pihak kampus dengan alumni, yang sama-sama bertanggungjawab dalam memajukan dan menjaga nama baik USK.

“IKA USK secara kelembagaan menjadi mitra strategis dan independen bagi kampus dan civitas akademika USK, serta menjadi wadah berkumpulnya para alumni dari berbagai fakultas. Melalui traformasi organisasi kita harapkan akan menambah kekuatan kita dalam berbagai kontribusi pembangunan bangsa,” kata Amal Hasan.

Amal Hasan berharap kemitraan antara almamater dan alumni dapat terus mendorong peningkatan kompetensi lulusan USK sebelum mereka masuk dalam dunia kerja. Jejaring alumni USK di berbagai lintas profesi akan dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Ini penting, sehingga kehadiran organisasi alumni benar-benar dirasakan kontribusinya dalam menjembatani lulusan atau alumni USK dengan dunia kerja yang kompetitif,” pungkas Amal Hasan.(man)

Bank Aceh Hadirkan “Gampong Ramadhan in Action 2026” di Masjid Raya Baiturrahman

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Bank Aceh dengan bangga mempersembahkan Gampong Ramadhan in Action 2026.

Acara tersebut merupakan bagian utama dari rangkaian Aceh Ramadhan Festival 2026 yang telah masuk dalam agenda bergengsi Kharisma Event Nusantara (KEN).
​Kegiatan ini akan dipusatkan di kawasan ikonik Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, mulai tanggal 1 hingga 7 Maret 2026.

“Bank Aceh mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan merasakan pengalaman spiritual serta keseruan festival yang autentik”, ujar Fadhil Direktur Utama Bank Aceh, Minggu (1/3/) 2026.

​Siaran Pers panitia juga menyebutkan, ​Gampong
Ramadhan in Action akan dimeriahkan oleh berbagai program yang mengombinasikan pemberdayaan ekonomi umat dengan syiar Islam,.

Berbagai program itu di antaranya menghadirkan 70 stand bazar UMKM produk kuliner dan fashion pilihan dari pelaku usaha binaan dengan harga yang lebih terjangkau.

Talkshow Interaktif Edukasi keuangan syariah bersama pakar dari Bank Aceh, Bank Indonesia, dan OJK. Fashion Street Ramadhan yang menampilkan tren busana muslim lokal yang modest dan elegan.

Pameran & Lomba mulai dari pameran artefak Islam, mushaf Al-Qur’an, hingga lomba kaligrafi nasional, serta program Bank Aceh Ramadhan Berbagi: Kegiatan sosial dan tadarus bersama untuk mempererat silaturahmi.

Fadhil juga menambahkan bagi pengunjung yang hadir, Bank Aceh menyediakan berbagai keuntungan melalui aplikasi Action Mobile yaitu Voucher Belanja Cukup scan QRIS senilai Rp1, dapatkan voucher belanja senilai Rp10.000 di merchant terpilih.

Selain itu juga tersedia program Racing Merchant & Transaksi dengan Hadiah total belasan juta rupiah bagi merchant dan pengguna Action Mobile dengan frekuensi transaksi tertinggi.

​”Kami ingin menjadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna. Melalui Gampong Ramadhan in Action, kami menyediakan ruang bagi UMKM untuk berkembang sekaligus memberikan hiburan edukatif bagi masyarakat. Mari ajak keluarga dan kerabat untuk berkunjung, berbelanja produk lokal, dan menikmati suasana religius di jantung kota Banda Aceh,” ujar Fadhil.

​Jangan lewatkan kesempatan untuk berburu kuliner berbuka puasa, melihat pameran bersejarah, hingga berswafoto di Photo Booth estetik yang telah disediakan.
​Sampai jumpa di Gampong Ramadhan in Action 2026, tukasnya. (rel)

Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Distribusi Bantuan Kemanusiaan Polri ke Aceh

0

MEDIANAD, BANDA ACEH – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah,M.M, menghadiri kegiatan pelepasan pendistribusian bantuan kemanusiaan Polri untuk wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Sabtu (14/02/2026).

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol.Joko Krisdiyanto, S. I. K, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelepasan bantuan berlangsung di Markas Polda Sumatera Utara sekitar pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Kapolri, serta Gubernur Sumatera Utara.

“Bantuan kemanusiaan dari Polri untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar diberangkatkan menggunakan 22 kontainer truk dari Mapolda Sumut,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, setiap kontainer memuat berbagai kebutuhan pokok dan logistik penting, yaitu, sembako, rendang siap saji, ikan teri siap saji, pakaian anak-anak dan dewasa, kebutuhan khusus perempuan, panel surya, serta obat-obatan.

Sebelum pelepasan distribusi bantuan, rangkaian kegiatan diawali dengan peresmian gedung di lingkungan Mapolda Sumatera Utara oleh Kapolri.

Menurut Kabid Humas, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut, terlebih menjelang bulan suci Ramadan yang akan segera tiba.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta mempercepat proses pemulihan,” pungkasnya. (*)

Media Berperan Publis Kinerja Manajemen Bank, “Disampaikan Dirut BAS dalam Coffee Morning dengan Insan Pers”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH : Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BAS), Fadhil Ilyas dalam _Coffee Morning_ dengan insan Pers liputan Banda Aceh, Senin (02/02) 2026 menyampaikan, “peran media, wartawan atau insan pers sangat membantu kelancaran kegiatan operasional dan manajemen Bank Aceh Syariah (BAS) sebagai Bank milik Pemerintah Aceh”.

Yang juga BAS sudah melewati berbagai tantangan dan kini bergerak ke arah yang lebih baik. Kondisi tersebut, tambah Dirut Fadhil Ilyas, sembari mengatakan. Kinerja baik tersebut juga tak lepas dari dukungan media dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat seluruh kegiatan BAS selama ini.

Peran dan kinerja manajemen BAS, tidak lepas dari media. Apa yang sudah kami lakukan, baik tenaga maupun pikiran, semuanya dicurahkan untuk kepentingan dan kemajuan Aceh pintanya.

Seperti telah dirili online bandapos.com, Dirut Fadhil Ilyas
mencontohkan keterlibatan Bank Aceh Syariah dalam penanganan bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Aceh. Dalam peristiwa tersebut, BAS turut memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Bantuan yang kami berikan sangat membantu masyarakat. Kami juga berada dalam pengawasan pemegang saham, sehingga setiap kegiatan yang dilakukan dapat diketahui publik, khususnya terkait penanganan bencana banjir dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025,” katanya.

Selain itu, Fadhil mengungkapkan bahwa Bank Aceh Syariah telah membentuk dua tim recovery. Salah satunya difokuskan pada penanganan pembiayaan yang dinilai layak dan wajar, dengan bekerja secara paralel untuk membantu nasabah terdampak.

Serta mengatakan, Bank Aceh Syariah merupakan salah satu bank yang mendapatkan kepercayaan (trust) dari berbagai pihak. Karena itu, ia berharap jika masih terdapat kekurangan, hal tersebut dapat diperkecil bahkan dihilangkan.

“Kami terus menjaga ekosistem Bank Aceh secara patut dan wajar, dengan tetap memperhatikan keseimbangan dan keterbatasan yang ada,” ujarnya.

Terkait dukungan pemerintah, Fadhil menjelaskan bahwa Bank Aceh Syariah menerima dana bantuan sebesar Rp1,5 triliun untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, dana tersebut tidak dibagikan secara langsung, melainkan dalam bentuk kuota margin pembiayaan.

Sementara itu, mengenai relaksasi penundaan pembayaran, Fadhil mengatakan pihaknya masih mencari solusi yang tepat agar keputusan yang diambil benar-benar memberikan kemudahan bagi nasabah tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian perbankan.

“Kami ingin memastikan kebijakan yang diambil nantinya merupakan keputusan terbaik bagi semua pihak,” pungkasnya.(**)

Terkait Maraknya Upaya Penipuan Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Maraknya upaya penipuan yang mengatasnamakan PT Bank Aceh Syariah baik berupa iming-iming hadiah Gebyar Bank ataupun Undian Berhadiah Bank Aceh, manajemen Bank Aceh secara resmi mengeluarkan menghimbau kepada seluruh nasabah untuk senantiasa waspada terhadap berbagai modus operandi hoax yang beredar melalui media sosial, aplikasi pesan singkat, maupun telepon seluler.

Belakangan ini, ditemukan sejumlah akun palsu dan pesan berantai yang menjanjikan hadiah dengan syarat mudah yang mencatut nama Bank Aceh. Hal ini merupakan upaya phishing atau penipuan yang bertujuan untuk mencuri data pribadi dan saldo rekening nasabah.

Seperti telah dirilis sejumlah media online tentang hal tersebu Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas melalui Sekretariat Perusahaan Bank Aceh Ilham Novrizal, menegaskan bahwa keamanan dana dan data nasabah adalah prioritas utama perbankan. Namun, keamanan tersebut memerlukan kolaborasi aktif dari sisi nasabah.

“Kami mengamati adanya peningkatan upaya penipuan digital yang semakin canggih. Pelaku seringkali menggunakan identitas palsu yang sangat mirip dengan identitas resmi Bank Aceh untuk mengelabui masyarakat. Kami mengimbau dengan sangat agar nasabah jangan pernah memberikan data sensitif kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai karyawan bank,” pinta Ilham Novrizal. Serambari menambahkan, Bank Aceh tidak pernah meminta informasi rahasia melalui saluran yang tidak resmi.

Perlu diingat bahwa Bank Aceh tidak pernah meminta PIN, Password, kode OTP melalui media sosial maupun telepon. Jika ada yang meminta data tersebut, kami pastikan itu adalah hoax dan upaya penipuan. Segera abaikan dan laporkan melalui kanal resmi kami, ujar Ilham.

Yang juga mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, terdapat modus utama yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan yaitu informasi mengenai pemenang undian berhadiah yang mengharuskan nasabah memberikan data akun atau membayar biaya administrasi tertentu serta akun-akun yang menggunakan logo Bank Aceh proaktif menghubungi nasabah melalui pesan pribadi.

Bank Aceh memberikan panduan bagi nasabah agar terhindar dari kerugian finansial diantaranya pastikan nasabah hanya berinteraksi dengan akun media sosial resmi Bank Aceh, jangan pernah membagikan kode OTP (One-Time Password) kepada siapa pun. Kode ini adalah kunci akses terakhir ke rekening nasabah.

Selalu gunakan aplikasi Action Mobile Banking yang diunduh langsung dari Google Play Store atau Apple App Store dan hindari mengklik tautan dari nomor tidak dikenal yang mengarahkan pada pengisian data pribadi.

Untuk mendapatkan informasi yang akurat dan melakukan pengaduan, nasabah dapat menghubungi Contact Center: 1500845 dan Website Resmi: www.bankaceh.co.id

“Bank Aceh terus berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan siber kami secara berkelanjutan. Kami mengajak seluruh nasabah untuk berkomitmen dalam menjaga keamanan finansial di era digital ini,” tukasnya.(*)

Pertamina Dinilai Berupaya Maksimal Penuhi Kebutuhan LPG Warga Aceh

0
Ratusan warga antre untuk mendapatkan gas elpiji bersubsidi 3 Kg dalam kegiatan operasi pasar di halaman Masjid Jami' Kampus Universitas Syiah Kuala. Foto Waspada Aceh

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menilai upaya Pertamina dalam mendistribusikan LPG di wilayah terdampak bencana menunjukkan kerja keras di tengah kondisi medan dan infrastruktur yang ekstrem.

“Saya kira langkah Pertamina yang harus didukung dengan adanya distribusi LPG lewat jalur laut dan udara sangat membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Fahmi dalam keterangannya diterima di Banda Aceh, Rabu (17/12/2025).

Ia menyampaikan bahwa penyaluran LPG melalui jalur alternatif tersebut menjadi solusi penting di saat kondisi belum memungkinkan distribusi normal. “Ya ini sebagai distribusi yang sangat baik untuk masyarakat menerima bantuan LPG dalam kondisi yang tidak baik saat ini, bantuan Pertamina sangat dibutuhkan,” katanya.

Menurut Fahmi, berbagai metode distribusi yang ditempuh Pertamina mencerminkan upaya maksimal dalam melayani masyarakat di wilayah bencana. “Saya kira Pertamina sudah bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat, karena berbagai cara dilakukan Pertamina dalam mendistribusikan LPG kepada masyarakat yang mengalami bencana,” ucapnya.

Fahmi juga menilai pelaksanaan operasi pasar LPG membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh pasokan akibat akses yang masih terputus. “Ya untuk saya ini adanya operasi pasar sangat membantu masyarakat yang susah mendapatkan LPG apalagi akses-akses masih banyak yang tidak bisa dilewati tapi Pertamina harus didukung semua pihak termasuk pemerintah daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fahmi meminta masyarakat memahami kondisi lapangan dan proses distribusi yang sedang diupayakan. “Ya publik harus memahami apa yang dilakukan Pertamina saat ini untuk memperjuangkan agar masyarakat korban bencana bisa dapat LPG, kita harus apresiasi meskipun masih ada masyarakat yang belum mendapatkan LPG karena kendala akses yang terputus, tetapi Pertamina pasti mampu sampai ke sana,” katanya.

Ia menegaskan bahwa distribusi LPG yang terus dilakukan menjadi bukti kehadiran Pertamina bagi masyarakat terdampak bencana. “Ya ini sudah jelas kalau Pertamina sudah memperlihatkan kehadiranya bagi masyarakat dalam memberikan bantuan nya seperti distribusi LPG,” pungkas Fahmi. (red)

Ini Alasan Distribusi LPG Jauh Lebih Sulit Dibanding BBM di Wilayah Bencana

0
Ratusan warga sedang mengantre mendapatkan gas elpiji bersubsidi di pangkalan di Kecamatan Samudera, Aceh. Foto Waspada Aceh

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Pengamat ekonomi Willy Arafah mengatakan, distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah bencana jauh lebih sulit dibandingkan bahan bakar minyak (BBM). Kompleksitas akses jalan darat yang rusak atau terputus serta faktor keamanan menjadi penyebab utama lambatnya penyaluran LPG saat terjadi bencana alam seperti yang terjadi di Provinsi Aceh.

“Rusaknya akses jalan di Aceh memberikan dampak yang lebih besar terhadap distribusi LPG dibandingkan dengan BBM. Ini disebabkan oleh infrastruktur untuk penyimpanan dan pengisian LPG yang lebih khusus dan terbatas, sehingga ketika ada kerusakan, pasokan LPG bisa terhambat secara signifikan. Selain itu, LPG memerlukan penanganan yang lebih hati-hati karena risiko kebakaran yang lebih tinggi, yang membuat proses distribusinya menjadi lebih rumit,” kata Willy saat dihubungi Selasa (16/12/2025).

Guru Besar Universitas Trisakti ini menjelaskan perbedaan mendasar dalam rantai pasok LPG dan BBM. Pertama, distribusi LPG memerlukan fasilitas penyimpanan dan pengisian khusus, seperti tangki gas dan terminal yang dirancang untuk menangani gas bertekanan. Jika infrastruktur ini mengalami kerusakan, distribusi LPG dapat terhambat secara signifikan.

“Sebaliknya, BBM dapat disimpan dan didistribusikan melalui berbagai jenis fasilitas yang lebih umum, seperti SPBU, yang lebih mudah diakses dan jumlahnya lebih banyak,” jelas Willy.

Selain itu, faktor keamanan dan pengamanan LPG dan BBM juga berbeda. Menurutnya, meskipun BBM juga berisiko tapi penanganannya sering kali lebih terstandarisasi dan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

“LPG memiliki risiko kebakaran dan ledakan yang lebih tinggi, sehingga memerlukan prosedur penanganan yang lebih ketat. Dalam situasi darurat, hal ini dapat memperlambat proses distribusi karena perlunya evaluasi keamanan yang lebih mendalam,” ujar Willy.

Willy kemudian menjelaskan proses distribusi LPG hingga sampai ke masyarakat memang lebih panjang. LPG harus dikirim dari pabrik ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) menggunakan truk tangki khusus, kemudian melalui proses pengisian tabung dengan standar keamanan ketat sebelum didistribusikan ke agen dan pangkalan.

“Secara keseluruhan, proses distribusi LPG membutuhkan waktu lebih lama karena melibatkan langkah-langkah keamanan yang ketat, keterbatasan infrastruktur, dan ketergantungan pada kondisi transportasi, serta fluktuasi permintaan yang dapat mempengaruhi kecepatan distribusi,” ujar Willy.

Willy meminta masyarakat untuk memahami apabila distribusi LPG di wilayah bencana belum sepenuhnya normal. Menurutnya, keterbatasan layanan merupakan konsekuensi dari kerusakan infrastruktur dan prosedur keselamatan yang tidak bisa dikompromikan.

“Masyarakat perlu memahami beberapa hal penting untuk melihat persoalan distribusi LPG di wilayah mereka dengan lebih jelas. Ketergantungan pada infrastruktur yang baik, seperti jalan, terminal, dan fasilitas penyimpanan, sangat krusial. Kerusakan infrastruktur akibat bencana alam dapat mengganggu pasokan LPG secara signifikan, sehingga penting bagi masyarakat untuk menyadari dampak yang mungkin terjadi,” pungkasnya.

Persiraja Buru Poin Tambahan di ‘Home’ PSPS Sabtu Petang

0

PEMAIN Persiraja Banda Aceh, Jumat (7/11/2025) lakukan latihan ringan di Stadion Kaharuddin Nasution. Sebelum menghadapi tuan rumah PSPS Pekanbaru, Sabtu Sore pada Pekan ke-9 Pengadaian Champioship 2025/26. (foto/kiriman mo persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Usai catat kemenangan perdana di Stadion H Dimurthala (SHD) pada pekan ke-8 lanjutan Pengadaian Liga2 Championship 2025/26 atas kekuatan Persekat Tegal, Jawa Tengah 1-0 (0-0)(1-0) langsung di SHD Lampineung Banda Aceh, Minggu (02/11) malam lalu.

Sabtu petang tim yang berjulukan lantak laju Persiraja kembali membidik poin tambahan saat bersua di kandang PSPS Pekanbaru Sabtu petang, sehingga terus menjaga persaingan pemburuan tiket promosi ke Liga1.

Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas seperti biasa dalam temu media sehari menjelang laga mengatakan. “Kita tak mendahului yang diatas”, namun kerja keras anak asuhannya sepanjang laga optimis memperoleh hasil sebagaimana yang diharapkan, termasuk bersua dengan tuan rumah PSPS di Stadion Kaharuddin Nasition (SKN), Sabtu (80/11) pukul 15.30 WIB.

Pinta Akhyar dalam jumpa Pers di Pekanbaru, Jumat sore, yang juga dalam sesi temu media tersebut didampingi andalannya, Fitra Ridwan.

Serta mengatakan, “Persiraja akan memanfaatkan sisi kelemahan kubu tuan rumah, dalam usaha mengamankan poin dihadapan publik SKN, satu bahkan sempurna, agar terus menjaga persaingan menuju papan atas klasmen”, sebelum menghadapi tuan rumah Adhiyaksa FC, Rabu tanggal 12 nanti, yang juga laga perdana putaran kedua, tutupnya (non)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Aneuk Laot Gotong Royong Bersama Warga Siapkan Lahan Kandang Sapi...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung pengembangan usaha gampong, Babinsa 05 Gampong Aneuk Laot Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Insarlin, melaksanakan kegiatan gotong royong...