Ekonomi

Beranda Ekonomi Halaman 3
Berita Ekonomi

Pasca Banjir Hidrometeorologi, Bank Aceh cetak performa positif pada periode Triwulan I 2026

0

Direktur utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas

​MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Bank Aceh menunjukkan resiliensi yang luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama yang berakhir pada 31 Maret 2026, Bank Aceh berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja di tengah tantangan pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh akhir tahun lalu.

Total Aset Bank Aceh kini mencapai Rp29,89 triliun, meningkat 2,19% dibandingkan posisi Maret 2025 yang sebesar Rp29,25 triliun. Peningkatan aset ini mencerminkan pengelolaan portofolio yang sehat serta kepercayaan nasabah yang tetap terjaga.

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp25,17 triliun, tumbuh 2,47% secara tahunan (year-on-year). Angka ini menunjukkan bahwa Bank Aceh tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengelola simpanan mereka, yang menjadi modal penting bagi bank untuk terus berekspansi.

Sebagai motor penggerak ekonomi daerah, Bank Aceh juga mengakselerasi Penyaluran Pembiayaan yang tumbuh 3,14% menjadi Rp21,20 triliun. Fokus pembiayaan ini diarahkan pada sektor-sektor produktif untuk membantu para pelaku usaha bangkit dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat pasca tantangan alam di tahun sebelumnya.

​Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang adaptif. “Kami tidak hanya mengejar angka, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah pembiayaan yang disalurkan memiliki dampak nyata bagi pemulihan ekonomi masyarakat Aceh,” ungkapnya.(*)

Babinsa Gampong Paya Bantu Nelayan Turunkan Perahu, Perkuat Semangat Gotong Royong di Pesisir

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Wujud kepedulian terhadap masyarakat pesisir kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang. Kali ini, Babinsa 08 Gampong Paya, Sertu Junaidi, turun langsung membantu para nelayan menurunkan perahu ke laut usai menjalani perbaikan, di kawasan Jurong Pantai Jaya, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Minggu (12/04/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan, di mana Babinsa bersama warga setempat bergotong royong mendorong perahu nelayan hingga kembali siap digunakan untuk melaut. Kehadiran Babinsa tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat bagi masyarakat dalam menjaga tradisi kerja sama di lingkungan pesisir.

Sertu Junaidi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

“Gotong royong seperti ini harus terus kita jaga. Selain meringankan pekerjaan, juga mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat,” ujarnya.

Di sela kegiatan, ia juga mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Salah satu langkah penting yang ditekankan adalah rutin memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG guna mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk di laut.

“Keselamatan adalah yang utama. Pastikan kondisi perahu siap, perlengkapan lengkap, dan selalu cek perkembangan cuaca sebelum berangkat melaut,” tambahnya.

Kegiatan ini pun mendapat respon positif dari para nelayan, yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Diharapkan, sinergi antara TNI dan masyarakat pesisir seperti ini terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman, solid, dan produktif.(man)

Bank Aceh Memperkuat Kepedulian Sesama Dengan Menggelar Berbagai Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

0

MEDIANAD.COM, SABANG, Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Sabang Habibie menyerahkan Zakat kepada karyawan dan karyawati, sebagai upaya memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan selama bulan yang penuh berkah. Program tersebut diwujudkan melalui sejumlah kegiatan yang melibatkan seluruh karyawan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat sekitar.

Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Sabang Habibie, kepada media menerangkan, Rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan meliputi program berbagi sembako, wakaf Al-Qur’an, penyaluran zakat karyawan kepada Baitul Mal, pembagian takjil berbuka puasa, hingga santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bank Aceh Syariah dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat di Kota Sabang selama bulan puasa.

“Sejak awal Ramadhan, BAS Cabang Sabang telah menjalankan Program Ramadhan Berbagi dengan melibatkan seluruh karyawan. Setiap karyawan menyalurkan lima paket sembako kepada keluarga kurang mampu di lingkungan tempat tinggal masing-masing, sehingga secara keseluruhan sebanyak 215 paket sembako berhasil disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” terang Habibie, Sabtu, 14 Maret 2026. (dikutip dari media RRI. selasa,17/03.026).

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan kegiatan wakaf Al-Qur’an yang disalurkan ke dua lokasi, yakni Masjid Ujung Kareueng dan Pondok Pesantren Tahfiz Al-Qur’an di Cot Abeuk. Program tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah dan pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat dan para santri.

“Karyawan dan karyawati BAS Cabang Sabang juga turut menyalurkan zakat karyawan sebesar Rp15 juta melalui Baitul Mal Kota Sabang. Penyaluran zakat ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membantu masyarakat yang membutuhkan.”

Dalam rangkaian kegiatan lainnya, BAS Cabang Sabang juga menggelar Program Bank Aceh Peduli dengan membagikan paket sembako serta takjil kepada para tukang parkir dan tukang becak di Kota Sabang. Pembagian takjil juga dilakukan kepada masyarakat yang melintas di sekitar kantor Bank Aceh Syariah Cabang Sabang sebagai bentuk kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Sebagai puncak kegiatan, santunan kepada anak yatim dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026. Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Sabang berharap seluruh kegiatan sosial tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Bank Aceh Syariah dan masyarakat, karena keberadaan lembaga perbankan tidak hanya diukur dari kinerja keuangan, tetapi juga dari kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.(man/*)

Kemanusiaan dan Solidaritas Jadi Fondasi Utama Program Pasar 1001 Malam

0
Pasar 1001 Malam di Banda Aceh. Foto Ist

Banda Aceh – Usai sukses menyelenggarakan Festival Jejak Jajanan Nusantara (JJN) sebagai model Pasar 1001 Malam beberapa waktu lalu di Jakarta, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) kini menggelar Pasar 1001 Malam mulai 11-13 Maret 2026 di Lapangan Eks Hotel Aceh, Banda Aceh.

Provinsi Aceh dipilih guna mengedepankan aksi kemanusiaan dan solidaritas sosial. Bagi Kemenko PM, penguatan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit pasca-bencana.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM Leontinus Alpha Edison, menegaskan bahwa aspek kemanusiaan merupakan bagian integral dari strategi pemberdayaan yang dijalankan Kemenko PM.

“Pasar 1001 Malam bukan sekadar pusat transaksi ekonomi, melainkan wadah aksi kemanusiaan,” ujar Leontinus melalui keterangan tertulisnya, Rabu (11/3/2026).

Selain dimensi sosial, program ini berfungsi sebagai katalis untuk memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif dengan mengoptimalkan aset tidur milik pemerintah dan BUMN. Ruang strategis yang sebelumnya tidak produktif diubah menjadi creative compound berbiaya terjangkau.

Di Provinsi Aceh, kegiatan ini dikemas dengan nuansa Ramadan yang kental, menghadirkan Bazaar dan Expo kuliner serta kerajinan, hingga Panggung Talenta Dai Cilik guna mengembangkan potensi anak-anak.

Nantinya akan ada Klinik Kesehatan gratis yang menyediakan pemeriksaan medis dasar serta Klinik UMKM Bangkit, berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kota Banda Acah, untuk pendampingan legalitas usaha sebagai bagian dari upaya menyeluruh meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara inklusif.

“Kami ingin menciptakan pengalaman yang tidak hanya memikat secara visual melalui konsep Coffee Truck dan Talkshow interaktif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,” jelas Leontinus.

“Melalui sinergi solid antara pemerintah, swasta, dan komunitas, kami yakin kemandirian ekonomi yang bermartabat dapat terwujud,” sambungnya.

Dalam rangkaian kegiatan Pasar 1001 Malam, Kemenko PM juga akan menyerahkan pangan olahan siap saji bagi penyintas bencana banjir, melakukan serah terima 103 unit Hunian Sementara (Huntara) hasil kolaborasi dengan Rumah Zakat, serta menyalurkan bantuan 1.000 kitab kuning untuk pesantren di Aceh Utara dan Aceh Tamiang. ***

Prof Mirza Tabrani Diharapkan Percepat USK Menjadi Kampus WCU

0

MEDIANAD COM, BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2021 Prof. Dr. Mirza Tabrani, SE, MBA, DBA diharapkan bisa membawa USK menjadi kampus mandiri berdaya saing global, sehingga upaya yang telah dilakukan selama untuk menjadikan USK sebagai World Class University (WCU) bisa segera terwujud.

Harapan itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala (PP IKA USK) Amal Hasan, SE, M.Si, Senin, 9 Maret 2026. Menurut Amal Hasan, visi yang dibawa oleh Prof. Mirza Tabrani yang mengusung konsep Smart Humanocracy Governance dan fokus pada transformasi pendidikan berkarakter serta berstandar global, sangat sejalan dengan upaya USK menjadi kampus WCU.

“Pertama-tama kami mengucapkan selamat atar pengukuhan Prof Mirza Tabrani sebagai Rektor USK periode 2026-2031. PP IKA USK sebagai induk organisasi alumni berharap agar dengan kepemimpinan Prof Mirza Tabrani bisa mempercepat terwujudnya USK menjadi kampus yang mandiri dan berdaya saing global,” kata Amal Hasan.

Amal Hasan menambahkan, upaya percepatan USK menjadi kampus WCU selama ini sudah on the track, tinggal sekarang bagaimana melanjutkan apa yang sudah diupayakan oleh Rektor sebelumnya Prof. Dr. Ir Marwan IPU.

“Kami melihat USK sudah berada di jalur menuju WCU, alumni dari berbagai lintas profesi di bawah wadah IKA USK siap berkolaborasi dan bersinergi dengan kampus untuk mewujudkan hal ini, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan almamater menuju kampus berkualitas global,” tegas Amal Hasan.

Selain itu kata Amal Hasan, selama ini USK sebagai Perguruan Tinggi Nasional Berbadan Hukum (PTNBH) telah menunjukkan berbagai catatan dan prestasi baik di level nasional maupun global, yang membuat peringkat kampus jantong hate rakyat Aceh tersebut terus membaik dan berkembang menjadi kampus yang inovatif, mandiri dan terkemuka serta mampu menjadi lokomotif dalam mencetak sumberdaya manusia dengan berbagai talenta untuk mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Selain itu kata Amal Hasan, sejak Oktober 2022 status USK telah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 38/2022. Pada pasal 75 ayat 1 hingga 4 menjadi acuan dan pedoman bersama dalam menjalin kemitraan antara pihak kampus dengan alumni, yang sama-sama bertanggungjawab dalam memajukan dan menjaga nama baik USK.

“IKA USK secara kelembagaan menjadi mitra strategis dan independen bagi kampus dan civitas akademika USK, serta menjadi wadah berkumpulnya para alumni dari berbagai fakultas. Melalui traformasi organisasi kita harapkan akan menambah kekuatan kita dalam berbagai kontribusi pembangunan bangsa,” kata Amal Hasan.

Amal Hasan berharap kemitraan antara almamater dan alumni dapat terus mendorong peningkatan kompetensi lulusan USK sebelum mereka masuk dalam dunia kerja. Jejaring alumni USK di berbagai lintas profesi akan dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Ini penting, sehingga kehadiran organisasi alumni benar-benar dirasakan kontribusinya dalam menjembatani lulusan atau alumni USK dengan dunia kerja yang kompetitif,” pungkas Amal Hasan.(man)

Bank Aceh Hadirkan “Gampong Ramadhan in Action 2026” di Masjid Raya Baiturrahman

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Bank Aceh dengan bangga mempersembahkan Gampong Ramadhan in Action 2026.

Acara tersebut merupakan bagian utama dari rangkaian Aceh Ramadhan Festival 2026 yang telah masuk dalam agenda bergengsi Kharisma Event Nusantara (KEN).
​Kegiatan ini akan dipusatkan di kawasan ikonik Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, mulai tanggal 1 hingga 7 Maret 2026.

“Bank Aceh mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan merasakan pengalaman spiritual serta keseruan festival yang autentik”, ujar Fadhil Direktur Utama Bank Aceh, Minggu (1/3/) 2026.

​Siaran Pers panitia juga menyebutkan, ​Gampong
Ramadhan in Action akan dimeriahkan oleh berbagai program yang mengombinasikan pemberdayaan ekonomi umat dengan syiar Islam,.

Berbagai program itu di antaranya menghadirkan 70 stand bazar UMKM produk kuliner dan fashion pilihan dari pelaku usaha binaan dengan harga yang lebih terjangkau.

Talkshow Interaktif Edukasi keuangan syariah bersama pakar dari Bank Aceh, Bank Indonesia, dan OJK. Fashion Street Ramadhan yang menampilkan tren busana muslim lokal yang modest dan elegan.

Pameran & Lomba mulai dari pameran artefak Islam, mushaf Al-Qur’an, hingga lomba kaligrafi nasional, serta program Bank Aceh Ramadhan Berbagi: Kegiatan sosial dan tadarus bersama untuk mempererat silaturahmi.

Fadhil juga menambahkan bagi pengunjung yang hadir, Bank Aceh menyediakan berbagai keuntungan melalui aplikasi Action Mobile yaitu Voucher Belanja Cukup scan QRIS senilai Rp1, dapatkan voucher belanja senilai Rp10.000 di merchant terpilih.

Selain itu juga tersedia program Racing Merchant & Transaksi dengan Hadiah total belasan juta rupiah bagi merchant dan pengguna Action Mobile dengan frekuensi transaksi tertinggi.

​”Kami ingin menjadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna. Melalui Gampong Ramadhan in Action, kami menyediakan ruang bagi UMKM untuk berkembang sekaligus memberikan hiburan edukatif bagi masyarakat. Mari ajak keluarga dan kerabat untuk berkunjung, berbelanja produk lokal, dan menikmati suasana religius di jantung kota Banda Aceh,” ujar Fadhil.

​Jangan lewatkan kesempatan untuk berburu kuliner berbuka puasa, melihat pameran bersejarah, hingga berswafoto di Photo Booth estetik yang telah disediakan.
​Sampai jumpa di Gampong Ramadhan in Action 2026, tukasnya. (rel)

Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Distribusi Bantuan Kemanusiaan Polri ke Aceh

0

MEDIANAD, BANDA ACEH – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah,M.M, menghadiri kegiatan pelepasan pendistribusian bantuan kemanusiaan Polri untuk wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Sabtu (14/02/2026).

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol.Joko Krisdiyanto, S. I. K, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelepasan bantuan berlangsung di Markas Polda Sumatera Utara sekitar pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Kapolri, serta Gubernur Sumatera Utara.

“Bantuan kemanusiaan dari Polri untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar diberangkatkan menggunakan 22 kontainer truk dari Mapolda Sumut,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, setiap kontainer memuat berbagai kebutuhan pokok dan logistik penting, yaitu, sembako, rendang siap saji, ikan teri siap saji, pakaian anak-anak dan dewasa, kebutuhan khusus perempuan, panel surya, serta obat-obatan.

Sebelum pelepasan distribusi bantuan, rangkaian kegiatan diawali dengan peresmian gedung di lingkungan Mapolda Sumatera Utara oleh Kapolri.

Menurut Kabid Humas, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut, terlebih menjelang bulan suci Ramadan yang akan segera tiba.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta mempercepat proses pemulihan,” pungkasnya. (*)

Media Berperan Publis Kinerja Manajemen Bank, “Disampaikan Dirut BAS dalam Coffee Morning dengan Insan Pers”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH : Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BAS), Fadhil Ilyas dalam _Coffee Morning_ dengan insan Pers liputan Banda Aceh, Senin (02/02) 2026 menyampaikan, “peran media, wartawan atau insan pers sangat membantu kelancaran kegiatan operasional dan manajemen Bank Aceh Syariah (BAS) sebagai Bank milik Pemerintah Aceh”.

Yang juga BAS sudah melewati berbagai tantangan dan kini bergerak ke arah yang lebih baik. Kondisi tersebut, tambah Dirut Fadhil Ilyas, sembari mengatakan. Kinerja baik tersebut juga tak lepas dari dukungan media dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat seluruh kegiatan BAS selama ini.

Peran dan kinerja manajemen BAS, tidak lepas dari media. Apa yang sudah kami lakukan, baik tenaga maupun pikiran, semuanya dicurahkan untuk kepentingan dan kemajuan Aceh pintanya.

Seperti telah dirili online bandapos.com, Dirut Fadhil Ilyas
mencontohkan keterlibatan Bank Aceh Syariah dalam penanganan bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Aceh. Dalam peristiwa tersebut, BAS turut memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Bantuan yang kami berikan sangat membantu masyarakat. Kami juga berada dalam pengawasan pemegang saham, sehingga setiap kegiatan yang dilakukan dapat diketahui publik, khususnya terkait penanganan bencana banjir dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025,” katanya.

Selain itu, Fadhil mengungkapkan bahwa Bank Aceh Syariah telah membentuk dua tim recovery. Salah satunya difokuskan pada penanganan pembiayaan yang dinilai layak dan wajar, dengan bekerja secara paralel untuk membantu nasabah terdampak.

Serta mengatakan, Bank Aceh Syariah merupakan salah satu bank yang mendapatkan kepercayaan (trust) dari berbagai pihak. Karena itu, ia berharap jika masih terdapat kekurangan, hal tersebut dapat diperkecil bahkan dihilangkan.

“Kami terus menjaga ekosistem Bank Aceh secara patut dan wajar, dengan tetap memperhatikan keseimbangan dan keterbatasan yang ada,” ujarnya.

Terkait dukungan pemerintah, Fadhil menjelaskan bahwa Bank Aceh Syariah menerima dana bantuan sebesar Rp1,5 triliun untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, dana tersebut tidak dibagikan secara langsung, melainkan dalam bentuk kuota margin pembiayaan.

Sementara itu, mengenai relaksasi penundaan pembayaran, Fadhil mengatakan pihaknya masih mencari solusi yang tepat agar keputusan yang diambil benar-benar memberikan kemudahan bagi nasabah tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian perbankan.

“Kami ingin memastikan kebijakan yang diambil nantinya merupakan keputusan terbaik bagi semua pihak,” pungkasnya.(**)

Terkait Maraknya Upaya Penipuan Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Maraknya upaya penipuan yang mengatasnamakan PT Bank Aceh Syariah baik berupa iming-iming hadiah Gebyar Bank ataupun Undian Berhadiah Bank Aceh, manajemen Bank Aceh secara resmi mengeluarkan menghimbau kepada seluruh nasabah untuk senantiasa waspada terhadap berbagai modus operandi hoax yang beredar melalui media sosial, aplikasi pesan singkat, maupun telepon seluler.

Belakangan ini, ditemukan sejumlah akun palsu dan pesan berantai yang menjanjikan hadiah dengan syarat mudah yang mencatut nama Bank Aceh. Hal ini merupakan upaya phishing atau penipuan yang bertujuan untuk mencuri data pribadi dan saldo rekening nasabah.

Seperti telah dirilis sejumlah media online tentang hal tersebu Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas melalui Sekretariat Perusahaan Bank Aceh Ilham Novrizal, menegaskan bahwa keamanan dana dan data nasabah adalah prioritas utama perbankan. Namun, keamanan tersebut memerlukan kolaborasi aktif dari sisi nasabah.

“Kami mengamati adanya peningkatan upaya penipuan digital yang semakin canggih. Pelaku seringkali menggunakan identitas palsu yang sangat mirip dengan identitas resmi Bank Aceh untuk mengelabui masyarakat. Kami mengimbau dengan sangat agar nasabah jangan pernah memberikan data sensitif kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai karyawan bank,” pinta Ilham Novrizal. Serambari menambahkan, Bank Aceh tidak pernah meminta informasi rahasia melalui saluran yang tidak resmi.

Perlu diingat bahwa Bank Aceh tidak pernah meminta PIN, Password, kode OTP melalui media sosial maupun telepon. Jika ada yang meminta data tersebut, kami pastikan itu adalah hoax dan upaya penipuan. Segera abaikan dan laporkan melalui kanal resmi kami, ujar Ilham.

Yang juga mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, terdapat modus utama yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan yaitu informasi mengenai pemenang undian berhadiah yang mengharuskan nasabah memberikan data akun atau membayar biaya administrasi tertentu serta akun-akun yang menggunakan logo Bank Aceh proaktif menghubungi nasabah melalui pesan pribadi.

Bank Aceh memberikan panduan bagi nasabah agar terhindar dari kerugian finansial diantaranya pastikan nasabah hanya berinteraksi dengan akun media sosial resmi Bank Aceh, jangan pernah membagikan kode OTP (One-Time Password) kepada siapa pun. Kode ini adalah kunci akses terakhir ke rekening nasabah.

Selalu gunakan aplikasi Action Mobile Banking yang diunduh langsung dari Google Play Store atau Apple App Store dan hindari mengklik tautan dari nomor tidak dikenal yang mengarahkan pada pengisian data pribadi.

Untuk mendapatkan informasi yang akurat dan melakukan pengaduan, nasabah dapat menghubungi Contact Center: 1500845 dan Website Resmi: www.bankaceh.co.id

“Bank Aceh terus berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan siber kami secara berkelanjutan. Kami mengajak seluruh nasabah untuk berkomitmen dalam menjaga keamanan finansial di era digital ini,” tukasnya.(*)

Popular Posts

My Favorites

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Kodim 0112/Sabang Latih Personel Operasikan Mobil Pemadam Kebakaran

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Kodim 0112/Sabang terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya dalam menghadapi potensi bencana di wilayah. Salah satunya melalui kegiatan Latihan Dalam Satuan (LDS) berupa...