Ekonomi

Beranda Ekonomi Halaman 2
Berita Ekonomi

Puluhan Dosen UBBG Ikut Workshop Penyusunan Proposal Dana Indonesia Raya, Siap Promosikan Budaya di Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menggelar Workshop Penyusunan Proposal Program Dana Indonesia Raya Tahun 2026 via daring, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat antusias tinggi dari para dosen.

Dalam sambutannya, Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang digagas LPPM ini. Beliau berharap kepada dosen agar dapat memanfaatkan kegiatan ini sehingga nantinya bisa banyak yang lolos Program Dana Indonesia Raya, sebuah program yang berdampak besar terhadap pemajuan khazanah budaya, khususnya budaya yang ada di Provinsi Aceh.

Beliau mendorong para dosen untuk aktif mengikuti program hibah sebagai upaya meningkatkan jenjang karier dosen dan mutu kampus.

“Dosen UBBG sudah sering lolos hibah Kemdiktisaintek dengan berbagai skema. Namun, untuk Dana Indonesia Raya yang digagas Kementerian Kebudayaan masih baru sehingga perlu banyak bimbingan dari pakar yakni Pak Muzakkir, S.Pd., MEd. Ph.D. Terima kasih kepada pemateri dan tim LPPM,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UBBG, Dr. Muhammad Iqbal, M.A., menyampaikan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal yang berkualitas dan sesuai dengan ketentuan program hibah. Ia berharap melalui kegiatan ini semakin banyak dosen UBBG yang mampu menghasilkan proposal inovatif yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian dan pengembangan budaya Aceh.

Pemateri workshop, Muzakkir, S.Pd., M.Ed.,Ph.D menjelaskan secara rinci mengenai tahapan dan proses pengajuan hibah, mulai dari penyusunan proposal, persyaratan administrasi, hingga strategi agar proposal dapat lolos seleksi. Penjelasan yang disampaikan membantu peserta memahami mekanisme hibah dengan lebih baik.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan semangat dosen dalam menghasilkan proposal penelitian yang berkualitas dan kompetitif.

“Ada berapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat proposal Dana Indonesia Raya yakni budaya, latar belakang pelaku seni, dan konsep harus seusai dengan kategori,”ujarnya.(*/kal)

Perjanjian Kerja Sama, Bank Aceh Syariah dan PT Taspen (Persero) Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH — PT Bank Aceh Syariah bersama PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Banda Aceh resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait layanan pembayaran Tabungan Hari Tua, Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian melalui rekening bank.

Penandatanganan ini berlangsung l di Gedung Action Center Bank Aceh, pada, Selasa (5/5/2026), dan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kepada para peserta Taspen, khususnya para pensiunan di Provinsi Aceh.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, M. Hendra Supardi, dan Branch Manager PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Banda Aceh, Junaizar, serta disaksikan oleh jajaran manajemen kedua belah pihak.

Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, M. Hendra Supardi, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Bank Aceh dalam memberikan layanan terbaik kepada para pensiunan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

“Bank Aceh Syariah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para pensiunan. Hingga Mei 2026, kami telah dipercaya mengelola dana pensiun sebesar Rp156,5 miliar yang disalurkan kepada lebih dari 45 ribu pensiunan melalui 185 unit kerja di berbagai wilayah,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini Bank Aceh telah melayani lebih dari 50 persen total pembayaran pensiunan di Provinsi Aceh.

“Ini merupakan amanah besar yang terus kami jaga dengan meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan. Kami juga telah mengoptimalkan jaringan layanan melalui 4 Kantor Cabang Koordinator untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar, cepat, dan tepat sasaran,” tambahnya.

M. Hendra Supardi juga menyampaikan bahwa kualitas layanan Bank Aceh telah mendapatkan predikat “Sangat Baik” pada evaluasi tahun 2025 dan akan terus ditingkatkan, termasuk memperkuat sinergi dengan PT Taspen dalam kegiatan sosialisasi Batas Usia Pensiun (BUP) di seluruh wilayah Aceh.

Sementara itu, Branch Manager PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Banda Aceh, Junaizar, menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kepada peserta Taspen.

“Kami mengapresiasi komitmen Bank Aceh Syariah dalam mendukung layanan pembayaran manfaat Taspen. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi para peserta, khususnya para pensiunan dalam menerima haknya,” ujarnya.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap layanan kepada peserta semakin optimal dan dapat menjangkau seluruh wilayah dengan lebih efektif. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak serta seluruh peserta Taspen,” tutup Junaizar.

Melalui kerja sama ini, Bank Aceh Syariah dan PT Taspen (Persero) berkomitmen untuk terus memperkuat layanan keuangan yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya para pensiunan di Aceh. (*)

UBBG Kembali Kukuhkan Dua Guru Besar, Rektor: Ini Hadiah Terindah Milad ke-5

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Masih dalam suasana momentum Milad ke-5, UBBG kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam hal peningkatan mutu Sumber Daya Manusia. Kali ini kampus UBBG kembali mengukuhkan dua guru besar di bidang pendidikan yakni Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. (Bidang Ilmu Pendidikan Matematika) dan Prof. Dr. Sariakin, M.Pd. (Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan). Kegiatan pengukuhan berlangsung di Plenary Hall kampus setempat, Senin (4/5/2026).

Pada pengukuhan tersebut hadir juga guru besar dari berbagai perguruan tinggi Indonesia yakni Prof. Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, S.Si., M.Pd. (Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan), Prof. Dr. Abdul Hamid K., M.Pd. (Guru Besar Universitas Negeri Medan), dan Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd. (Universitas Syiah Kuala).

Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. dan Prof. Dr. Sariakin, M. Pd. Beliau menyatakan sangat bersyukur karena pada momentum Milad ke-5, UBBG kembali mendapatkan hadiah terindah yakni bertambahnya dua guru besar.

Rektor berharap, pengukuhan guru besar ini bukan seremonial semata, tetapi ini sebagai bentuk dedikasi insan akademis dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini adalah bentuk pengukuhan nilai akademisi yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi bangsa, negara, dan masyarakat.

“Semoga akan banyak lahir guru besar di UBBG sehingga akan tercapai visi UBBG sebagai perguruan tinggi yang unggul, mandiri, dan religius menjunjung tinggi nilai religius dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai budaya di kawasan Asia Tenggara tahun 2035, “ujarnya. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran guru besar dari berbagai perguruan tinggi Indonesia, Kepala LL Dikti Wilayah XIII Aceh, seluruh tamu undangan, dan panitia yang telah menyiapkan kegiatan ini dengan baik.

Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Getsempena Ir. H. Hidayatullah Daud, M.T. juga menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan guru besar Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. dan Prof. Dr. Sariakin, M. Pd., Beliau sangat berterima kasih kepada kedua guru besar baru UBBG apalagi Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. diangkat menjadi Guru Besar diusia 38 tahun, merupakan salah satu guru besar termuda di Aceh.

Ini bisa memotivasi dosen lain untuk terus meningkatkan diri kejenjang jabatan fungsional tertinggi. Yayasan terus mendorong dosen untuk menjadi guu besar. Visi ke depan semua dosen UBBG harus menjadi guru besar.

Guru besar merupakan pegiat intelektual yang tidak hanya produktif dan inovatif namun juga pribadi yang mampu menjunjung tinggi nilai moral. Salah satunya adalah bersikap jujur dalam berkarya dan tidak melakukan tindakan manipulatif.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T. dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada kampus UBBG yang telah bertambah guru besar. Semoga UBBG dan seluruh PTS di Aceh terus berkembang dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia. (kal)

 

LLDikti Wilayah XIII Aceh akan terus mendorong dosen PTS untuk meningkatkan jenjang karier dan melanjutkan studi. Alhamdulillah 50 prosen gurubesar di PTS Aceh sekarang berada di UBBG, ini sebuah prestasi yang patut kita apresiasi.

 

Prof. Dr. Sariakin, M. Pd., menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Membangun Komitmen Organisasi Dosen: Sinergi Budaya Organisasi, Kepemimpinan Transformasional, dan Komunikasi Vertikal dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja”.

 

Dalam orasinya, beliau menyatakan bahwa perguruan tinggi yang unggul, bukan hanya dibangun oleh gedung megah, teknologi canggih, atau regulasi yang kompleks, tetapi oleh manusia-manusia akademik yang memiliki komitmen kuat terhadap institusinya.

 

Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Metapedadidaktik dalam Pembelajaran Matematika: Membangun Kesadaran Reflektif Calon Guru pada Konsep Bilangan Rasial”.

 

Dalam orasinya, beliau menyatakan bahwa Metapedadidaktik merupakan salah satu pendekatan yang secara konseptual kuat dan secara empiris terbukti mampu memberikan solusi terhadap permasalahan mendasar dalam pembelajaran Matematika, khususnya pada konsep bilangan.

 

Kedua guru besar tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada LLDikti Wilayah XII Aceh, Yayasan Pendidikan Getsempena, Rektor dan Civitas Akademika UBBG, keluarga tercinta, dan seluruh pihak yang telah memberikan bimbingan, motivasi, dan dorongan hingga tiba pada pencapaian ini. Kal

KU di UIN STS Jambi, Guru Besar UIN Ar-Raniry Prof Syahrizal Abbas Tekankan Kontribusi Doktor Ilmu Syariah dalam Penguatan SHN

0

Ketua Program Studi Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Prof Syahrizal Abbas (baju hitam) sampaikan materi dalam Kuliah Umum (KU) di Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Senin (4/5) 2026, serta dalam kunjungan tersebut ditandatangani “Memorandum of Agreement (MoA) sebagai bentuk penguatan Tridharma dua Perguruan Tinggi tersebut secara berkesinambungan. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Ketua Prodi S3 Fiqh Modern UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Prof Dr Syahrizal Abbas, MA tekankan kontribusi Doktor Ilmu Syariah dalam Penguatan Sistem Hukum Nasional (SHN) secara menyeluruh.

Hal tersebut disampaikan Prof Syahrizal saat menjadi narasumber dan Kuliah Umum (KU) di Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Provinsi Jambi, Senin (4/5/2026), yang juga Guru Besar (GB) UIN Ar-Raniry tersebut menyampaikan kuliah umum tentang _Kontribusi Hukum Syariah terhadap Hukum Nasional_

Selain itu, kunjungan Prof. Syahrizal ke Pascasarjana STS Jambi sehari penuh dimaksud juga didampingi Sekretaris Prodi, Dr. Syarifah Rahmatillah, MH dan secara umum merupakan bagian dari kunjungan akademik dalam rangka penguatan kolaborasi kelembagaan antara kedua Perguruan Tinggi (PT).

Serta lebih jauh, kunjungan dimaksud dilaksanakan dalam rangka peningkatan kualitas akademik, perluasan wawasan civitas akademika, serta penguatan benchmarking kelembagaan antara kedua perguruan tinggi Islam negeri.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi ini menjadi forum strategis untuk memperkuat jejaring akademik dan pengembangan kelembagaan pendidikan doktoral di bidang ilmu syariah.

Disisi lain Prof Syahrizal dalam kuliah umumnya dihadapan mahasiswa program Doktor Ilmu Syariah UIN STS, serta para ketua dan sekretaris program studi, serta sivitas akademika Pascasarjana Kampus Jambi itu Menegaskan bahwa, posisi Program Doktor Ilmu Syariah, termasuk Program Studi S3 Fiqh Modern yang dikembangkan di Aceh, memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam melahirkan gagasan-gagasan akademik bagi pemerintah, khususnya dalam mendukung implementasi kebijakan publik yang bernuansa keislaman.

Jelas Guru Besar yang pernah menjabat Kadis Syariat Islam Aceh ini, Prof Syahrizal menambahkan bahwa, “konteks Aceh sebagai daerah yang memiliki kekhususan dalam penerapan syariat Islam menjadikan pengembangan kajian fiqh modern sangat relevan, terutama dalam mendukung implementasi kebijakan pada berbagai sektor pemerintahan, mulai dari ekonomi, politik, pendidikan, hingga bidang hukum melalui keberadaan qanun dan hukum jinayat”.

Ilmu syariah bukan sekadar disiplin normatif, melainkan ilmu yang harus terus tumbuh secara dinamis untuk memberi kontribusi nyata terhadap pembentukan dan penguatan sistem hukum nasional, pintanya.

Menurut Prof. Syahrizal, kontribusi hukum Islam dalam pembentukan hukum nasional memiliki landasan konstitusional yang kuat sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang memberikan ruang bagi negara untuk memfasilitasi kehidupan beragama secara proporsional dalam kerangka kebangsaan, termasuk dalam bidang syariah.

Ia menekankan bahwa ketika prinsip-prinsip syariah telah menjadi bagian dari sistem hukum nasional, maka perguruan tinggi—khususnya program doktoral di bidang ilmu syariah—memiliki tanggung jawab besar untuk mengisinya dengan kajian akademik yang serius, kritis, dan solutif.

“Program doktoral ilmu syariah harus mampu menjadi pusat produksi gagasan yang responsif terhadap perkembangan hukum kontemporer, sekaligus mendukung penguatan kelembagaan pemerintah dalam mengimplementasikan aspek-aspek keislaman secara substantif,” tukasnya. (non/**)

Panen Jagung Kuartal II di Paya Seunara, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, hadiri Panen Jagung Kuartal II di lahan ketahanan pangan milik BUMG Gp.Paya Seunara, di Jr. Kampoeng Dalam, Gp.Paya Seunara, Kec.Sukamakmue Kota Sabang, Selasa (05/05/2026)

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Sabang Drs. H. Suradji Junus, Sekretaris Daerah Kota Sabang, Kepala Kejaksaan Negeri Sabang, Ketua DPRK Sabang, Kepala BPKS, Kepala Bulog Kota Sabang, Kepala BPS Kota Sabang, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Kepala Dinas Sosial Kota Sabang, Camat Sukamakmue yang diwakilkan, Ketua BUMG Gp.Paya Seunara, para Pejabat Utama Polres Sabang, Ketua PWI Sabang, serta undangan lainnya.

Panen jagung ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif di tingkat gampong guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Panen jagung ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi yang baik antara pemerintah, Polri, TNI dan masyarakat mampu menghasilkan produktivitas yang optimal. Kami sangat mendukung program ketahanan pangan sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar AKBP Sukoco.

Juga menambahkan, Polres Sabang akan terus berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Polres Sabang siap mendukung penuh setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi gampong lainnya,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan, ditandai dengan panen jagung secara simbolis oleh para pejabat yang hadir. Diharapkan hasil panen ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat di Kota Sabang..(man/*)

Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

0

MEDIANAD.COM, Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah kembali menegaskan perannya sebagai mitra utama masyarakat Aceh dalam perjalanan ibadah haji dengan menggelar seremoni Peusijuk dan pelepasan 1.624 jamaah calon haji tahun 1447 H / 2026 M. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Pusat Bank Aceh pada 21 April 2026 dan dilaksanakan secara serentak diseluruh kantor cabang Bank Aceh.

Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Aceh dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya berorientasi finansial, tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan kultural masyarakat Aceh sebagai Serambi Mekkah.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menegaskan bahwa kehadiran Bank Aceh dalam setiap fase perjalanan ibadah nasabah merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam membangun ekosistem layanan syariah yang komprehensif dan berkelanjutan.
“Bank Aceh tidak hanya memfasilitasi aspek keuangan, tetapi juga memastikan setiap jamaah mendapatkan dukungan penuh sejak persiapan hingga keberangkatan, dengan sentuhan nilai-nilai lokal dan spiritual yang menjadi kekuatan masyarakat Aceh,” ujar Fadhil.

Sebanyak 1.624 jamaah calon haji yang dilayani terdiri dari 706 pria dan 918 wanita yang melakukan penyetoran biaya haji melalui Bank Aceh. Seluruh jamaah tersebut mendapatkan layanan dan pendampingan melalui jaringan Bank Aceh yang tersebar di 25 kantor cabang, mulai dari Sabang hingga Jakarta.

Menjadi semakin istimewa, Direktur Utama Bank Aceh turut berangkat menunaikan ibadah haji regular pada tahun ini, mencerminkan kedekatan dan kebersamaan antara manajemen dan nasabah dalam menjalankan rukun Islam kelima.

Prosesi Peusijuk yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan ini menjadi simbol doa dan harapan, agar seluruh jamaah diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Dengan pelaksanaan kegiatan secara serentak di seluruh wilayah kerja, Bank Aceh menunjukkan kapasitas dan kesiapan institusi dalam memberikan layanan yang terintegrasi, inklusif, dan berbasis kearifan lokal.

Ke depan, Bank Aceh akan terus memperkuat perannya sebagai mitra terpercaya masyarakat Aceh, tidak hanya dalam layanan perbankan, tetapi juga dalam mendampingi setiap langkah penting kehidupan, termasuk dalam perjalanan ibadah haji.(*/lem)

Permudah Pelayanan, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bantu Warga Urus Administrasi

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Basuki, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada warga binaan yang sedang mengurus surat domisili.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (30/04/2026), bertempat di Kantor Keuchik Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang.

Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam membantu dan mempermudah berbagai urusan masyarakat di wilayah binaannya.

Dalam kesempatan tersebut, Serka Basuki turut memastikan proses administrasi berjalan lancar serta memberikan arahan kepada warga agar surat domisili yang telah diurus dapat digunakan sebagaimana mestinya. Ia juga mengingatkan agar dokumen tersebut tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang melanggar aturan.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu kesulitan warga, termasuk dalam hal administrasi seperti ini,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat, karena dinilai memberikan rasa aman dan kemudahan dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat, serta tercipta lingkungan yang tertib, aman, dan kondusif di wilayah Gampong Paya Seunara.(man)

Lahan Kosong Jadi Produktif, Babinsa Koramil 01/Sukajaya Hadir Dampingi Petani Kacang Panjang

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat kembali memberi dampak positif. Kali ini, Babinsa 01 Gampong Ie Meulee Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Peltu Donny Saputra, turun langsung mendampingi warga binaannya dalam kegiatan pertanian, Kamis (30/04/2026).

Pendampingan dilakukan kepada Paisal, petani kacang panjang yang memanfaatkan lahan kosong di Jurong Taqwa, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Babinsa dalam mendorong warga agar lebih produktif dan mandiri secara ekonomi.

Menurut Babinsa, pemanfaatan lahan kosong memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat jika dikelola dengan baik. Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan.

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan hasil pertanian yang diperoleh dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga, sekaligus memberi motivasi bagi warga lain untuk ikut memanfaatkan lahan yang belum tergarap.

Kegiatan ini juga memperlihatkan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam membangun kemandirian desa, khususnya di sektor pertanian.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dampingi Penyerahan Sapi BUMG, Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan di tingkat gampong. Salah satunya terlihat dalam kegiatan penyerahan bantuan ternak sapi oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) kepada warga di Gampong Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa (28/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa 05 Gampong Aneuk Laot Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serka Insarlin, bersama Bhabinkamtibmas turut hadir melaksanakan pendampingan guna memastikan proses penyaluran bantuan berjalan dengan aman dan lancar. Bantuan sapi tersebut diserahkan kepada salah satu warga binaan, Ikhsan, yang dipercaya untuk mengelola dan memelihara ternak tersebut.

Serka Insarlin mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI AD bersama Polri dalam membantu program pemerintah desa, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

“Pendampingan ini dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Kami juga mengimbau kepada warga penerima agar merawat ternak sapi secara maksimal sehingga dapat memberikan hasil yang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian dari sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung setiap program pembangunan di wilayah desa agar berjalan tertib dan tepat sasaran.

Ia menambahkan, program seperti ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga bagi kemajuan BUMG sebagai motor penggerak ekonomi gampong.

Dengan adanya sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah desa, diharapkan program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal serta berkelanjutan dalam meningkatkan taraf hidup warga di wilayah binaan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias dari masyarakat setempat, sebagai bentuk dukungan terhadap program pengembangan ekonomi berbasis gampong.(man)

Relaunching AMANAH Berlangsung Meriah, Perkuat Lahirnya Talenta Muda Aceh yang Kompetitif

0
Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH). Foto Ist

Aceh Besar – Relaunching Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) berlangsung sukses, semarak, dan penuh antusiasme di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong.

Momentum ini menegaskan keseriusan berbagai pihak dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai fondasi kemajuan Aceh di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengatakan relaunching AMANAH menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mendukung generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan.

“Fasilitas yang ada ini harus dimanfaatkan secara optimal. Kita ingin anak muda Aceh tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan membawa dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan generasi muda merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan arah pembangunan daerah. Generasi muda Aceh diyakini mampu menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Direktur AMANAH Safwan Nurdin mengatakan bahwa relaunching ini menandai kebangkitan baru AMANAH sebagai pusat inovasi pemuda.

“Hari ini kita melihat semangat luar biasa dari anak-anak muda Aceh. Ini menjadi energi besar untuk terus melahirkan karya-karya unggul yang mampu bersaing secara global,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan AMANAH Saifullah Muhammad mengatakan bahwa AMANAH hadir dengan visi membangun generasi muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing global.

“Kami mengembangkan ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi, mendorong pemanfaatan teknologi, serta memperkuat UMKM agar memiliki nilai tambah yang tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan hilirisasi komoditas lokal seperti kopi dan nilam menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk Aceh.

“Selama ini kita hanya menjual bahan mentah. Sekarang kita dorong hingga menjadi produk akhir seperti parfum dan kosmetik. Ini bagian dari gerakan besar untuk memperkuat ekonomi daerah,” ungkapnya.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal mengatakan bahwa kehadiran AMANAH mencerminkan arah pembangunan yang semakin maju dan terintegrasi.

“Ini adalah jawaban atas kebutuhan anak muda yang selama ini membutuhkan ruang untuk berkembang. Dengan fasilitas ini, potensi mereka dapat dimaksimalkan,” ujarnya.

Dengan semangat kebangkitan yang kuat dan dukungan berbagai pihak, AMANAH kini tampil sebagai simbol optimisme baru bagi masa depan Aceh.

Ruang kreatif yang semakin terbuka luas menjadi bukti bahwa generasi muda mendapatkan tempat strategis dalam pembangunan, sekaligus menjadi pilar utama dalam mewujudkan Aceh yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi. (*)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Bantu Warga Susun Kayu Bakar di Gampong Cot...

0
MEDIANAD.COM, SABANG — Babinsa Gampong Cot Abeuk, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono, melaksanakan kegiatan membantu warga binaan menyusun kayu bakar di wilayah Gampong...