Jamu PSPS Sabtu Malam, Laga Berat dan ‘Wajib’ Dimenangkan Persiraja, “Harga Tiket Terjangkau”
Publik SHD Lampineung dan fans Persiraja Banda Aceh secara umum, diharapkan kembali mensport langsung Perjuangan, Fitra Ridwan,cs saat menjamu PSPS Pekanbaru, Sabtu (31/01) malam. (foto/ist)
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persiraja Banda Aceh akan melangsungkan laga penting dengan PSPS Pekanbaru di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (31/01/2026) malam.
Yang juga pekan terakhir (18) putaran kedua Liga2 Pengadaian Championship 2025/26 sekaligus wajib dimenangkan oleh anak asuhan head coach Akhyar Ilyas untuk memastikan posisi lima besar klasmen sementara Grup I.
Sekaligus memancarkan aura positif bagi M Revan dan kolega dalam menatap 9 laga lain pada putaran ke tiga, “seperti regulasi operator kompetisi Lga2 25/26, tiap tim yang bercokol diurutan 1-5 akhii putaran kedua, mendapat jatah lima laga home dan empat laga tandang (away)”, serta
sebaliknya posisi 6-10, hanya kebagian empat laga homeq dan 5 kali away (tandang).
“Tiket Terjangkau, Lampineung Memanggil! Persiraja Tutup Putaran Kedua di Kandang”
Sementara Panoel tim lewat siaran Pers MO, Rabu sore menyebutkan. Dukungan penuh publik Aceh kembali diharapkan mengalir ke Stadion H. Dimurthala, Lampineung. Persiraja Banda Aceh akan menutup putaran kedua Championship 2025/26 dengan laga kandang melawan PSPS Pekanbaru, Sabtu malam (31/1), kickoff pukul 20.30 WIB.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi suporter untuk kembali memadati tribun dan memberikan energi tambahan bagi Laskar Rencong di hadapan pendukung sendiri. Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persiraja pun memastikan harga tiket tetap terjangkau agar seluruh lapisan masyarakat Aceh dapat hadir langsung ke stadion.
Tiket pertandingan telah dijual secara online di website resmi klub, www.persiraja.id, dengan harga Rp30.000 untuk tribun C, serta Rp100.000 untuk tribun VIP A dan VIP B. Harga tersebut tidak mengalami perubahan sejak awal musim kompetisi.
Ketua Panpel Pertandingan Persiraja, Marwan Dek Bit, menegaskan kebijakan harga tersebut merupakan bentuk komitmen klub untuk menjadikan pertandingan Persiraja sebagai hiburan rakyat.
“Karena ini merupakan hiburan untuk rakyat Aceh, harga tiket tetap kita jual sama. Meski ada pertandingan-pertandingan big match yang ditunggu masyarakat Aceh, kita tetap menjual dengan harga pertandingan biasanya,” tukas Dek Bit.
“Dengan harga yang ramah kantong, Panpel mengajak seluruh pendukung Persiraja untuk kembali memenuhi Stadion H. Dimurthala dan menciptakan atmosfer kandang yang bergemuruh. Dukungan dari tribun diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi Persiraja dalam menutup putaran kedua musim ini dengan hasil maksimal”.
Kepada para pendukung Persiraja, panitia pertandingan menghimbau agar membeli tiket secara online. Apalagi pertandingan menghadapi PSPS Pekanbaru akan digelar malam Minggu, karena seperti laga sebelumnya, tidak ada penjualan tiket di stadion jika tiket yang dijual online habis. (zm/**)
















Sementara itu, musyawarah Provinsi POSI Aceh yang dibuka oleh ketua KONI Aceh, dalam kesempatan tersebut diwakili Wakil Ketua IV, Muslem HS serta turut hadir ketua periode sebelumnya Sulaiman Badai beserta sejumlah pengurus demisioner, Humas KONI Aceh, Nurdin Syam dan sambutan secara daring ketua umum PB PODSI, yang diwakili Wakil ketua bidang Organisasi Muhadi MM.



